Kembalinya Kurama merupakan salah satu kemajuan terpenting dalam Boruto: Two Blue Vortex. Setelah tiga tahun menghilang sejak peristiwa “kematian”-nya di masa Boruto: Naruto Next Generations, rubah berekor sembilan ini akhirnya kembali muncul dengan wujud yang baru, yang membawa dampak signifikan bagi dunia shinobi dan keluarga Uzumaki. Berikut pembahasan mengenai Kurama yang hidup lagi di Boruto Two Blue Vortex.
Meskipun demikian, ada beberapa elemen dari kebangkitannya yang masih membangkitkan rasa ingin tahu, terutama terkait seberapa besar potensi yang dapat dimanfaatkan oleh Himawari dalam perannya yang baru.
Kurama Hidup Lagi di Boruto: Two Blue Vortex
1. Kurama pernah mati

Dalam perkembangan cerita, karakter Kurama sebelumnya dianggap telah mengalami kematian permanen setelah pertarungan antara Naruto dan Isshiki Otsutsuki. Dalam keadaan terdesak, Naruto terpaksa menggunakan Baryon Mode, sebuah teknik tinggi yang mengintegrasikan chakra miliknya dan Kurama untuk menciptakan energi baru yang mampu merusak kehidupan lawan.
Hasil dari teknik ini sangat signifikan, di mana Kurama menjelaskan kepada Naruto bahwa penggunaan Baryon Mode tidak mengorbankan nyawanya, tetapi justru dirinya sendiri. Oleh karena itu, Kurama dianggap “mati,” dan Naruto harus melepaskan kekuatan terbesarnya yang telah bersamanya sejak masa kecil.
2. Kurama hidup kembali

Tiga tahun setelah kepergiannya, karakter Himawari muncul kembali dalam bentuk yang lebih muda. Kebangkitannya menarik perhatian Kloningan Pohon Dewa, Jura, yang awalnya mengira bahwa Himawari adalah Naruto karena bisa merasakan kehadiran Kurama. Saat Himawari hampir ditangkap, Kurama muncul dalam alam mentalnya dan menjelaskan alasan di balik reinkarnasinya dalam sosok gadis tersebut.
Kurama menjelaskan bahwa Himawari memiliki “warisan garis keturunan yang istimewa” dan telah menerima sebagian chakra Kurama sejak lahir sebagai putri dari jinchuuriki sebelumnya, Naruto Uzumaki. Hal ini membuatnya terhubung dengan kekuatan Kurama, bahkan lebih cocok dibandingkan dengan Naruto itu sendiri.
Ketika Jura melukai Inojin, kemarahan Himawari memicu akses mendadak ke chakra Kurama, yang memungkinkannya untuk menyembuhkan diri dan temannya. Selanjutnya, Himawari melawan Jura, yang mengharuskan Kloningan Pohon Dewa tersebut untuk menggunakan kekuatan yang lebih kuat.
3. Belum ada informasi pasti mengenai seberapa besar potensi kekuatan Kurama

Himawari telah menunjukkan kemampuan untuk menggunakan kekuatan Kurama dalam situasi yang mendesak. Namun, batas sejati kemampuannya masih belum diketahui. Kurama mencatat bahwa Himawari belum cukup kuat untuk menghadapi ancaman seperti Jura, dan penguasaan chakra dipandang sebagai faktor krusial dalam perkembangan kemampuannya.
Setelah ketegangan awal mereda, Kurama mulai membimbing Himawari dalam pengembangan mentalnya. Ia mengajarkan dasar-dasar pengendalian chakra serta menjelaskan perannya sebagai jinchuriki yang unik, yang lebih mirip dengan entitas chakra dibandingkan jinchuriki umum lainnya.
Hingga saat ini, detail tentang perkembangan selanjutnya masih belum sepenuhnya terungkap. Pembaca mengetahui bahwa Himawari memiliki potensi yang besar, sementara Kurama telah mengalami variasi dalam bentuk dan fungsi. Saat ini, keduanya tengah menjalani proses penguatan yang berpotensi memengaruhi arah cerita di masa yang akan datang.





