Marvel dan DC telah banyak memproduksi film berdasarkan karakter klasik mereka jauh sebelum pengenalan MCU dan Worlds of DC. Itu berarti ada banyak aktor di luar sana yang secara teknis sudah pernah muncul di Marvel dan DC Universe.
Karakter yang mereka mainkan terkadang sangat berbeda, memungkinkan para aktor untuk benar-benar menunjukkan kemampuan mereka.
Beberapa aktor ini ada yang benar-benar bersinar di film-film Marvel, dan yang lainnya bersinar dalam film DC. Mereka telah menggambarkan karakter-karakter klasik dari Golden Age of comics.
Mereka telah memainkan peran superhero, penjahat, sidekicks, dan karakter pendukung. Kali ini Dafunda Movie akan merangkum 20 aktor yang pernah bermain di Marvel dan DC.
Contents Navigation
Aktor yang Bermain di Marvel dan DC
20. Tommy Lee Jones
Tommy Lee Jones adalah aktor luar biasa jika diberikan peran memimpin dan meneriakkan perintah pada orang-orangnya untuk menyelesaikan pekerjaan. Hal inilah yang membuatnya memenangkan Oscar untuk perannya di The Fugitive.
Peran ini juga yang membuatnya sangat cocok untuk menjadi Kolonel Chester Phillips, perwira superior Steve Rogers di Captain America: The First Avenger.
Perannya dalam Captain America adalah peran yang jauh lebih baik untuk aktor veteran itu jika dibangdingkan dengan perannya di DC sebagai Two-Face di Batman Forever.
Jones berperan sebagai penjahat yang bisa dibilang konyol. Peran ini tentu sangat berlawanan dengan yang biasa dia perankan. Tentu saja, kesalahannya bukan sepenuhnya ada di Tommy Lee Jones karena Joel Schumacher terkenal karena menginginkan film-film Batmannya menjadi seperti serial TV aslinya.
19. Michelle Pfeifer
Michelle Pfeiffer mendapat kesempatan kedua untuk muncul dalam film buku komik ketika dia memerankan Janet Van Dyne di Ant-Man and the Wasp. Sementara ia melakukan peran yang sangat baik, tidak ada keraguan bahwa penggambaran karakternya sedikit dibayangi oleh adegan Paul Rudd yang memainkannya juga.
Selain itu, Pfeiffer tampak luar biasa dalam film komiknya, Batman Returns. Perannya sebagai Catwoman dalam film Tim Burton jauh lebih baik dan merupakan suatu peran yang cukup emosional.
18. Taika Waititi
Taika Waititi langsung menjadi sorotan setelah dia berhasil mengarahkan film Thor: Ragnarok. Dia juga mendapat kesempatan untuk tampil di depan kamera sebagai Korg, alien yang terlihat seperti tumpukan batu. Korg bukan hanya karakter pendukung dalam film yang sudah penuh dengan momen lucu, tetapi dia sangat penting untuk revolusi Sakaar.
Dalam film DC dia pernah berperan sebagai teman Hal Jordan dalam film Green Lantern yang kurang populer. Perannya yang buruk ini mungkin karena dia dipaksa untuk mengenakan aksen Amerika yang kurang bagus. Jelas, alien yang terbuat dari batu (Korg) adalah peran yang lebih baik baginya.
17. Zachary Levi
Tahukah kamu bahwa Zachary Levi adalah bagian dari MCU? Bagi kalian yang tidak ingat, Levi berperan sebagai Fandral dalam film Thor: The Dark World dan Thor: Ragnarok.
Namun karakter yang dia perankan mati dalam film Thor: Ragnarok, jadi dia bebas untuk pindah ke DC Universe. Dalam DC Universe, Zachary Levi akan berperan sebagai seorang superhero yang dikenal dengan Shazam!.
Meskipun film ini belum dirilis, kita bisa mengetahui bahwa Levi sedang bersenang-senang dalam peran ini melalui trailernya. Jelas dia lebih baik di DC karena peran utama yang didapatkannya jika dibandingkan dengan peran karakter pembantu dalam MCU.
16. Michael Fassbender
Michael Fassbender menjadi bagian tak tergantikan dari film X-Men ketika ia memainkan versi yang lebih muda dari Magneto. Dari adegan pertamanya berhadapan dengan mantan tentara Jerman di bar, sudah jelas bahwa Fassbender membawa peran yang lebih hidup dan sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh aktor kawakan Sir Ian McKellen.
Peran Magneto adalah peran yang jauh lebih baik untuk aktor berbakat ini daripada perannya di film DC Jonah Hex. Dalam film itu, Fassbender sepertinya tidak bisa menangani materi atau perannya.
15. Hugo Weaving
Hugo Weaving mendapat kesempatan untuk tampil di MCU ketika dia memainkan peran sebagai musuh klasik Captain America, Red Skull. Namun, dia memilih untuk tidak kembali ke peran dan Ross Marquand menggantikan dirinya dalam Avengers: Infinity War.
Dalam perannya sebagai V dalam film V for Vendetta, dia benar-benar mendapat kesempatan untuk mengeluarkan bakat alaminya. Dia memainkan karakter tanpa kemampuan untuk menunjukkan ekspresi wajah apa pun, hanya mengandalkan fisik dan gerakan untuk menghidupkan sang karakter.
14. Michael Keaton
Saat dia di DC film, Michael Keaton paling dikenal karena menjadi Batman yang pertama untuk layar lebar. Meskipun casting-nya sebagai Dark Knight diprotes oleh fans, ia akhirnya membuktikan bahwa ia pantas untuk peran ini. Perannya sebagai Bruce Wayne dan Batman memiliki keunggulan unik dan kepribadian yang mengatur peran untuk setiap aktor selanjutnya.
Namun, sepertinya Keaton lebih baik dalam perannya di Spider-Man: Homecoming daripada di film Batman. Hal ini karena Keaton benar-benar berhasil keluar dari mode penjahat Marvel yang biasa saja dan memiliki lebih banyak kepribadian. Plus, jelas bahwa Keaton terlihat menikmati perannya sebagai penjahat dalam film tersebut.
13. Idris Elba
Idris Elba telah muncul dalam lima film MCU yang berbeda dan berperan sebagai Heimdall, penjaga Bifrost yang berasal dari Asgard. Meskipun bukan peran yang buruk, itu adalah salah satu peran yang sangat kecil baginya. Hal ini tentu memunculkan pernyataan mengapa Marvel memilih aktor yang karismatik dan berbakat hanya untuk peran yang relatif sedikit.
Namun Elba telah membuktikan dirinya sebagai seorang bintang dan mendapatkan lebih banyak kesempatan dalam film DC The Losers. Elba terlihat senang bermain sebagai seorang pengkhianat, Roque, yang pada akhirnya mengkhianati timnya dan menunjukkan sisi jahatnya.
12. Halle Berry
Siapa pun yang pernah melihat Catwoman tahu bahwa selain menjadi salah satu adaptasi buku komik terburuk yang pernah ada, itu mungkin juga adalah salah satu film terburuk yang pernah dibuat.
Tidak hanya itu, peran Halle Berry juga sangat mengerikan. Bahkan dua tahun sebelum dirilis, dia telah menerima Oscar untuk kategori Aktris Terbaik.
Berry bernasib jauh lebih baik sebagai Storm dalam film X-Men. Sebagai mutan yang bisa mengubah cuaca, Berry merupakan salah satu karakter terkuat dengan sisi kekuatan dan kecerdasan.
11. Natalie Portman
Natalie Portman adalah seorang aktor yang terlalu berbakat untuk materi yang diberikan kepadanya. Dia terjebak dengan peran sebagai Jane Foster untuk dua film Thor. Kontraknya tidak diambil lagi untuk Thor: Ragnarok, tetapi tampaknya Marvel dan Portman cukup senang dengan keputusan itu.
Portman tampaknya melakukan peran yang jauh lebih baik di V for Vendetta sebagai Evey. Portman benar benar memainkan peran ini dengan sangat bagus dan luar biasa.
10. Laurence Fishburne
Laurence Fishburne telah membuat karir yang luar biasa dengan bermain sebagai komandan dan figur otoritatif yang bijaksana, dari Morpheus dalam The Matrix to Furious Styles sampai Boyz N The Hood.
Dia mempertahankan citra itu ketika dia mengambil bagian dalam film DC Man of Steel sebagai kepala editor dari Daily Planet. Sayangnya Fishburne tidak mendapat banyak kesempatan untuk bersinar dalam peran tersebut.
Namun dia tampak lebih bersinar di Ant-Man and the Wasp, di mana dia berperan sebagai ilmuwan Bill Foster. Fishburne sempat bercanda dalam salah satu adegan tentang ukuran terbesarnya dengan Paul Rudd. Selain itu dia juga menggambarkan sosok ayah yang hanya ingin membantu seseorang yang ia sayangi.
9. Ciaran Hinds
Ciaran Hinds mungkin hampir tidak dapat dikenali karena tertutupi oleh efek CGI, tetapi ia memainkan tokoh jahat Steppenwolf di Justice League 2016 sebaik yang dia bisa.
Meskipun Steppenwolf dikritik karena tidak menarik dan tidak memiliki motivasi yang jelas, Hinds menempatkan semua dalam perannya.
Hal yang sama pernah dialami Hinds dalam Ghost Rider: Spirit of Vengeance. Tidak ada apa pun dalam film yang bisa di banggakan. Penggambarannya tentang Roarke yang kejam benar-benar berlebihan dan jelas merupakan kasus aktor yang tidak berhubungan dengan materi.
8. Ryan Reynolds
Ryan Reynolds adalah kasus khusus. Dia mungkin satu-satunya aktor di daftar ini yang benar-benar berubah drastis setelah pindah dari DC ke Marvel. Merujuk ke kegagalan masa lalunya dalam menggambarkan seorang pahlawan super di DC.
Pada tahun 2011, Ryan Reynolds memiliki nasib buruk sebagai Green Lantern, sebuah film yang dinilai cukup buruk. Film itu bahkan mencoret putaran pertama dari rencana untuk DC Universe.
Untungnya Reynolds mampu beralih ke peran yang bisa ia mainkan. Meskipun ia juga telah memerankan karakter dalam X-Men Origins: Wolverine. Reynolds mendapat kesempatan kedua yang jauh lebih baik dalam memainkan peran Deadpool.
7. Tilda Swinton
Tilda Swinton adalah jenis aktor yang mengambil peran dengan sungguh sungguh. Bagian apa pun yang ia mainkan, ia menempatkan semua kemampuan yang dimilikinya untuk film tersebut.
Ketika dia memainkan Ancient One di Doctor Strange. Terlepas dari reaksi para pembuat film, Swinton diterima sangat baik dan dia memainkan peran tersebut dengan bijaksana.
Meskipun begitu, Swinton benar-benar lebih bersinar ketika ia diberi bagian yang lebih menyeramkan, seperti halnya ketika ia bermain Gabriel di Constantine. Karakter ini membuat Swinton benar-benar menjelajahi sisi gelapnya,.
6. JK Simmons
Film-film Spider-Man memiliki nilai tertinggi dan terendahnya. Akan tetapi sejauh ini salah satu bagian terbaik tentang trilogi Spider-Man adalah penggambaran JK Simmons tentang editor Daily Bugle, yang berbicara dengan cepat, mengisap cerutu, dan pembenci Spider-Man.
Peran tersebut membuat Simmons seperti terlahir untuk memainkan perannya. Namun Spider-Man bergerak pindah untuk menceritakan kisah yang berbeda tanpa karakternya lagi.
Simmons kemudian pindah ke peran buku komik bergengsi lainnya, yaitu Komisaris Gordon di Worlds of DC. Meskipun dia memerankan karakter tersebut dengan bagus, dia terlihat kurang menarik jika dibandingkan dengan perannya yang sebelumnya.
5. Adewale Akinnuoye-Agbaje
Adewale Akinnuoye-Agbaje sepertinya memiliki sesuatu hal unik dalam berperan sebagai penjahat. Dia memiliki posisi yang tepat untuk itu, karena dalam kedua penampilan film komiknya, aktor ini memainkan peran besar sebagai penjahat.
Dalam Thor: The Dark World ia memerankan elf henchman Kurse. Sementara di Suicide Squad, ia memainkan penjahat klasik Batman yaitu Killer Croc. Dalam kedua peran, Adewale Akinnuoye-Agbaje ditutupi riasan yang membuatnya praktis tidak dapat dikenali.
Meskipun begitu dia terlihat lebih di film DC Suicide Squad. Dia diberi karakter yang sangat membantu, ditambah dia juga menambahkan beberapa kepribadian dalam peran Killer Croc jika dibandingkan dengan perannya sebagai Kurse.
4. Chris Evans
Chris Evans hampir sama dengan aktor lainnya, memiliki hubungan yang cukup rumit dengan film-film komik. Pertama ia muncul sebagai Human Torch dalam film Fantastic Four yang terakhir keluar hanya satu tahun sebelum rilis Iron Man.
Tiga tahun kemudian ia muncul di The Losers bersama alumni MCU masa depan, Idris Elba. Meskipun dia tampak seperti sedang bersenang-senang di film itu, peran Evans sebagai spesialis komunikasi Jensen tidak memberi aktor itu peran yang lebih banyak.
Satu tahun kemudian, ia akan memulai debutnya sebagai Captain America, menghapus keraguan siapa pun tentang kemampuannya untuk menjadi bintang film yang luar biasa. Peran Evans mungkin akan segera berakhir, tetapi waktunya sebagai Captain America akan selalu dikenang.
3. Tom Hardy
Venom adalah film tersukses Sony untuk tahun ini. Salah satu aspek yang paling mengesankan dari film ini adalah gambaran Tom Hardy yang memukau tentang Eddie Brock.
Hardy jelas memiliki banyak kesenangan di film tersebut bukan hanya dalam perannya sebagai Venom, tetapi juga dirinya sendiri. Namun, Hardy mampu menunjukkan lebih banyak kemampuannya dalam film The Dark Knight Rises.
Faktor yang membantu Hardy dalam perannya ini adalah sedikit arahan Christopher Nolan. Akan tetapi penggambaran Bane sebagai salah satu penjahat paling menakutkan Batman sepenuhnya berhasil dia lakukan.
Dengan setengah wajahnya yang tertutup topeng, Hardy dipaksa untuk bertindak sepenuhnya melalui matanya dan dia berhasil melakukannya dengan fantastis. Meskipun Hardy sebagai Bane menuai sedikit kritikan, namun pertunjukannya secara keseluruhan sangat fantastis.
2. Josh Brolin
Jonah Hex adalah sebuah mimpi buruk bagi aktor yang pernah mengambil bagian dalam film itu. Film ini bahkan bisa membuat Josh Brolin tidak akan mengambil lagi tawaran untuk film-film komik.
Tidak ada yang akan menyalahkan Brolin karena ingin menghindari film superhero dimasa yang akan datang. Tapi dia aktor yang berani dan Brolin akhirnya terjun kembali dan kita mungkin berterima kasih karena itu.
Josh Brolin tidak hanya muncul sebagai karakter X-Men klasik bernama Cable di film Deadpool 2, tapi ia mendapat gilirannya dan menjadi bintang dalam film Avengers: Infinity War sebagai Thanos sang Mad Titan.
Josh Brolin berhasil menghidupkan karakter Thanos yang memiliki misi serius dengan emosi dan ekspresi wajahnya. Ini jelas merupakan suatu langkah besar setelah sebelumnya gagal dalam film DC.
1. Ben Affleck
Tidak jelas apakah Ben Affleck akan tetap dalam perannya sebagai Batman di DCEU, tapi satu hal yang pasti bahwa dia pasti lebih baik degan perannya sebagai Dark Knight daripada sebagai Daredevil. Bagaimanapun Daredevil adalah salah satu film superhero paling buruk yang pernah dibuat.
Penampilan Affleck yang kurang maksimal adalah salah satu poin terbesar bagi para kritikus dan penonton. Namun Daredevil adalah film yang membuat Jon Favreau dan Kevin Feige berbicara tentang studio film Marvel sendiri.
Jadi kita mungkin harus berterimaksih karena film kegagalan film Daredvil akhirnya membawa kita melihat MCU yang di arahkan oleh Kevin Feige.
Itulah daftar 20 aktor yang pernah bermain untuk film Marvel dan DC. Bagaimana pendapat kalian tentang daftar tersebut? berikan komentar kalian di bawah ini.