Berita GameGameGame List

10 Game Disturbing yang Dilarang Rilis karena Dinilai Terlalu Dark

Inilah aftar game paling disturbing yang dibanned karena konten terlalu gelap, kontroversial, dan melampaui batas moral industri game.

Banyak game horor yang dibanned karena dinilai terlalu disturbing dan dark. Mulai dari kekerasan ekstrem, eksploitasi tragedi nyata, hingga konsep yang sejak awal menuai kontroversi, game-game ini bukan sekadar “menyeramkan”, tetapi benar-benar menghapus garis batas moral.

Inilah game yang dilarang karena terlalu disturbing dan sebelum membacanya pastikan kamu telah mengetahui bahwa ada peringatan konten sensitif. Perbedaan regulasi antar negara, terutama Jepang dan Barat juga menjadi faktor penting dalam munculnya game-game kontroversial ini.


Daftar Game Disturbing dan Dark

10. Horses

IGN/Youtube

Horses memuat unsur kekerasan fisik, tekanan psikologis, mutilasi, darah, perbudakan, penyiksaan, pelecehan, hingga tema bunuh diri. Bahkan dari cuplikan gameplay di trailer saja, game ini sudah menimbulkan rasa tidak nyaman bagi sebagian penonton karena atmosfernya yang sangat disturbing.

Meski gagal rilis di Steam dan Epic Games Store, pengembang Horses tetap menemukan jalur distribusi lain. Game ini bisa terbit di GOG dan itch.io, dua platform yang dikenal lebih terbuka terhadap game indie eksperimental

9. Lolita Syndrome (1983)

Lolita Syndrome
Image: NEC PC

Dirilis oleh Enix untuk NEC PC-8801, Lolita Syndrome kerap disebut sebagai salah satu game paling kelam dalam sejarah industri game. Pemain menjelajahi sebuah rumah berisi karakter gadis di bawah umur yang terjebak dalam permainan mematikan.

Setiap ruangan menghadirkan mini-game bernuansa sadis, dengan imbalan ilustrasi erotis jika berhasil. Kombinasi kekerasan, eksploitasi, dan tren “Lolicon Boom” era 1980-an membuat game ini menuai kecaman luas dan sebagai simbol sisi tergelap game klasik Jepang.

8. Harvester (1996)

Game Disturbing
Image: Steam

Selanjutnya, Harvester adalah game point-and-click horor yang berlatar kota fiktif penuh kekerasan dan ritual sesat. Pemain berperan sebagai Steve, pria amnesia yang perlahan terjebak dalam kultus mengerikan bernama “The Order of the Harvest Moon”.

Kontennya penuh dengan darah, kanibalisme, dan visual mengganggu, termasuk penggunaan aktor sungguhan. Tak heran, game ini tidak boleh rilis di beberapa negara seperti Jerman dan terus menjadi salah satu game paling kontroversial tahun 90-an.

7. RapeLay (2006)

Game Disturbing
Image:

RapeLay adalah game dewasa kontroversial yang menampilkan kekerasan seksual ekstrem, termasuk terhadap karakter di bawah umur. Pemain mengendalikan tokoh antagonis dengan mekanik yang dianggap meromantisasi kekerasan seksual.

Setelah menuai kecaman internasional, game ini mendapat larangan di berbagai negara dan akhirnya penerbit menarik game ini dari peredaran. Hingga kini, RapeLay kerap menjadi contoh batas ekstrem yang seharusnya tidak boleh hadir di industri game.

6. . Ethnic Cleansing (2002)

Selanjutnya, game ini rilis oleh kelompok supremasi kulit putih, Ethnic Cleansing adalah game FPS dengan konten rasis eksplisit. Pemain berperan sebagai anggota kelompok ekstremis yang menyerang minoritas.

Game ini menuai kecaman global dan segera dilarang dari berbagai platform. Meski kualitas teknisnya rendah, dampak sosialnya katanya sangat berbahaya.

5. Splatter School (2012)

Splatter School (2012)
Image: Square Faction

Splatter School adalah game side-scroller yang menggabungkan horor, gore, dan konten seksual ekstrem. Pemain mengendalikan siswi SMA yang harus bertahan dari monster mengerikan di sekolahnya.

Game ini terkenal karena visual “guro” dan animasi game over yang sangat mengganggu, menjadikannya salah satu game dewasa paling ekstrem yang pernah ada.

4. 177 (1986)

Game Disturbing
Image: NEC PC

Game ini bahkan sempat ditarik langsung oleh pemerintah Jepang. Judul 177 merujuk pada pasal hukum pidana Jepang tentang pemerkosaan, dengan gameplay yang meniru aksi pengejaran korban.

Kontennya memicu kemarahan publik dan politisi, hingga akhirnya harus ada revisi. 177 menjadi simbol buruknya regulasi game dewasa di era 80-an.

3. Blue Whale Challenge

Berbeda dari game konvensional, Blue Whale Challenge adalah fenomena online yang dikaitkan dengan tantangan berbahaya dan bunuh diri remaja. Meski keasliannya masih menjadi perdebatan, dampaknya nyata dan memicu kepanikan global.

Banyak negara mengambil langkah pencegahan dengan memblokir konten terkait dan meningkatkan kampanye kesehatan mental.

2. UACLABS.WAD

The Game Center
Image: The Game Center

UACLABS.WAD adalah mod Doom II buatan Eric Harris, salah satu pelaku tragedi Columbine. Mod ini terkenal karena desain level yang brutal dan atmosfer nihilistik.

Setelah tragedi tersebut, komunitas Doom menjauhkan diri dari mod ini dan melarang peredarannya, menjadikannya artefak digital yang menyeramkan.

1. SCMRPG (2005)

Scmrpg (2005)
Image: Dailymotion

Terakhir, SCMRPG adalah game RPG 16-bit yang merekonstruksi tragedi penembakan sekolah Columbine. Pemain mengendalikan pelaku tragedi sebelum masuk ke dunia surreal di neraka.

Meski klaimnya sebagai kritik sosial, game ini menuai kemarahan publik dan akhirnya tidak boleh rilis dan ada penarikan distribusi dari kompetisi indie besar. Hingga kini, SCMRPG jadi salah satu game paling kontroversial sepanjang masa.

Baca Juga: