Penyanyi muda Raissa Anggiani baru saja mengakhiri rangkaian tur album panjangnya yang bertajuk Kepada, Yang Terhormat pada 17 Januari 2026 di MBloc Live House, Jakarta. Penutupan tur ini jadi momen penuh emosi sekaligus pencapaian besar dalam perjalanan kariernya.
Melansir Detik, tur album ini berjalan dari Desember 2025 sampai Januari 2026. Ia memulai turnya di Bandung pada 19 Desember 2025, kemudian lanjut ke Yogyakarta, Malang, dan Surabaya sebelum akhirnya memilih Jakarta sebagai kota penutupnya. Di setiap kota, Raissa selalu tampil dengan penuh energi dan sambutan hangat dari penonton.
Baca Juga:
- Lagu Indonesia yang Viral di Sepanjang 2025
- Jadwal Konser 2026 di Indonesia: aespa, Westlife, hingga MCR
Raissa Anggiani Tutup Tur Album dengan Antusias

Untuk penampilan terakhirnya di Jakarta, Raissa membawa dua musisi tamu spesial, yakni Kamga dan Satria STM, yang ikut membangun suasana malam penutupan semakin spesial dan berkesan.
Album “Kepada, Yang Terhormat” sendiri merupakan karya penuh makna yang lahir dari ruang paling personal baginya. Raissa menyusun album ini layaknya kumpulan surat emosional tentang perasaan yang tak selalu mudah diungkapkan, harapan yang tertahan, serta momen-momen kecil dalam hidup yang kadang luput dari kata-kata.
“Aku senang banget dan super excited. Ini adalah hal yang dari dulu aku pengin lakuin. Deg-degan, tapi semoga semua lancar,” ujar Raissa Anggiani mengenai perjalanannya membawa album tersebut ke atas panggung.
Salah satu lagu yang paling menyita perhatian adalah “Baik, Aku Mundur Pelan-Pelan”, yang menurut Raissa memiliki makna emosional kuat tentang fase penyangkalan dalam patah hati. Lagu ini menggambarkan saat seseorang mencoba terlihat baik-baik saja, padahal di dalam hati justru penuh gejolak perasaan.
“Di luar terdengar kayak ‘ya udah, aku mundur’, tapi sebenarnya banyak banget rasa yang bergejolak,” ujar Raissa tentang lagunya. Lewat rangkaian tur album Kepada, Yang Terhormat, Raissa berharap musiknya bisa menjadi teman bagi para pendengar yang sedang berusaha memahami perasaan sendiri entah itu soal cinta, patah hati, atau fase kehidupan yang bikin galau sekaligus tumbuh.
Penutupan tur di Jakarta ini jadi bukti bahwa musik yang jujur dan penuh cerita bisa menghubungkan Raissa dengan para pendengarnya, serta memperkuat posisi dirinya sebagai salah satu musisi muda yang patut diperhitungkan di panggung musik Indonesia.





