AIBerita TeknologiTekno

ByteDance Gandeng Vivo & Transsion Garap Smartphone AI

Induk TikTok, ByteDance, bekerja sama dengan Vivo, Lenovo, dan Transsion untuk ciptakan smartphone AI berbasis chatbot Doubao.

Industri perangkat keras global bersiap menyambut gelombang smartphone AI generasi terbaru. Induk perusahaan TikTok, ByteDance, dikabarkan resmi menggandeng sejumlah raksasa produsen ponsel seperti Vivo, Lenovo, dan Transsion (induk merek Tecno, Infinix, dan Itel) untuk mengintegrasikan teknologi kecerdasan buatan secara mendalam.

Dalam kolaborasi strategis ini, ByteDance akan menyertakan chatbot AI Doubao sebagai aplikasi bawaan (pre-installed) yang terintegrasi langsung ke dalam sistem operasi perangkat tersebut.

Layanan AI Tanpa Biaya Token

ByteDance Gandeng Vivo & Transsion Garap Smartphone AI murah
Doubao AI

Berbeda dengan kompetitornya, ByteDance menawarkan pendekatan revolusioner melalui skema zero token fee. Biasanya, layanan AI generatif mengenakan biaya berdasarkan jumlah penggunaan komputasi (token). Namun, ByteDance membebaskan biaya tersebut bagi produsen ponsel.

Sebagai gantinya, ByteDance akan mengandalkan:

  • Skema bagi hasil dari lalu lintas pengguna.
  • Layanan berlangganan premium.
  • Potensi monetisasi ekosistem AI lainnya.

Langkah ini dinilai sangat cerdas untuk mempercepat adopsi HP AI murah di segmen menengah dan entry-level, khususnya di pasar berkembang seperti Afrika dan Asia Tenggara.

Perbandingan Integrasi AI di Industri Smartphone

Saat ini, integrasi asisten cerdas menjadi standar baru bagi HP Android terbaru. Berikut perbandingannya:

Brand PonselMitra AI UtamaFitur Unggulan
SamsungGoogle GeminiGalaxy AI (Peringkasan, Foto AI)
Oppo & XiaomiGoogle GeminiAsisten AI & Peringkasan Konten
Vivo & TranssionByteDance DoubaoZero Token Fee, Pembuatan Konten
MotorolaGoogle GeminiAsisten Default Android

Mengenal AI Doubao

Chatbot AI ByteDance Doubao
Yahoo

Doubao adalah platform kecerdasan buatan generatif milik ByteDance yang diperkenalkan pada 2023. Dirancang sebagai asisten serbaguna, Doubao memiliki kemampuan:

  • Menjawab pertanyaan kompleks secara real-time.
  • Menulis teks, analisis dokumen, hingga pengolahan gambar dan suara.
  • Terintegrasi langsung dalam sistem ponsel untuk pemrosesan bahasa yang lebih cepat.

Sebelumnya, ByteDance dan ZTE telah memamerkan prototipe Nubia M153 sebagai ponsel AI-native pertama yang menggunakan versi preview dari Doubao.

Keterlibatan Transsion (Infinix & Tecno) dalam kerja sama ini menjadi sinyal kuat bahwa ByteDance mengincar pasar massal. Transsion memiliki basis pengguna yang sangat besar di Asia Tenggara, menjadikannya target potensial untuk adopsi fitur smartphone AI berskala besar tanpa membebani biaya tambahan kepada konsumen.

Meskipun jadwal peluncuran resmi belum diumumkan, kolaborasi antara ByteDance, Vivo, dan Transsion ini akan mengubah peta persaingan ponsel pintar. Dengan membawa chatbot Doubao ke ekosistem perangkat keras, ByteDance tidak hanya menantang dominasi Google Gemini, tetapi juga membuka akses teknologi AI bagi lebih banyak kalangan.

Baca Juga:

Enable Notifications OK No thanks