Wake Up Dead Man jadi film ketiga di semesta Knives Out yang paling bikin perdebatan panas. Begitu detail film ini mulai bocor, langsung ada dua kubu: satu pihak menganggap ini entri terbaik dan paling berani, sementara yang lain bilang film ini malah terlalu keluar dari formula khas Knives Out. Jadi wajar jika ada beberapa poin pro kontra tentang film Wake up Dead Man.
Nah, sebenarnya Wake Up Dead Man punya lebih banyak kelebihan atau kekurangan, ya? Yuk, kita intip beberapa pro dan kontra yang sering diperbincangkan oleh penonton dan fans Benoit Blanc!
Pro Kontra Film Wake up Dead Man
✅ PRO: Alasan Wake Up Dead Man Layak Dipuji
1️⃣ Nuansa Lebih Gelap Membuat Cerita Terasa Dewasa

Salah satu hal keren dari Wake Up Dead Man adalah tone ceritanya yang lebih gelap dan serius. Film ini nggak cuma main-main dengan satire sosial, tapi benar-benar mencoba menggali hal-hal yang lebih dalam.
- rasa bersalah
- trauma masa lalu
- konsekuensi dari kebohongan
Beberapa penonton merasa kalau pendekatan ini bikin film jadi lebih dewasa dan penuh emosi, beda banget dibanding dua film sebelumnya.
2️⃣ Benoit Blanc Mengalami Perkembangan Karakter
Para penggemar film ini bilang kalau Wake Up Dead Man berhasil banget menampilkan sisi Benoit Blanc yang paling manusiawi. Dia nggak selalu keliatan percaya diri atau keren, malah kadang tampil dengan sisi yang lebih apa adanya, loh:
- lebih reflektif
- lebih pendiam
- lebih terbebani secara moral
Perkembangan ini membuat karakter Blanc terasa hidup dan tidak stagnan.
3️⃣ Misteri Lebih Kompleks dan Berlapis

Dari sisi cerita, Wake Up Dead Man menawarkan misteri yang:
- dibangun perlahan
- penuh detail kecil
- sulit ditebak
Banyak orang suka banget sama pendekatan misteri yang pelan-pelan ini karena rasanya lebih puas saat akhirnya potongan-potongan teka-teki bisa dirangkai jadi gambar utuh.
4️⃣ Berani Keluar dari Formula Lama
Fans Wake Up Dead Man nyebut keputusan berani Rian Johnson buat ninggalin formula Glass Onion itu langkah yang pas banget. Filmnya jadi nggak kerasa kayak ‘ulangan dengan karakter beda,’ tapi justru kayak eksperimen yang bikin Knives Out tetap terasa segar dan nggak cepet basi.
❌ KONTRA: Alasan Wake Up Dead Man Diperdebatkan
1️⃣ Minim Humor Khas Knives Out

Salah satu keluhan yang sering muncul adalah berkurangnya unsur humor. Penonton yang terbiasa dengan dialog lucu dan satire tajam seperti di Knives Out dan Glass Onion merasa:
- film terasa terlalu serius
- momen ringan terlalu jarang
- atmosfer kadang terlalu menekan
Bagi mereka, ini menghilangkan rasa khas dari film Knives Out.
2️⃣ Tempo Cerita Dianggap Terlalu Lambat
Pendekatan slow burn tidak cocok untuk semua orang. Beberapa penonton merasa Wake Up Dead Man:
- berjalan terlalu pelan di awal
- membutuhkan kesabaran ekstra
- kurang “menggigit” di paruh pertama
Hal ini membuat sebagian penonton sulit langsung terikat dengan cerita.
3️⃣ Terlalu Fokus pada Psikologi, Kurang Spektakuler

Ada juga kritik yang bilang film ini terlalu banyak mikir ke dalam diri sendiri. Daripada ngasih kejutan besar yang bikin kaget, Wake Up Dead Man lebih fokus ke konflik batin dan pesan moral yang ingin disampaikan.
Bagi penonton yang berharap:
- kejutan besar
- adegan ikonik
- momen “wow” ala Glass Onion
pendekatan ini bisa terasa kurang memuaskan.
4️⃣ Bukan Knives Out yang “Ramah Penonton Kasual”
Karena tema dan ritmenya yang cukup berat, Wake Up Dead Man nggak gampang dinikmati buat penonton yang cuma casual. Film ini butuh fokus penuh dan kesabaran ekstra, jadi nggak semua orang bakal punya pengalaman yang sama saat nontonnya.
Jadi, Wake Up Dead Man Cocok untuk Siapa?
Cocok untuk:
- penggemar misteri serius
- penonton yang suka analisis karakter
- fans Benoit Blanc yang ingin melihat sisi baru
Mungkin kurang cocok untuk:
- penonton yang mencari hiburan ringan
- penggemar humor tajam ala Glass Onion
- yang menginginkan twist cepat dan spektakuler
Kesimpulan: Berani Berbeda, Tapi Tidak untuk Semua Orang
Wake Up Dead Man jadi film Knives Out yang paling berani coba hal baru. Ceritanya lebih gelap, karakternya lebih mendalam, dan misterinya dikemas dengan tempo yang lebih santai tapi bikin penasaran.
Buat beberapa penonton, ini justru jadi penyegaran buat waralaba yang sudah ada. Tapi kalau kamu suka Knives Out karena humornya yang ringan dan penuh satir, mungkin film ini terasa agak beda banget. Intinya sih, film ini bukan soal lebih bagus atau tidak, tapi lebih soal selera dan harapan masing-masing penonton.





