5 Cara Mencegah Hoaks Tentang Virus Corona di WhatsApp

in ,
Cara Mencegah Berita Hoaks Virus Corona Di Whatsapp Dengan Mudah
Cara Mencegah Berita Hoaks di WhatsApp Tentang Virus Corona | Twitter.com

Saat ini masyarakat Indonesia tengah menghadapi bahaya pandemi dari virus corona. Bahkan tidak sedikit kabar palsu dan hoaks tentang corona yang tersebar tanpa kunjung henti.

Salah satu platform yang cukup sering digunakan untuk menyebar kabar palsu atau hoaks COVID-19 yaitu di WhatsApp. Namun kini WhatsApp ada tips jitu untuk menangkalnya. Salah satu dengan global Pusat Informasi COVID-19, WhatsApp bekerja sama dengan World Health Organization (WHO). Selanjutnya dengan United Nations Children’s Fund (UNICEF) dan United Nations Development Programme (UNDP).

Selain itu, WhatsApp juga telah memberikan donasi sebanyak 1 juta dolar AS atau Rp 15,2 miliar untuk Jaringan Internasional Penguji Fakta (International Fact-Checking Network/IFCN) yang menjangkau 100 organisasi di 45 negara. Indonesia termasuk ke dalam jaringan IFCN adalah Mafindo.

Dengan menggunakan dana tersebut, IFCN berharap mampu menemukan cara untuk menghentikan penyebaran hoaks tentang kesehatan di pesan WhatsApp. Disamping itu juga menyediakan alat untuk mendeteksi dan mematahkan informasi hoaks di dalam aplikasi pesan tersebut.

Cara Mencegah Hoaks Tentang Virus Corona di WhatsApp

WhatsApp juga mengatakan beberapa cara untuk mencegah serta mengenali informasi hoaks yang beredar di aplikasinya tentang virus corona. Mungkin kamu bisa ikuti beberapa langkah berikut ini.

1. Mengenal berita palsu

Saat menerima pesan tentang virus corona, perhatikan dulu tanda-tanda yang membantu kamu untuk memutuskan apakah informasi itu benar atau palsu. Misalnya pesan itu diteruskan tanpa ada sumber dan bukti. Baik itu foto, video atau rekaman suara yang direkayasa untuk membuat panik semua orang.

2. Berhenti atau memikirkan ulang sebelum forward pesan WhatsApp

Pesan yang berlabel ‘Diteruskan’ (Forwarded) bisa membantu kamu untuk mengetahui apakah pesan tersebut ditulis oleh teman atau kerabat dekat. Atau pesan tersebut dari orang lain.

Saat pesan diteruskan dari satu pengguna ke pengguna lain lebih dari lima kali, pesan tersebut akan ditandai dengan ikon ‘panah ganda’. Menunjukkan pesan tersebut masuk ke dalam ‘Banyak Diteruskan’ (Highly Forwarded). Sehingga ada kemungkinan berpotensi mengandung hoaks.

3. Bantu menghentikan penyebaran

Apabila kamu telah menyadari pesan atau informasi tentang virus corona tersebut tidak benar atau sudah diklaim oleh medis resmi. Maka tanyakan kepada si pengirim apakah mereka telah memverifikasi informasi atau tidak.

Jangan pernah meneruskan pesan tersebut dikarenakan orang lain yang meminta untuk melakukannya. Sekalipun orang tersebut adalah teman atau saudaramu.

4. Tinjau ulang atau bandingkan dengan sumber lain

Cari dulu fakta secara online, atau kamu bisa googeling terkait berita yang kamu terima tersebut. Kamu bisa cek di situs yang terpercaya, seperti WHO, Kementerian Kesehatan, atau berita terpercaya untuk mengetahui ceritanya berasal. Kamu juga dapat meminta verifikasi pesan dengan mengirimkan ke nomor WhatsApp Mafindo 0859 – 2160 – 0500.

5. Lapor segera akun pengguna yang terbukti membagikan informasi tidak akurat

Selain beberapa tips di atas, terakhir kamu juga bisa melaporkan konten, kontak, grup yang memiliki masalah di WhatsApp. Cara melaporkan kamu dapat mengunjungi Pengaturan/Setelan Bantuan Hubungi Kami.

WhatsApp kini sudah bekerja sama dengan Kementrian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) untuk mengembangkan chatbot yang mampu memberikan informasi resmi tentang COVID-19. Layanan tersebut sudah aktif di nomor +6281133399000 di ponsel atau klik di tautan ini https://wa.ne/6281133399000.