Memasuki awal 2026, Chorus Worldwide selaku publisher seri novel visual Coffee Talk dan Coffee Talk Episode 2: Hibiscus & Butterfly karya Toge Productions resmi mengumumkan jadwal rilis game terbaru mereka, Coffee Talk Tokyo. Judul ini semula rencananya meluncur pada Maret 2026, namun jadwal tersebut mengalami perubahan. Chorus Worldwide memastikan game ini akan rilis pada 21 Mei 2026.
Setelah kesuksesan dua seri sebelumnya, Toge Productions mencoba menghadirkan suasana yang berbeda dengan menjadikan Tokyo sebagai latar utama. Pendekatan ini memberi warna baru pada semesta Coffee Talk tanpa meninggalkan ciri khas narasi yang hangat dan reflektif.
Sekilas tentang Coffee Talk Tokyo

Dalam Coffee Talk Tokyo, pemain berperan sebagai seorang barista yang mengelola kedai kopi di sudut kota Tokyo Alternatif, sebuah dunia yang dihuni manusia dan makhluk mitologi Jepang.
Di balik secangkir kopi, pemain akan mendengarkan kisah para pelanggan baik manusia maupun yokai yang duduk bersama, berbagi cerita, dan membahas isu kehidupan lintas ras serta perbedaan generasi di tengah hiruk-pikuk kota.
Nuansa santai kembali diperkuat dengan hadirnya Andrew “AJ” Jeremy sebagai komposer, yang menyuguhkan musik lo-fi lembut khas Coffee Talk. Dari sisi gameplay, pemain tak hanya meracik minuman klasik, tetapi juga bisa mencoba menu baru seperti es hojicha serta berkreasi dengan latte art menggunakan stencil tabur, memberikan sentuhan personal di setiap sajian.
Saat ini, demo Coffee Talk Tokyo sudah tersedia di Steam. Game ini nantinya bisa kamu mainkan di berbagai platform, termasuk PC (Steam), Nintendo Switch, serta Xbox Series S dan X.
Dengan latar Tokyo yang penuh nuansa urban dan sentuhan mitologi Jepang, Coffee Talk Tokyo menjanjikan pengalaman baru yang tetap hangat dan menenangkan khas seri Coffee Talk.
Perpaduan cerita personal, musik lo-fi yang menenangkan, serta kebebasan meracik minuman membuat game ini patut jadi pilihan oleh penggemar lama maupun pemain baru. Dengan jadwal rilis pada 21 Mei 2026, Coffee Talk Tokyo siap menjadi teman santai di tengah hiruk-pikuk kehidupan digital.
Baca Juga:





