eSportsGame

Aurora Gaming PH Juara M7 World Championship, Kalahkan AE 4-0

Aurora PH Juara M7 World Championship 2026 setelah menyapu bersih Alter Ego dengan skor 4-0 di final yang digelar di Jakarta.

Ambisi publik Indonesia untuk menyaksikan wakil Tanah Air mengangkat trofi M7 World Championship di depan pendukung sendiri harus berakhir pahit. Bertanding di partai final yang berlangsung di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, Minggu 25, Januari 2026, Alter Ego tak mampu membendung dominasi Aurora Gaming PH asal Filipina dan harus menyerah dengan skor telak 0-4.

Hasil ini sekaligus memperpanjang catatan puasa gelar tim Indonesia di panggung tertinggi Mobile Legends dunia. Di sisi lain, kemenangan Aurora PH kembali menegaskan kuatnya dominasi tim-tim Filipina yang hingga kini masih sulit ditumbangkan.


Hasil Aurora PH Juara M7 World Championship

MPL Indonesia/Youtube

Alter Ego sempat membuka keunggulan lewat first blood. Namun, Aurora PH dengan cepat membalas lewat penguasaan objektif, termasuk perfect turtle yang memberi keuntungan signifikan sejak early game. Permainan agresif kedua tim terlihat dari saling balas kill.

Momentum krusial terjadi pada menit ke-10 saat perebutan Lord pertama. Aurora PH keluar sebagai pemenang dan sukses mengamankan Lord, meski Alter Ego masih mampu bertahan. Namun, pada perebutan Lord kedua di menit ke-13, Aurora kembali unggul dan langsung menutup game pertama dalam 15 menit 04 detik dengan skor kill 15-8 untuk keunggulan 1-0.

Game kedua berjalan lebih lambat di awal. Alter Ego berhasil mengamankan turtle pertama, namun Aurora PH merebut momentum pada perebutan turtle berikutnya sekaligus mencatatkan first blood.

Sejak saat itu, Aurora tampil tanpa celah. Mereka mendominasi turret, memenangkan war, dan mengamankan dua Lord secara beruntun. Meski Alter Ego mampu menahan tekanan sementara, perebutan Lord ketiga menjadi penentu. Dengan keunggulan gold yang besar, Aurora PH mengakhiri game kedua dalam 16 menit 05 detik dengan skor kill 20-5 dan unggul 2-0.

Aurora Semakin Mendominasi

Aurora Ph Juara M7
Image: @lukmention/Lukmannil Hakim

Kepercayaan diri Aurora PH semakin terlihat di game ketiga. Mereka langsung mengamankan first blood dan turtle pertama, lalu terus menekan Alter Ego tanpa henti. Keunggulan gold mencapai 7.000 pada menit ke-10, membuat Aurora bebas mengendalikan jalannya pertandingan.

Lord pertama diamankan tanpa perlawanan berarti dan langsung dimanfaatkan untuk menghancurkan base Alter Ego. Game ketiga berakhir cepat dalam waktu 10 menit 55 detik dengan skor kill mencolok 15-2, mengubah kedudukan menjadi 3-0.

Game terakhir kembali dibuka dengan dominasi Aurora PH. Mereka mengamankan first blood, turtle, dan bahkan mencatatkan perfect turtle. Keunggulan ini membuat Alter Ego terus tertekan dari segi gold dan map control.

War besar jelang Lord pertama menjadi pukulan telak bagi Alter Ego setelah tiga pemain mereka tumbang. Meski Lord sempat AE tahan, Aurora PH tetap mampu menekan hingga menghancurkan base lawan. Game keempat ditutup dalam 11 menit 25 detik dengan skor kill 17-7, sekaligus memastikan kemenangan mutlak 4-0.

Dengan hasil ini Aurora Gaming PH dinobatkan sebagai juara M7 World Championship untuk pertama kalinya, dan memastikan trofi M-series kembali ke tanah Filipina.


Perjalanan Alter Ego Tetap Layak Dapat Apresiasi

Alter Ego di GF M7 World Championship
Image: MLBB Esports

Walau gagal di final, langkah Alter Ego sepanjang M7 World Championship patut mendapatkan apresiasi. Mereka sukses menyingkirkan ONIC Esports di fase Knockout dan menunjukkan mental kuat saat bertarung dari Lower Bracket, meski akhirnya kembali dihentikan oleh Aurora PH.

Sementara itu, bagi Aurora Gaming PH, kemenangan ini menjadi tonggak sejarah. Mereka resmi mencatatkan diri sebagai juara baru M-Series, dengan kemenangan 4-0 yang juga menjadi salah satu final paling timpang dalam sejarah turnamen. Hasil ini kembali menegaskan bahwa jarak kekuatan antara Filipina dan Indonesia masih menjadi pekerjaan rumah besar bagi skena Mobile Legends Tanah Air.

Baca Juga: