Keren, Wibu Mahasiswa Asal Indonesia Ini Menciptakan Sistem Keamanan Pintu RFID dengan Notifikasinya yang Dikirim Lewat Telegram

in
Ketika Wibu Mahasiswa Indonesia Berkarya! Dafunda Otaku

Dafunda Otaku – Ketika kamu adalah seseorang yang termasuk dalam kategori Otaku, Wibu dan semacamnya! apa sih hal Kreatif yang bisa kamu ciptakan? kalau dari pengamatan saya sih, biasanya orang-orang tersebut lihai dalam melukis atau Art Drawing. Itu namanya Wibu berkarya.

Nah, ada sebuah cerita unik nih dari seorang Wibu asal Indonesia nih. Sebuah akun Facebook dengan nama pengguna Adiim EF mengunggah Video yang memperlihatkan ia tengah Mendemostrasikan karyanya yaitu sesuatu yang ia sebut dengan sistem keamanan pintu dengan RFID. Penasaran seperti apa? yuk kita lihat langsung.

Sistem Keamanan Pintu RFID dengan Notifikasinya yang Dikirim Lewat Telegram, Keren!

Nyoba RFID

lagi bantuin tugas akhir temen gw, buat sistem keamanan pintu dengan RFID, trus notifikasinya dikirim lewat telegram . . . <(")Input : 12V AdaptorKomponen : Arduino Uno, Wimos, Motor Servo, RFID, LCD I2C, BreadboardLagu : Draper – Ready For Us (feat. Sykes)https://www.youtube.com/watch?v=YcK3XCEeTsgKalau tugas akhir gw yang ini :https://www.facebook.com/notes/adiim-ef/laporan-tugas-akhir-gw/1807677649357989/

Posted by Adiim EF on Tuesday, 6 November 2018

Wibu berkarya – Ia bercerita, apa yang diciptakannya adalah sebuah tugas akhir di kampus. Tetapi itu bukanlah tugas si Adiim, melainkan tugas temennya yang ia bantu selesaikan. Keterangan yang bisa kita pelajari dari karya tersebut masing-masing adalah:

  • Input: 12V
  • Adaptor Komponen: Arduino Uno, Wimos, Motor Servo, RFID, LCD I2C, Breadboard
  • Ketika ada yang meminta akses untuk masuk menggunakan kartu, Notifikasi atau pemberitahuan permintaan akses akan masuk melalui akun Telegram yang telah ia buat.

Ketika seorang Wibu berkarya, hasilnya keren ya. Jadi jangan memandang mereka-mereka sebelah mata, jangan lihat seseorang dari Cover-nya! bukan berarti seseorang yang suka Anime dan Manga tidak suka dan bahkan tidak sanggup berkarya.

Ayo mulai berdiksusi