Setelah bebrapa waktu yang lalu kita dikejutkan dengan insiden unpause tim RISE.Cat, Insiden buruk yang berkaitan dengan jiwa fairplay kembali terjadi di ranah Dota 2. Kali ini tim asal Indonesia yang menjadi korbannya, Penyisihan Shanghai Major antara Anti Vengeful Spirit yang berasal dari Indonesia melawan Anti Pro terjadi kembali insiden unpause dan tidak mem-pause permainan ketika terjadi masalah teknis.

AVS mengalami masalah teknis pada menit 41 yang menyebabkan 5 pemain disconnect pada saat melakukan pushing line tengah, kemudian Anti Pro mencoba untuk membunuh Razor terlebih dahulu sebelum pausing. Setelah AVS kembali dalam permainan, mereka buru buru kembali dalam formasi dan melakukan call back. Namun untuk kedua kalinya, kelima anggota Tim AVS mengalami disconnect.

Namun, Anti Pro tidak mencoba untuk melakukan pause game, melainkan tetap menyerang 2 pasang barrack milik AVS yaitu pada line tengah dan atas. Mereka berdalih tidak dapat mem-pause game. Namun perlu diketahui, dalih tersebut hanyalah alasan karena pause seharusnya dapat berfungsi dengan baik.

JANGAN LEWATKAN
Update Dota 2 Terbaru Perbaikan Pada Berbagai Aspek Dalam Permainan

Setelah tim AVS kembali untuk kedua kalinya pada game, Anti Pro buru buru pause game dan memberikan alasan mereka. AVS yang tidak terima dengan perlakuan tersebut langsung menghujat Anti Pro karena saat awal permainan, Anti Pro melakukan trashtalk “kami tidak pernah kalah oleh tim Indo”. Permainan pun terpaksa dilanjutkan dengan keadaan berat sebelah dan kemudian game berakhir dengan kemenangan pada pihak Anti Pro.

Namun hal ini langsung ditanggapi oleh pihak Faceit LoFA. Pihak panitia langsung memberikan sanksi berupa diskualifikasi pada tim Anti Pro, sehingga tim AVS masih dapat melaju pada babak selanjutnya. Kamu bisa menonton replay-nya di matchid 2058163853.

Semoga kejadian buruk ini tidak terulang untuk selanjutnya, karena sebagai pemain, baik itu sport maupun e-sport harus menjunjung tinggi jiwa fairplay pada setiap permainan yang dilakoni player.