Beyonce resmi menjadi miliarder, dengan total kekayaan bersihnya yang kini melebihi 1 miliar dolar AS, melansir laporan dari Forbes.
Dengan pencapaian ini, dia menjadi musisi kelima yang memperoleh gelar tersebut. Suaminya, Jay-Z, lebih dulu mencapai status miliarder pada tahun 2019. Beberapa musisi lainnya seperti Rihanna, Taylor Swift, dan Bruce Springsteen, juga mendapatkan status tersebut pada tahun itu.
Forbes mencatat bahwa sebagian besar kekayaan Beyonce berasal dari tur dunianya dan kepemilikan hak atas katalog musik yang ia miliki.
Sumber Penghasilan Beyonce hingga jadi Miliarder

Melansir CNN Indonesia, Beyoncé mencetak prestasi luar biasa setelah meraih kesuksesan besar dalam beberapa tahun terakhir. Di tahun 2023, tur dunianya yang bertajuk Renaissance berhasil meraih hampir US$600 juta atau setara Rp10 triliun (dengan kurs US$1=Rp16.777).
Selanjutnya, pada tahun 2024, ia mendiversifikasi jenis musiknya dengan merilis album country yang memenangkan Grammy, yaitu Cowboy Carter, sebelum melaksanakan tur yang menghasilkan pendapatan tertinggi di seluruh dunia pada tahun 2025.
Tur “Cowboy Carter” yang ia gelar tahun ini berhasil mengumpulkan lebih dari 400 juta dolar AS. Hal ini menjadikannya tur musik country dengan pendapatan tertinggi sepanjang masa.
Selain dari dunia musik, Forbes mencatat bahwa kesuksesan Beyonce turut didorong oleh imperium bisnis yang ia bangun, yaitu Parkwood Entertainment.
Perusahaan ini terkenal mengelola kariernya dan memproduksi berbagai musik, dokumenter, serta konser, dan pada awalnya menanggung sebagian besar biaya produksi untuk memastikan keuntungan yang lebih tinggi di masa depan.
Selain itu, ia juga terlibat dalam berbagai usaha lainnya, termasuk merek perawatan rambut (Cécred), label wiski (SirDavis), serta lini busana (Ivy Park), yang berkolaborasi dengan Adidas hingga tahun 2023.
Kekayaan Beyonce terakumulasi secara perlahan selama bertahun-tahun, khususnya setelah ia meninggalkan Destiny’s Child di awal 2000-an dan juga setelah ia tidak lagi berada di bawah pengelolaan ayahnya pada tahun 2010.
Setelah grup tersebut dibubarkan, Beyonce memulai perjalanan karier solonya dengan merilis album debutnya yang berjudul “Dangerously in Love” pada tahun 2003, yang segera mencetak sukses dan menjadi yang teratas di tangga lagu global.





