Pihak Valve mulai bergerak lebih terbuka lagi setelah mengumumkan akan menindak lanjuti situs-situs betting yang terus menggunakan item in-game contohnya seperti DotA 2 dan CS:GO. Langkah yang dilakukan oleh pihak Valve pun tidak tanggung-tanggung. Pihak tersebut tengah sedang dalam proses pembersihan situs yang berkaitan dengan in-game tersebut. Karena melanggar syarat dan ketentuan dari Steam, Pihak Valve pun mengeluarkan sebuah surat peringatan. Tidak hanya itu surat pengumuman juga dikeluarkan oleh pihak Valve yang tertera seperti pada gambar dibawah ini.
steam-judi-website--min steam-judi-website-1

Valve tidak tanggung-tanggung akan melakukan segala cara untuk mengakhiri akun dari website yang tersebut dalam surat tersebut jika dalam waktu kurun sepuluh hari pihak website tidak melakukan tindakan yang baik terhadap website mereka. Dan tentunya peringatan yang diberikan Valve bukan hanya gertakan semata. Sebelumnya Erik Johnson selaku Community Management Valve juga sudah memperingati hal tersebut melalui pernyataan resmi yang di sampaikan pada sebuah post di Steam.

JANGAN LEWATKAN
EG.Sumail Masuk List Tahunan TIME Sebagai Remaja Paling Berpengaruh 2016

Apa Penyebab Sebenarnya yang Membuat Pihak Valve Menggeluarkan Surat Tersebut Pada Situs Betting?

Peringatan tersebut di keluarkan oleh pihak Valve setelah banyaknya terdapat kecurangan dalam fitur trade mereka. Banyak sudah pengguna menggunakan fitur tersebut untuk melakukan suatu pejudian atau lebih dikenal betting. Hal tersebut juga membuat banyak pihak panas dan marah akan tindakan tersebut sehingga akhirnya Valve mulai memberantas para pengguna yang melakukan pejudian Betting tersebut.

Bagaimana Kecurangan Tersebut Bisa Terjadi?

Sedikit penjelasan bagi kamu yang masih belum mengetahui banyak tentang ini. Dimana para pengguna situs-situs judi ini melakukan operasinya dengan menggunakan dua sistem yaitu dengan menggunakan OpenIDApplication Programming Interace atau disingkat API. Hal tersebut dilakukan salah satunya yaitu untuk mengetahui kepemilikan dari item yang ada pada inventory serta juga untuk mengetahui kepemilikan dari akun tersebut.

JANGAN LEWATKAN
Inilah 16 Tim yang Akan Berlaga di Shanghai Major

Dan yang kedua yaitu dengan menggunakan bots yaitu menggunakan akun Steam otomatis. Akun ini bekerja layaknya akun biasa yang digunakan oleh setiap akun pribadi pada Steam. Jadi bots ini bisa dikatakan sebagai penyamar pengguna akun steam asli.

Jadi setelah mengalami kejadian ini, banyak timbul kelompok pro dan kontra dikalangan pengguna-pengguna serta penggemar betting. Yang pasti hal tersebut salah, jadi bagi kamu jangan pernah melakukan hal yang seperti ini. Bisa jadi kamu tidak akan bisa bermain game lagi. tunjukkan bahwa kamu merupakan gamer yang baik.

BAGIKAN
Penulis di Dafunda #Games, Sangat menyukai Dunia Games serta Teknologi dan ingin terlibat di dalamnya. Kamu bisa bertegur sapa melalui sosial Media