ElektronikTeknoTipsTutorial Tekno

7 Cara Memperpanjang Umur Baterai HP agar Awet Bertahun-tahun

Ingin Battery Health tetap 100%? Simak tips memperpanjang umur baterai HP, mulai dari aturan cas hingga cara menghindari panas berlebih.

Baterai adalah jantung dari setiap smartphone. Meskipun kamu memiliki HP dengan kapasitas baterai besar, performanya akan menurun drastis jika tidak dibarengi dengan kebiasaan merawat yang benar. Kesehatan baterai (Battery Health) yang buruk sering kali menjadi alasan utama sebuah HP terasa lambat dan sering mati mendadak.

Agar perangkatmu tetap optimal hingga lebih dari 5 tahun, berikut adalah cara memperpanjang umur baterai HP yang telah terbukti secara teknis.

Cara Memperpanjang Umur Baterai HP

Cara Memperpanjang Umur Baterai HP Agar Tidak Cepat Rusak
 izzuanroslan

Kebiasaan BurukSolusi (Kebiasaan Baik)Dampak Positif
Cas HP sampai 100% semalamanCabut di angka 80-90%Menjaga stabilitas sel baterai
Pakai HP sampai mati total (0%)Cas saat menyentuh 20%Mencegah degradasi permanen
Main game saat sedang di-chargeIstirahatkan HP saat di-chargeMenghindari panas berlebih (overheat)
Menggunakan charger abal-abalPakai charger original / OEM resmiArus listrik stabil & aman

1. Stop Gunakan HP Saat Pengisian Daya

Menggunakan HP, terutama untuk bermain game sambil di-charge, adalah penyebab utama overheating. Panas adalah musuh nomor satu sel lithium-ion. Suhu ekstrem akan merusak struktur kimia baterai, membuat kapasitasnya menurun permanen dan umur baterai jadi pendek.

2. Terapkan Aturan Pengisian Daya 20 – 80%

Baterai modern bekerja paling stabil jika tidak berada dalam kondisi tegangan ekstrem (0% atau 100%). Tips merawat kesehatan baterai yang paling ampuh adalah menjaga persentase di rentang 20% hingga 80%. Hindari membiarkan HP mati total, karena hal ini mempercepat degradasi sel baterai.

3. Gunakan Charger Original atau Bersertifikat

Selalu gunakan adaptor dan kabel charger original. Penggunaan charger tiruan berisiko menyalurkan arus listrik yang tidak stabil. Jika kamu menggunakan produk pihak ketiga, pastikan memiliki sertifikasi resmi agar siklus kimia baterai tetap sehat dan terhindar dari risiko korsleting.

4. Hindari Overcharge (Cas Berlebihan)

Meski smartphone masa kini memiliki sistem pemutus arus otomatis, membiarkan HP terus tercolok saat sudah 100% (seperti saat ditinggal tidur) tetap berpotensi menimbulkan panas statis. Biasakan mencabut charger segera setelah daya mencukupi untuk menjaga stabilitas jangka panjang.

5. Aktifkan Mode Hemat Daya & Dark Mode

Memanfaatkan fitur bawaan seperti Battery Saver dan Dark Mode (pada layar OLED/AMOLED) dapat mengurangi beban kerja baterai secara signifikan. Layar yang lebih gelap mengonsumsi energi lebih sedikit, sehingga frekuensi pengisian daya per hari bisa berkurang.

6. Matikan Konektivitas yang Tidak Diperlukan

Fitur seperti GPS, Bluetooth, dan NFC sering kali aktif di latar belakang tanpa disadari. Mematikan fitur ini saat tidak digunakan adalah cara sederhana namun efektif untuk memperpanjang umur baterai HP agar tidak cepat aus karena terus-menerus menguras daya.

7. Atur Kecerahan Layar Secara Bijak

Layar adalah komponen paling boros energi. Gunakan fitur Auto Brightness agar kecerahan layar menyesuaikan dengan kondisi cahaya sekitar secara otomatis. Dengan konsumsi energi yang terkontrol, baterai tidak akan bekerja terlalu keras setiap harinya.

Baca Juga:

Enable Notifications OK No thanks