Berita MusikMusik

Gawat! Jumlah Klub Malam di Inggris Terancam Turun Drastis

Menurut studi baru-baru ini, terungkap kalau jumlah klub malam di Inggris, bisa kian turun drastis jumlahnya.

Tidak seperti di Indonesia, yang namanya klub malam (Night Club) sangat hype dan penting di Inggris. Memang seperti halnya di negeri kita atau negara lainnya, mereka juga sering mengadakan konser musik.

Namun tetap saja, rata-rata warga Inggris juga membutuhkan hiburan penghilang stress harian atau mingguannya. Ya kemana lagi mereka untuk mendapatkan ini kalau bukan ke klub malam? Dan semenjak mungkin dekade 50an atau bahkan kurang dari itu, warga Inggris sangat rajin untuk pergi ke klub malamnya.

Terancam Makin Turun Jumlahnya

klub malam inggris
The Digital Fix

Akan tetapi hal ini mulai gak bisa mereka lakukan semenjak pandemi COVID-19 menyerang pada awal 2020. Alhasil gara-gara ini juga, secara perlahan namun pasti, satu per satu klub malam mulai gulung tikar.

Nah sampai tulisan ini gue buat, kenaikan jumlah klub malam Inggris yang tutup tersebut kian menggila. Alhasil, gak heran jika baru-baru ini sebuah studi pun dilakukan untuk mengetahui prediksi nasib sektor hiburan ini ke depannya.

Melansir NME, yang melakukan studi tersebut adalah institusi statistik yang bernama, Office of National Statistics (ONS). Dan berdasarkan studinya, hasilnya sangatlah mengkhawatirkan.

Semua Karena COVID-19

klub malam inggris
The Guardian

Jadi hasil studi spesifiknya seperti ini guys. Dari 10.040 klub malam Inggris yang terdaftar pada tahun 2010, pada tahun 2015 jumlah yang masih aktif/buka menurun menjadi 8.370. Lalu pada tahun 2021 lalu, jumlahnya kembali menurun menjadi 6.985 klub saja.

Menggunakan data yang mereka dapatkan tersebut, ONS pun menyimpulkan bahwa dalam beberapa bulan ke depannya, jumlah klub malam Inggris bisa-bisa nih tinggal 5.000 atau bahkan kurang dari jumlah tersebut.

Sekali lagi kalau studi ini nantinya terbukti, maka benarlah kalau jumlah klub malam Inggris kian turun drastis jumlahnya. Walau memang belum tentu juga, tapi memang kalau kita melihatnya dengan kacamata realita yang ada, hal ini memang sangat bisa terjadi.

Karena ya logikanya lagi, dengan pandemi COVID-19 yang masih terus berlangsung, otomatis masih banyak orang yang enggan banget untuk bepergian keluar-keluar (apalagi ke tempat komunal seperti klub malam).

Nah semakin jarang/sepi, maka klub malamnya makin berkurang pemasukannya. Semakin berkurangnya pemasukan, ya pada akhirnya mereka pun kehabisan modal untuk menjalankan operasional mereka sehari-harinya.

Kalau sudah demikian ya pada akhirnya mau gak mau, klub malamnya pun harus tutup. Ya tentunya, kita berharap banget agar hal ini gak kejadian. Mari kita berdoa saja semoga badai pandemi COVID-19 ini bisa tuntas.

What's your reaction?

Related Posts

Leave Comment