Microsoft secara resmi mengumumkan penghentian aplikasi pemindai dokumen populernya, Microsoft Lens. Terhitung sejak 9 Januari 2026, aplikasi ini telah dihapus dari Google Play Store dan tidak lagi tersedia bagi pengguna baru.
Meskipun saat ini masih tampak tersedia di Apple App Store untuk pengguna iOS, Microsoft berencana menarik seluruh dukungannya dalam waktu dekat guna mendorong pengguna beralih ke fitur integrasi di layanan OneDrive.
Batas Akhir Penggunaan Fitur Scan

Bagi kamu yang sudah mengunduh aplikasi ini sebelumnya, kamu masih bisa menggunakannya untuk sementara waktu. Namun, Microsoft telah menetapkan tenggat waktu yang ketat:
- 9 Januari 2026: Penghapusan dari toko aplikasi (Play Store & App Store).
- 9 Maret 2026: Fitur pemindaian dinonaktifkan sepenuhnya. Setelah tanggal ini, pengguna tidak bisa lagi membuat pindaian baru.
“Anda dapat terus memindai dokumen hingga 9 Maret 2026. Setelah itu, pindaian baru tidak dapat dibuat, namun Anda tetap bisa mengakses hasil pindaian sebelumnya selama aplikasi tidak dihapus,” tulis Microsoft dalam keterangan resminya.
Bagaimana Nasib Data Pindaian?
Bagi pengguna yang khawatir akan dokumen lama mereka, hasil pindaian yang tersimpan di folder My Scans masih bisa diakses. Namun, ada beberapa catatan penting:
- Aplikasi harus tetap terpasang di perangkat.
- Pengguna wajib login menggunakan akun Microsoft untuk mengakses data.
- Microsoft tidak lagi memberikan dukungan teknis atau pembaruan keamanan resmi.
Solusi Alternatif Microsoft Lens

Keputusan mempensiunkan Microsoft Lens terbilang mengejutkan, mengingat aplikasi ini memiliki rating tinggi 4,9/5 dengan lebih dari 50 juta unduhan. Namun, Microsoft ingin menyatukan ekosistem produktivitasnya.
Sebagai solusinya, Microsoft menyarankan pengguna untuk menggunakan fitur scan di aplikasi OneDrive. Fitur ini memiliki kemampuan serupa, termasuk konversi dokumen ke PDF, Word, atau PowerPoint secara langsung ke penyimpanan awan.
Aplikasi ini pertama kali lahir pada tahun 2014 dengan nama Office Lens di Windows Phone. Kesuksesannya membawa aplikasi ini ke Android dan iOS pada 2015 sebelum akhirnya berganti nama menjadi Microsoft Lens.
Sayangnya, perubahan kebijakan seperti kewajiban login dan otomatisasi unggah ke cloud sempat menuai kritik dari pengguna sebelum akhirnya resmi pensiun tahun ini.
Baca Juga:





