Platform streaming musik raksasa asal Swedia, Spotify, kembali mengejutkan industri digital. Bukan soal musik atau podcast, kali ini Spotify secara resmi mengumumkan ekspansi bisnisnya ke dunia literasi cetak. Melalui kemitraan strategis dengan retailer buku online Bookshop.org, kini pengguna bisa langsung beli buku di Spotify tanpa harus berpindah aplikasi.
Langkah ini menandai transformasi besar Spotify dari sekadar layanan musik menjadi ekosistem konten literasi yang lengkap. Upaya Spotify jual buku fisik ini dipandang sebagai strategi jitu untuk menantang dominasi Amazon dan Apple di pasar buku global.
Integrasi Buku Fisik dan Digital

Fitur pembelian buku fisik ini akan meluncur secara bertahap mulai musim semi 2026, dengan target awal pengguna di Amerika Serikat dan Inggris. Dalam kolaborasi ini, Spotify berperan sebagai etalase utama, sementara Bookshop.org akan mengelola urusan logistik mulai dari penetapan harga, ketersediaan stok, hingga pengiriman barang ke tangan konsumen.
Kepercayaan diri Spotify didasarkan pada kesuksesan layanan audiobooks Spotify terbaru. Sejak meluncur dua tahun lalu, katalog audiobooks mereka telah menembus 500.000 judul di 22 pasar global. Data internal menunjukkan pertumbuhan pendengar baru naik signifikan sebesar 36 persen, yang membuktikan bahwa basis pengguna Spotify memiliki minat tinggi terhadap konten buku.
Mengenal Fitur Spotify Page Match

Tak hanya menjual produk fisik, Spotify juga memperkenalkan teknologi revolusioner bernama fitur Spotify Page Match. Fitur ini terancang untuk memberikan pengalaman hybrid antara membaca buku cetak dan mendengarkan audio.
Cara kerja Page Match sangat praktis:
- Pengguna cukup memindai halaman buku fisik atau e-book menggunakan kamera di aplikasi Spotify.
- Aplikasi secara otomatis akan menyelaraskan dan memutar bagian yang sama pada versi audiobook.
- Fitur ini juga mampu mengingat halaman terakhir yang kamu baca untuk dilanjutkan dalam format audio di lain waktu.
Spotify menargetkan fitur Page Match ini akan tersedia sepenuhnya untuk seluruh pengguna audiobooks pada 23 Februari 2026.
Penyesuaian Harga Langganan Spotify Premium 2026

Guna mendukung ekspansi fitur yang makin kaya, Spotify melakukan penyesuaian biaya layanan. Harga langganan Spotify Premium 2026 mengalami kenaikan sebesar 1 dolar AS menjadi 12,99 dolar AS di beberapa wilayah seperti Amerika Serikat, Estonia, dan Latvia.
Kenaikan ini dinilai sebanding dengan nilai tambah yang didapatkan pengguna, terutama dengan akses ke ratusan ribu judul buku premium dan fitur inovatif seperti Page Match.
Dengan kombinasi penjualan buku fisik, penguatan konten audio, dan teknologi sinkronisasi membaca, Spotify kian mengukuhkan posisinya sebagai “pusat literasi audio” dunia, melampaui identitas lamanya sebagai sekadar aplikasi pemutar lagu.
Baca Juga:





