12. The Nightmare Before Christmas (1993)

Di awal 90an, sekali lagi awal 90an! Kebanyakan film animasi masih menggunakan teknologi animasi 2 dimensi standar. Wajarlah. Pasalnya, teknologi komputer animasi zaman itu masih cukup terbatas.
Namun kerennya, sutradara gothic top, Tim Burton (Batman) bisa banget mengakali keterbatasannya dengan merilis film animasi berkonsep stop-motion ini.
Ditambhakan dengan elemen musikal dari Danny Elfman serta, konsep kisah hybrid perayaan Natal dan Halloween, gak heran jika The Nightmare Before Christmas, masih terus disaksikan hingga detik ini.
11. Natural Born Killers (1994)

Apabila di tahun 1967 ada Boonie & Clyde, makadi dekade ini ada Mickey Knox (Woody Harrelson) dan Mallory Wilson (Juliette Lewis).
Ditulis kisahnya oleh si gory genius, Quentin Tarantino (Pulp Fiction), Natural Born Killers merupakan versi lebih gokil dan juga lebih kontroversial dari Bonnie & Clyde.
Dan juga, merupakan salah satu film Tarantino yang memiliki teknik editing serta narasi “seenak jidad” paling terbaik. NBK memanglah film paling underrated di dekade ini.
10. Terminator 2: Judgement Day (1991)

Dengan kepopuleran super masiv yang diraih oleh The Terminator (1984), tak heran banyak audiens dan fans film cyborg vs manusia ini yang merasa super penasaran apakah, sekuelnya ini juga akan meraih kesuksesan yang sama?
Well, tidak hanya lagi-lagi sukses, namun bisa dikatakan bahwa Terminator 2: Judgement Day, super duper sukses plus, jauh lebih disukai dari film orisinilnya.
Hal ini tentunya dikarenakan kisah Judgement Day jauh lebih memiliki unsur emosional-nya dan tentunya penampilan funky dari pemeran John Connor-nya, Edward Furlong.
Oh ya hampir lupa, film ini juga menampilkan sosok villain Terminator yang paling keren sepanjang masa, T-1000 (Robert Patrick). Hasta La Vista indeed!
9. Toy Story (1995)

Ketika The Nightmare Before Christmas dirilis, seperti yang dikatakan di poin filmnya di daftar ini, film animasi stop-motion tersebut seakan menjadi raja revolusioner dari genre film animasi.
Tapi tahta tersebut akhirnya tersungkur ketika Toy Story dirilis 2 tahun kemudian. Dan gak heran. Pasalnya selain memiliki kisahyang sangat fun dan enteng banget, Toy Story merupakan film animasi pertama yang menerapkan teknologi animasi 3 dimensi-nya dengan sangat keren.
Tanpa Toy Story, tidak mungkin ada Up, Kung Fu Panda, bahkan Alita: Battle Angel sekalipun.
8. Groundhog Day (1993)

Bagi kebanyakan generasi 2000 dan sekarang, pasti kamu udah nonton film Edge of Tomorrow (2014) yang dibintangi oleh Tom Cruise (Rain Man) dan Emily Blunt (Marry Poppins Returns).
Nah kalau bagi gue dan yang anak 80 dan 90an, ide cerita di film tersebut udah pertama kali dilihat di film arahan Harold Ramis (Caddyshack) ini.
Dan emang bahkan hingga saat ini tahun 2020, biar katakanlah kita baru nonton filmnya, ide kisah terbangun di hari yang sama setiap harinya, tetaplah terlihat dan terasa sangat keren dan unik. Tapi ya jangang sampai kejadian ke kita juga yah ngeri kali!
7. Ring (1998)

Sebenarnya kalau dipandang secara “polos”, adaptasi novel Koji Suzuki yang dipublikasikan di tahun 1991 ini, gak lebih dari film kuntil anak Jepang lainnya.
Namun, yang membuat beda, adalah konsep plot-nya yang melibatkan kematian gara-gara melihat video yang memang sekali lagi konsep tersebut sangat fresh di dekadenya.
Kesegaran konsep-nya dikombinasikan oleh penampilan mengerikan Rie Ino sebagai mba kunti Sadako, tak ayal membuat The Ring menjadi film horor super inovatif hingga detik ini.