Microsoft resmi memperkenalkan chip AI Microsoft Maia 200, silikon Kecerdasan Buatan generasi kedua yang diklaim sebagai perangkat keras pihak pertama dengan kinerja tertinggi di industri saat ini.
Terancang menggunakan teknologi fabrikasi 3nm yang canggih, chip ini menjadi tulang punggung baru bagi infrastruktur AI Microsoft untuk menghadapi era model bahasa besar yang kian masif.
Performa Chip AI Maia 200

Chip AI Microsoft terbaru 2026 ini membawa peningkatan spesifikasi yang sangat signifikan. Maia 200 berbekal dengan sistem memori 216GB HBM3e dengan kecepatan transfer data fantastis mencapai 7 TB/s. Teknologi ini memastikan model AI besar tetap bekerja secara optimal tanpa hambatan (bottleneck).
Dalam hal performa, Microsoft memberikan persaingan ketat di pasar global. Berikut adalah perbandingan Maia 200 dengan kompetitor utamanya:
| Fitur Utama | Microsoft Maia 200 | Amazon Trainium 3 | Google TPU Gen-7 |
| Fabrikasi | 3nm | 5nm / 4nm | 4nm |
| Kapasitas Memori | 216GB HBM3e | 128GB HBM3 | 144GB HBM3e |
| Kecepatan Transfer | 7 TB/s | 4 TB/s | 5.5 TB/s |
| Kinerja FP4 | 10 PetaFLOPS | 3.3 PetaFLOPS | 4.1 PetaFLOPS |
Microsoft menjelaskan bahwa Maia 200 adalah sistem inferensi paling efisien yang pernah mereka ciptakan, dengan efisiensi biaya 30% lebih baik daripada perangkat keras generasi sebelumnya.
Spesifikasi Chip AI Microsoft Maia 200

Setiap unit chip AI Microsoft Maia 200 menampung lebih dari 140 miliar transistor untuk menangani komputasi presisi rendah yang kompleks. Chip ini mampu memberikan performa lebih dari 10 petaFLOPS pada presisi 4-bit, memberikan ruang yang lebih luas bagi pengembangan model AI masa depan seperti GPT-5.2 dari OpenAI.
Untuk menjaga kestabilan suhu saat menangani beban kerja tinggi, Microsoft menyematkan sistem pendingin cair closed-loop generasi kedua. Berkat validasi sistem end-to-end yang matang, proses implementasi chip dari pabrik ke pusat data kini bisa dua kali lebih cepat.
Saat ini, Maia 200 telah resmi digunakan di pusat data Microsoft wilayah US Central yang berlokasi di Iowa. Ke depannya, chip AI Microsoft terbaru 2026 ini juga akan segera memperkuat wilayah US West 3 di Arizona.
Selain untuk mendukung partner eksternal seperti OpenAI, tim internal Microsoft akan memanfaatkan kekuatan Maia 200 untuk pembuatan data sintetis serta proses reinforcement learning (pembelajaran penguatan) bagi model AI generasi berikutnya.
Baca Juga:





