Induk perusahaan TikTok, ByteDance, secara resmi meluncurkan Seed3D 1.0, sebuah model kecerdasan buatan (AI) generatif mutakhir yang terancang untuk mengatasi tantangan terbesar dalam dunia digital. Mengubah gambar dua dimensi (2D) menjadi aset tiga dimensi (3D) yang sangat realistis dan akurat secara fisik.
Arsitektur dan Efisiensi Tinggi

Seed3D 1.0 dibangun di atas arsitektur canggih yang disebut Diffusion Transformer multimodal. Sistem ini memungkinkan AI untuk tidak hanya memproses visual, tetapi juga menggabungkannya dengan kecerdasan bahasa untuk memahami struktur, bentuk, dan konteks objek dalam gambar.
Proses kerjanya sangat sederhana, pengguna hanya perlu mengunggah gambar 2D dari objek atau skenario yang kamu inginkan. Setelah menganalisis, Seed3D secara otomatis menghasilkan model 3D yang memiliki geometri detail, tekstur konsisten, dimensi yang menyerupai aslinya, dan pencahayaan yang tampak nyata dari berbagai sudut pandang.
ByteDance mengklaim bahwa Seed3D mencapai kualitas tekstur dan bentuk yang jauh lebih unggul daripada model kompetitor seperti Gaussian Splatting dan Hunyuan3D 2.1 milik Tencent.
Hebatnya, Seed3D konon mampu mencapai hasil ini hanya dengan 1,5 miliar parameter, menjadikannya jauh lebih efisien daripada model pesaing yang membutuhkan parameter dua kali lipat lebih besar.
Revolusi untuk Dunia Nyata dan Robotika
Berbeda dengan sebagian besar AI generatif yang berfokus pada konten digital seperti gambar atau video, Seed3D fokus untuk kebutuhan dunia nyata yang menuntut akurasi fisik. Fokus utamanya adalah pada sektor-sektor kritis seperti pelatihan robot, manufaktur, dan pengembangan digital twin (salinan digital dari sistem fisik).
Aset 3D hasil Seed3D sudah mendukung integrasi langsung dengan Nvidia Isaac Sim, platform standar industri untuk simulasi berbasis fisika. Integrasi ini memungkinkan peneliti dan insinyur robotika untuk melatih robot mereka berinteraksi dengan objek virtual.
Perilaku objek virtual tersebut sudah mencakup simulasi fisika yang detail, seperti gesekan, pantulan cahaya, dan dinamika gerakan, sehingga sangat menyerupai kondisi di dunia nyata.
Kemampuan Scene Generation
Salah satu fitur paling menarik dari Seed3D adalah kemampuannya menghasilkan bukan hanya satu objek, melainkan skenario utuh (scene generation). Misalnya, dari sebuah foto ruang kantor biasa, AI ini mampu mengidentifikasi semua objek, mengukur jarak antar-objek, dan kemudian membangun replika ruangan 3D yang lengkap.
Dalam demonstrasinya, Seed3D mampu menampilkan skenario 3D yang dapat dilihat 360 derajat. Di mana semua aset di dalamnya memiliki ukuran dan bentuk yang konsisten dari berbagai sudut. Hal ini menjadi mungkin oleh teknologi view-aligned texture, yang memastikan tekstur permukaan tetap realistis tanpa distorsi.
Demonstrasi lain bahkan menunjukkan simulasi tangan robot yang berinteraksi dengan objek dalam skenario dapur, seperti mengambil dan menata jus kemasan atau menyiram tanaman.
Meskipun telah meluncurkan Seed3D, ByteDance belum merilis detail komersial sepenuhnya. Hal ini termasuk format ekspor (seperti glTF atau USD), lisensi, maupun harga penggunaannya. Saat ini, akses terbatas hanya tersedia melalui cloud API untuk keperluan riset dan uji coba.
Peluncuran Seed3D ini oleh analis industri nilai sebagai strategi jangka panjang ByteDance untuk mendiversifikasi portofolio mereka. Selain itu, menegaskan posisinya sebagai pemain kunci dalam teknologi AI generatif yang berorientasi pada aplikasi industri dan simulasi fisik.
Baca Juga:





