GameBerita GameOnlinePC & Console

Warren Spector Pamer Gameplay Baru Thick as Thieves, Harganya Cuma Seharga Kopi!

Thick as Thieves, game stealth co-op garapan Warren Spector, hadir dengan gameplay deep-dive terbaru dan harga super terjangkau yang bikin banyak gamer langsung penasaran.

Menurut laporan situs Wccftech Game stealth terbaru dari kreator Deus Ex, Warren Spector, akhirnya semakin dekat dengan tanggal rilis. Lewat proyek barunya bersama Otherside Entertainment, ia siap menghadirkan Thick as Thieves, sebuah game co-op stealth yang kini resmi dijadwalkan meluncur pada 20 Mei 2026.

Menariknya, selain memamerkan gameplay terbaru lewat sesi deep-dive dari developer, ada satu detail yang langsung mencuri perhatian banyak gamer: harga game ini super murah. Bahkan bisa dibilang “harga rakyat”, terutama jika dibandingkan dengan game AAA lain yang makin mahal tiap tahunnya.


Gameplay Thick as Thieves Tampilkan Sistem Stealth yang Fleksibel

thick of thieves
warren spector new game thick as thieves.

Dalam video deep-dive terbaru yang dibawakan oleh game director Jeff Hickman, kita diperlihatkan lebih dalam seperti apa pengalaman bermain Thick as Thieves nantinya.

Game ini mengambil latar di dunia bernama Kilcairn, sebuah setting yang dipenuhi nuansa gelap khas stealth game klasik. Di sini, pemain akan menjalankan berbagai misi dengan pendekatan yang sangat fleksibel. Mau bermain diam-diam tanpa terdeteksi, atau sedikit lebih agresif tapi tetap taktis—semuanya bisa disesuaikan dengan gaya main kamu.

Salah satu karakter yang diperlihatkan adalah Spider, yang punya kemampuan stealth unik dibanding karakter lain. Ini jadi poin penting, karena setiap karakter di game ini memiliki skill berbeda yang bisa memengaruhi cara kamu menyelesaikan misi.

Awalnya, Thick as Thieves sempat dikembangkan sebagai game PvPvE (player vs player vs environment). Namun, seiring perkembangan, konsepnya berubah menjadi fokus ke co-op dan PvE, yang berarti pengalaman bermainnya kini lebih diarahkan ke kerja sama tim ketimbang kompetisi antar pemain.

Harga Murah Thick as Thieves Jadi Sorotan Jelang Rilis

Kalau biasanya kita deg-degan nunggu harga game baru—apalagi untuk judul besar seperti Grand Theft Auto VI—Thick as Thieves justru kebalikannya.

Game ini akan dijual hanya dengan harga:

  • $4.99 atau sekitar Rp78.000 an.

Harga segini bahkan bisa dibilang setara dengan secangkir kopi mahal. Dan ini jadi langkah yang cukup berani, mengingat game ini digarap oleh tim berpengalaman yang dipimpin oleh sosok legendaris di industri game.

Strategi harga ini jelas membuat Thick as Thieves jadi sangat menarik, terutama bagi para penggemar genre stealth yang mungkin ingin mencoba sesuatu yang baru tanpa harus merogoh kocek dalam-dalam.

Dengan Gameplay dan Harga Murah, Thick as Thieves Garapan Warren Spector Siap Jadi Hit?

Warren spector
Warren spector the brain behind Thick as Thieves.

Dari semua yang sudah diperlihatkan, game ini sebenarnya punya banyak hal positif. Mulai dari tim developer berpengalaman, konsep gameplay yang solid, hingga harga yang sangat ramah di kantong.

Namun, seperti biasa, semuanya tetap akan ditentukan saat game ini benar-benar rilis nanti. Apakah gameplay-nya bisa se-polished yang dijanjikan? Apakah konten setelah rilis bisa menjaga game ini tetap hidup?

Satu hal yang pasti, dengan harga semurah ini, keputusan untuk mencoba game ini terasa jadi jauh lebih mudah. Buat kamu yang suka stealth, ini hampir seperti “no-brainer pick”.

Kita tinggal menunggu apakah game ini bisa memenuhi ekspektasi dan menjadi salah satu kejutan menyenangkan di tahun 2026.

Di sisi lain, perubahan arah pengembangan dari konsep PvPvE menjadi fokus ke co-op PvE juga bisa jadi pedang bermata dua. Buat sebagian pemain, ini jelas kabar baik karena pengalaman bermain jadi lebih santai dan berorientasi kerja sama. Tapi di sisi lain, ada juga yang mungkin merasa kehilangan elemen kompetitif yang sebelumnya sempat dijanjikan. Semua ini akan sangat bergantung pada bagaimana developer menyeimbangkan gameplay, tingkat kesulitan, serta variasi misi yang ditawarkan.

Belum lagi soal replayability. Game stealth biasanya sangat bergantung pada kebebasan pemain dalam menyelesaikan misi. Jika pengalaman yang ditawarkan mampu menghadirkan banyak pendekatan berbeda, variasi karakter yang terasa unik, serta level design yang cerdas, maka potensi untuk dimainkan berulang kali tentu akan semakin besar. Hal ini penting, terutama jika ingin bertahan lebih lama setelah rilis.

Dukungan konten setelah peluncuran juga jadi faktor krusial. Update rutin, misi baru, atau bahkan penambahan karakter bisa menjadi kunci agar komunitas pemain tetap aktif. Dengan harga yang sangat terjangkau, ekspektasi pemain mungkin tidak setinggi game AAA, tapi tetap saja kualitas konten akan jadi penentu utama apakah game ini hanya sekadar lewat atau benar-benar meninggalkan kesan.

Pada akhirnya, game ini berada di posisi yang cukup unik. Ia tidak mencoba bersaing lewat harga mahal atau hype berlebihan, melainkan menawarkan pengalaman stealth yang fokus, kooperatif, dan mudah diakses. Jika semua elemen ini bisa dieksekusi dengan baik, bukan tidak mungkin judul ini justru menjadi salah satu hidden gem yang paling dibicarakan setelah rilis nanti.

Kalau kamu tertarik dengan konsep yang ditawarkan, kamu bisa langsung cek halaman Steam resminya dan menambahkannya ke wishlist agar tidak ketinggalan saat rilis nanti.