Terjadi Lagi, Capcom Kembali Alami Pembobolan Data!

in ,
Capcom Alami Pembobolan Data
Capcom Alami Pembobolan Data | Pitnerest

Capcom merupakan sebuah perusahaan game yang telah banyak menerbitkan game-game legenderas seperti Resident Evil dan Devil May Cry. Nah, kabar terbaru perihal Capcom, kini mereka kembali alami pembobolan data. Setelah sebelumnya pada tahun kemarin mereka juga alami hal yang sama.

Ya, beberapa waktu yang lalu Capcom mengalami serangan hacker, yang membuat banyak data penting bocor. Bocoran tersebut mengenai game yang akan rilis dalam empat tahun mendatang. Serangan hacker yang terbaru kabarnya telah mengambil enam belas ribu data pribadi dari karyawan Capcom sendiri.

Serangan Hacker Bulan November Tahun 2020

Capcom
Capcom | Capcom

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, bahwa Capcom sudah mengalami serangan hacker pada tahun lalu. Tepatnya pada bulan Noevember, para hakcer mencuri data penting untuk perilisan game Capcom untuk empat tahun mendatang. Banyak judul game yang bocor akibat serangan hacker tersebut.

JANGAN LEWATKAN •
5 Rekomendasi Game Horor Jepang Terbaik Untuk Kalian Yang Suka Horor

Salah satu game yang dibocorkan adalah Resident Evil 4 Remake yang akan rilis pada paruh keempat tahun 2022. Karena kejadian tersebut, Capcom langsung merespon dengan mengganti rencana perilisan dari game yang sudah dibocorkan oleh para hacker.

Capcom Kembali Alami Pembobolan Data

Capcom 1
Capcom | Capcom

Setelah serangan yang pertama, kini Capcom kembali alami serangan pembobolan data oleh para hacker. Akibatnya data pribadi dari 16.000 karyawannya berhasil dicuri oleh para hacker. Ini adalah pencurian data terbesar yang Capcom alami selama sejarah perusahaan.

Data-data karyawan yang berhasil hakcer curi berupa data nama, alamat, kontak dari sekitar 3.240 partner bisnis, 3.884 karyawan, dan 9.164 mantan karyawan. Selain itu, Capcom juga mengatakan bahwa data penting lainnya seperti informasi finansial, dokumen pengembangan game, dan laporan penjualan game juga ikut hakcer curi.

Untungnya data mengenai kartu kredit tidak berhasil hacker curi, karena sebelumnya Capcom telah menyewa jasa provider pihak ketiga. Sampai saat ini menurut Capcom ada sekitar 390.000 orang yang datanya bisa saja dicuri kapan saja. Karena hal tersebut, Capcom langsung menyampaikan permintaan maaf kepada seluruh pihak.

JANGAN LEWATKAN •
Resident Evil 4 Akan Jadi Game VR?

Nah, gimana pendapatmu mengenai hal ini? Jangan lupa komen di bawah ya dan kunjungi terus Dafunda Game untuk mendapatkan informasi menarik lainnya seputar dunia game.