Pabrik Like Media Sosial Beneran Ada, Polisi Menyita 400 iPhone yang Mereka Gunakan

0
49

Jumlah Like merupakan standar kepopuleran yang diukur oleh kebanyakan netizen saat ini. Makin banyak jumlah Like, makin bagus pula pamor orang tersebut. Karenanya netizen mulai menggunakan berbagai cara untuk meningkatkan jumlah Like Facebook, Instagram, dan Youtube. Salah satu cara instan dan cepat untuk melakukannya adalah dengan membeli Like.

Sudah banyak diluar sana jasa yang menawarkan Like untuk dibeli,  sudah banyak pula yang tahu cara mendapatkanya. Tapi tidak banyak yang tahu bagaimana cara kerja penyedia jasa Like.

Dan Kasus yang Dafunda Tekno angkat kali ini mungkin bisa menjawab pertanyaan bagaimana cara mereka menjual Like Sosial Media dari pengguna asli. Polisi baru saja menggerebek tempat  komplotan yang menjual Like dengan cara yang cukup unik.

Kelompok yang Menjalankan Pabrik Like Media Sosial Digerebek Penegak Hukum

Pabrik Like Sosial Media Di gerebek

Seperti yang Kami lansir dari The Verge, kepolisian dan tentara Thailand telah menggerebek sebuah rumah yang di duga sebagai tempat bisnis Call Center Palsu untuk menipu orang. Dan yang didapat malah yang lebih unik lagi, rumah tersebut ternyata di gunakan sebagai tempat menjalankan pabrik Like Sosial media.

REKOMENDASI KAMI
5 Perusahaan Teknologi Ini Menawarkan Gaji Hingga Milyaran Rupiah

Video Penggebrekan Rumah Tempat Pabrik Like dan Penyitaan 400 Lebih iPhone

Dari hasil penyeledikan disimpulkan bahwa Pabrik Like ini menggunakan Bot Mitu untuk menaikkan jumlah Like dan Engagement berbagai produk online yang dijual di China. Untuk menjalankan aksinya, mereka menggunakan 474 Unit Apple iPhone yang terdiri dari iPhone 5S, 5C, dan 4S. Selain itu polisi juga menyita 347.200 kartu SIM yang mereka gunakan.

 

Keberadaan Pabrik Like Media sosial ini menjadi pelajaran tersendiri bagi pengembang. Walaupun saat ini masih di gunakan untuk Aplikasi WeChat saja, cara yang sama bisa saja di gunakan untuk Instagram, Facebook dan Youtube.