Sejak film The Wrecking Crew rilis, banyak penonton yang ngobrolin soal chemistry seru antara Jason Momoa dan Dave Bautista. Duo aktor ini bikin film terasa segar dan menarik. Nah, karena itu, muncul juga pertanyaan: apakah film The Wrecking Crew 2 pantas punya sekuel, atau cukup satu aja sudah oke? Yuk, kita bahas bareng pro dan kontra-nya secara realistis.
BACA JUGA:
- Review Film The Wrecking Crew (2026): Aksi Brutal Jason Momoa & Dave Bautista
- Sinopsis Lengkap Film The Wrecking Crew (2026)
- 10 Fakta Menarik Film The Wrecking Crew yang Jarang Diketahui Penonton
Alasan PRO: Kenapa The Wrecking Crew Layak Dapat Sekuel
1. Chemistry Pemeran Masih Sangat Kuat

Salah satu hal paling menarik dari film ini adalah chemistry antara dua karakter utama. Mereka berdua berinteraksi dengan cara yang sangat alami, dan ternyata masih banyak potensi untuk dikembangkan dari hubungan mereka.
Dari sisi ini, sekuel bisa:
- Mengembangkan hubungan karakter
- Menampilkan konflik baru yang lebih personal
- Membuat penonton semakin terikat
2. Konsep Cerita Fleksibel dan Tidak Tertutup
Cerita The Wrecking Crew tidak diakhiri dengan penutupan mutlak. Tidak ada konflik besar yang benar-benar “habis”.
Artinya:
- Sekuel tidak harus melanjutkan cerita lama
- Bisa langsung lompat ke misi baru
- Tidak membingungkan penonton baru
Ini menjadi alasan kuat secara naratif untuk sekuel film The Wrecking Crew 2.
3. Format Streaming Mendukung Sekuel The Wrecking Crew 2
Sebagai film streaming, kesuksesan The Wrecking Crew tidak hanya diukur dari satu akhir pekan, melainkan dari:
- Jumlah penonton
- Durasi tonton
- Konsistensi minat
Platform streaming cenderung lebih berani memberi sekuel jika data penontonnya stabil.
4. Genre Aksi-Komedi Punya Pasarnya Sendiri
Film aksi-komedi ringan memiliki penonton yang loyal. Mereka tidak menuntut cerita kompleks, tapi ingin:
- Hiburan
- Aksi seru
- Humor yang mengalir
Selama formula ini dijaga, sekuel punya peluang diterima dengan baik.
Alasan KONTRA: Kenapa Sekuel The Wrecking Crew 2 Tidak Perlu Dibuat
1. Risiko Cerita Terasa Berulang

Formula buddy action memang seru, tapi juga rawan diulang-ulang. Jika sekuel hanya menawarkan:
- Konflik serupa
- Humor yang sama
- Pola cerita identik
maka film lanjutan bisa terasa datar dan tidak segar.
2. Film Pertama Sudah Cukup Sebagai Hiburan
Bagi sebagian penonton, The Wrecking Crew sudah pas sebagai tontonan satu kali. Ceritanya ringan dan tidak meninggalkan cliffhanger besar.
Dalam kondisi ini:
- Sekuel bukan kebutuhan mendesak
- Film bisa berdiri sendiri tanpa kelanjutan
3. Ekspektasi Penonton Akan Lebih Tinggi
Jika sekuel dibuat, ekspektasi otomatis meningkat:
- Aksi harus lebih besar
- Humor harus lebih tajam
- Cerita harus lebih menarik
Jika tidak mampu melampaui film pertama, sekuel justru bisa mengecewakan.
4. Nama Besar Pemain Tidak Selalu Menjamin
Jason Momoa dan Dave Bautista memang kuat sebagai daya tarik, tapi nama besar saja tidak cukup jika cerita dan konsep tidak berkembang. Sekuel yang hanya mengandalkan popularitas berisiko kehilangan daya pikat.
Jadi, Layak atau Tidak Dapat Sekuel?

Jika melihat sisi pro dan kontra secara objektif, The Wrecking Crew layak dipertimbangkan untuk mendapatkan sekuel, dengan satu catatan penting: Harus membawa ide baru, bukan sekadar pengulangan.
Sekuel akan masuk akal jika:
- Cerita dikembangkan dengan arah berbeda
- Karakter dibuat lebih dalam
- Humor dan aksi tetap segar
Namun, jika tidak ada inovasi, berhenti di satu film justru bisa menjadi keputusan yang aman.
Kesimpulan
The Wrecking Crew sebenarnya punya peluang bagus untuk dibuat sekuelnya, tapi mereka nggak pengen memaksakan diri juga. Semua tergantung dari gimana pihak studio ngecek minat penonton sama seberapa matang ide ceritanya. Buat fans, pastinya seru banget lihat duo ini kembali ngelakuin aksinya. Tapi di balik itu semua, kualitas film tetap jadi hal paling penting yang harus dijaga.





