Persaingan antara Microsoft dan Google dalam memperkuat ekosistem kecerdasan buatan semakin memanas. Microsoft kini mengandalkan Copilot yang terintegrasi di seluruh lini produknya, sementara Google menanamkan model bahasa Gemini sebagai otak dari berbagai layanan andalannya.
Melansir dari ZDNet (15/12/2025), sebuah pengujian mendalam dilakukan untuk melihat sejauh mana kemampuan kedua asisten AI ini dalam menangani kebutuhan komputasi harian. Berikut adalah hasil perbandingan AI Copilot vs Gemini 2025 melalui tujuh skenario pengujian.
Copilot vs Gemini 2025

1. Menyusun Itinerary Perjalanan
Saat diminta menyusun rencana perjalanan pasar Natal, Google Gemini tampil bak agen perjalanan profesional dengan jadwal akurat dan rekomendasi transportasi yang detail. Sebaliknya, Microsoft Copilot memberikan rute yang terlalu sederhana dan terbatas.
- Pemenang: Google Gemini.
2. Akurasi Peta dan Rute
Gemini unggul berkat integrasi Google Maps, memberikan tautan penanda kota yang presisi meskipun mengakui keterbatasan rute linier panjang. Copilot justru memberikan informasi geografis yang salah dan gagal melakukan koreksi saat diminta.
- Pemenang: Google Gemini.
3. Penelusuran Data Sejarah (Windows XP & 7)
Keduanya berhasil menyusun tabel spesifikasi dengan sangat rapi dan informatif. Namun, Gemini mendapatkan poin tambahan karena memberikan catatan ekstra terkait transisi Windows 8 ke 8.1 yang krusial.
- Pemenang: Seri (Gemini Unggul Tipis).
4. Kreativitas Visual dan Infografis
Dalam tantangan membuat ilustrasi passkey biometrik, Copilot hanya menghasilkan clip-art sederhana tanpa estetika. Sementara itu, Gemini mampu menciptakan ilustrasi konseptual yang estetik, jelas, dan proses pengerjaannya jauh lebih cepat.
- Pemenang: Google Gemini.
5. Analisis Keputusan Finansial
Kedua chatbot memberikan saran yang aman dan konsisten mengenai dilema “beli atau sewa mobil baru”. Keduanya mampu mengajukan pertanyaan lanjutan yang relevan untuk membantu pengguna mengambil keputusan.
- Pemenang: Seri.
6. Kemampuan Programming (PowerShell Scripting)
Ini adalah panggung bagi Microsoft Copilot. Copilot memberikan skrip yang berfungsi sempurna, lengkap dengan fitur error handling dan instruksi cadangan. Gemini justru memberikan skrip yang tidak berfungsi dan berulang kali melakukan kesalahan teknis.
- Pemenang: Microsoft Copilot.
7. Trivia Film dan Karakter
Keduanya sangat handal dalam mengenali adegan film dan aktor. Perbedaannya hanya pada gaya penyampaian: Gemini sangat ringkas, sedangkan Copilot lebih deskriptif dan detail.
- Pemenang: Seri.
Tabel Perbandingan Copilot vs Gemini AI 2025
| Kategori Pengujian | Microsoft Copilot | Google Gemini | Pemenang |
| Itinerary & Travel | Sederhana/Terbatas | Detail & Akurat | Gemini |
| Akurasi Geografis | Kurang Akurat | Terintegrasi Maps | Gemini |
| Desain & Visual | Kualitas Rendah | Estetik & Cepat | Gemini |
| Coding & Scripting | Sangat Handal | Banyak Error | Copilot |
| Trivia & Finansial | Detail | Ringkas | Seri |
Kesimpulan
Berdasarkan hasil pengujian di atas, Google Gemini terbukti lebih unggul dalam tugas kreatif, visual, analisis perjalanan, dan akurasi data harian. Hal ini menjadikannya asisten harian yang sangat konsisten bagi pengguna umum.
Di sisi lain, Microsoft Copilot tetap menjadi raja dalam urusan otomasi teknis dan penulisan skrip pemrograman. Jadi, pilihanmu tergantung pada kebutuhan: apakah kamu butuh “asisten kreatif” (Gemini) atau “asisten teknis” (Copilot)?
Baca Juga:





