Berita TeknologiTeknoTrivia

Serangan DDoS Cloudflare 2025 Naik 170%, Indonesia Sumber Terbesar Dunia

Laporan Serangan DDoS Cloudflare 2025 tunjukkan kenaikan 170%. Indonesia Sumber Serangan DDoS nomor 1 global.

Aktivitas serangan distributed denial-of-service (DDoS) global menunjukkan lonjakan yang sangat tajam sepanjang tahun 2025. Laporan terbaru dari perusahaan keamanan internet terkemuka, Cloudflare, untuk kuartal ketiga (Q3) 2025 menyoroti peningkatan ekstrem yang mengkhawatirkan.

Secara keseluruhan, sepanjang tahun 2025 hingga bulan Oktober, Cloudflare mencatat telah berhasil memitigasi total 36,2 juta serangan DDoS. Angka ini merepresentasikan peningkatan sebesar 170% jika dibandingkan dengan total serangan DDoS yang berhasil ditangani Cloudflare sepanjang tahun 2024 penuh.

Peningkatan Tajam Serangan DDoS Cloudflare 2025 di Q3

Peningkatan Tajam Serangan DDoS Cloudflare 2025 di Q3
BPPTIK Komdigi

Khusus pada Q3 2025, Cloudflare secara otomatis mendeteksi dan meredam 8,3 juta serangan DDoS. Kenaikan ini sangat signifikan, yakni 15% secara kuartalan (Quarter-over-Quarter/QoQ) dan melonjak 40% secara tahunan (Year-over-Year/YoY). Laporan ini menunjukkan bahwa rata-rata, terjadi sekitar 3.780 serangan DDoS setiap jamnya di seluruh dunia.

Lonjakan Serangan DDoS Cloudflare 2025 ini mengindikasikan bahwa para aktor jahat semakin agresif dan menggunakan metode yang lebih terdistribusi untuk melumpuhkan target mereka, mulai dari layanan publik hingga perusahaan swasta.

Indonesia Sumber Serangan DDoS Nomor Satu di Dunia

Indonesia Sumber Serangan DDoS Nomor Satu di Dunia
Pixabay

Dari total serangan DDoS yang terjadi secara global, data Cloudflare menunjukkan bahwa tujuh dari sepuluh sumber serangan teratas berasal dari wilayah Asia.

Yang paling mengejutkan, Indonesia Sumber Serangan DDoS terbesar di dunia, dan telah menduduki peringkat nomor satu ini selama satu tahun penuh, terhitung sejak Q3 2024 hingga Q3 2025.

Data historis juga menunjukkan pertumbuhan yang sangat ekstrem bagi Indonesia sebagai pusat aktivitas serangan siber ini.

Dalam lima tahun terakhir, sejak Q3 2021, persentase permintaan serangan HTTP DDoS yang berasal dari Indonesia tercatat melonjak hingga 31.900%. Pertumbuhan masif ini menempatkan Indonesia pada posisi yang sangat krusial dalam peta ancaman siber global.

Setelah Indonesia, beberapa negara lain juga menyumbang jumlah serangan DDoS yang tinggi:

  1. Indonesia (Peringkat 1)
  2. Thailand (Peringkat 2)
  3. Bangladesh (Peringkat 3)
  4. Ekuador (Peringkat 4)
  5. Rusia (Peringkat 5)

Data Serangan DDoS Cloudflare 2025 ini menjadi peringatan bagi organisasi di seluruh dunia untuk memperkuat pertahanan mereka terhadap ancaman siber yang semakin masif dan kompleks.

Baca Juga:

Enable Notifications OK No thanks