MovieOpini

The Batman adalah Film Halloween?

The Batman (2022) adalah film Halloween? Apakah kamu semua setuju dengan pernyataan tersebut? Oke deh, langsung simak dan komen ya guys!

The Batman (2022) adalah film Halloween? Apakah kamu semua setuju dengan pernyataan tersebut? Oke deh, langsung simak dan komen ya guys!

Salah satu alasan atau lebih tepatnya inspirasi mengapa gue kepikiran untuk membuat pembahasan ini, tidaklah semata karena alasan untuk kejar deadline atau menyambut perayaan Halloween pada tanggal 31 Oktober 2023 mendatang.

Melainkan inspirasi ini datang dari unggahan 2 tweet dari 2 akun berbeda berikut yang uniknya secara kebetulan banget, sama-sama diunggah pada tanggal 21 Oktober 2023 lalu.

The Batman Film Halloween?

Ya seperti yang kamu lihat dan baca sendiri di atas, kedua akun Twitter tersebut pada dasarnya mengunggah pernyataan kuat bahwasanya, The Batman adalah film Halloween (Halloween movie).

Jadi dengan kata lain, film ini resmi menjadi film yang akan selalu ditonton di setiap tanggal 31 Oktober-nya.

Nah melihat pernyataan dari kedua pengguna Twitter tersebut, tak ayal hal ini membut kita langsung kritis nerdy sendiri. Jadi apa iya The Batman bisa kita katakan sebagai film Halloween? Oke deh mari kita bahas sekaligus berargumen ria oke?

Ingat, bahwa seluruh pembahasan ini bersifat cukup subyektif alias opini gue.

The Batman Bisa Dikatakan Film Halloween

Kalau menurut gue pribadi nih, bisa dikatakan memang demikian. Pasalnya selain fakta bahwa film ini terinspirasi dari storyline komik Batman ikonik, The Long Halloween (1996-1997) dan fakta bahwa di awal-awal adegannya kita melihat warga Gotham yang menggunakan kostum seram-seram, juga secara tonal, The Batman memang memiliki tampilan sekaligus aura yang sangat menyeramkan.

Hal ini ditambah lagi dengan sosok villain utamanya, Edward Nygma aka The Riddler (Paul Dano) yang seperti kita tahu, merupakan versi sangat intens nan menyeramkan dari versi The Riddler yang kita ketahui selama ini.

Nirvana dan Joker

Kesemuanya itu kian diperkuat atau lebih tepatnya dingerikan dengan 2 faktor lainnya yaitu: Nirvana dan Joker.

Nirvana tentunya mengacu pada band legendaris grunge 90an yang mana lagunya yang berjudul ‘Something in the Way’ (1991) menjadi soundtrack filmnya.

Lagu tersebut seperti yang telah kita dengar sendiri, memiliki sound dan tone yang sangat kelam dan depresif yang mana sangat sesuai dengan konsep yang diusung oleh The Batman.

Sedangkan The Joker (Barry Keoghan), well, seperti yang kita lihat sendiri melalui cuplikan deleted scene filmnya, terlihat, terdengar, dan terasa sama intens dan ngerinya.

Walau ia hanya berakting melalui balik kaca ruangan Arkham Asylum, tetap saja ia membuat kita tegang ngeri sendiri. Jadi ya singkat kata dan kesimpulannya, The Batman sangat bisa dikatakan atau bahkan resmi gue anggap sebagai Halloween Movie.

Namun itu anggapan gue dan kedua pengguna Twitter di atas. Bagaimana kalau pandangan kalian guys?

Related Posts

Load More Posts Loading...No more posts.