Ratusan Karyawan Uber di PHK, Ini Penyebabnya!

in ,
Uber Dunia

Uber kini dikabarkan telah memangkas ratusan dari karyawan yang berada di bidang marketing. Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) tersebut diterapkan secara global.

Seperti yang Dafunda Tekno kutip dari CNN, salah satu penyedia layanan transportasi yang kini sudah mampu berada di saham IPO tersebut membenarkan mereka telah menghentikan sebanyak 400 karyawan dari total 1.200 di posisi marketing.

“Kami tidak melakukan perubahan ini lantaran tim marketing sudah tidak penting bagi Uber. Yang benar justru sebaliknya: kami melakukan perubahan karena ingin menunjukkan kekuatan, kesatuan dan visi yang dinamis kepada dunia lebih fokus dari sebelumnya,” ungkap CEO Uber, Dara Khosrowshahi.

PHK yang dilakukan kepada ratusan karyawan mungkin didasari adanya tekanan di bagian keuangan yang belum membaik. Mereka sebelumnya juga mengalami kerugian hingga USD 1,01 miliar di kuartal I tahun ini, sedangkan pertumbuhan kini sedikit melambat.

JANGAN LEWATKAN •
Uber Sediakan Ojek Helikopter& Begini Tarifnya

Mereka juga diprediksi masih akan mengalami kerugian miliaran dolar tahun depan. Seperti yang diungkapkan oleh Thuan Pham yang merupakan Chief Executive Uber, mereka masih membutuhkan beberapa tahun lagi untuk berada di profit yang stabil.

“Kami juga menghadapi para kompetitor lokal dimana saja yang ingin berekspansi secara besar-besaran untuk menumbuhkan bisnisnya, dan kami harus melawannya”

Uber sempat membuka layanan mereka di Indonesia. Namun, pada tahun 2018, perusahaan ini harus angkat kaki karena kalah bersaing dengan penyedia layanan transportasi lainnya seperti Go-jek dan Grab.