MacBook Neo resmi diperkenalkan Apple pada 4 Maret 2026 sebagai laptop Mac paling terjangkau yang pernah mereka tawarkan. Perangkat ini diposisikan untuk menjangkau pengguna yang selama ini lebih memilih laptop Windows murah atau Chromebook karena faktor harga.
Dengan banderol sekitar 500 dolar AS (Rp8,4 jutaan), laptop ini menjadi pintu masuk termurah ke ekosistem macOS. Namun, harga yang rendah membuat Apple harus melakukan sejumlah penyesuaian pada spesifikasi MacBook Neo.
Beberapa fitur khas MacBook sengaja dipangkas agar biaya produksi tetap terkendali. Berikut adalah 5 kekurangan MacBook Neo yang patut kamu pertimbangkan sebelum meminangnya!
5 Kekurangan MacBook Neo

1. Menggunakan Chip iPhone, Bukan Seri M
Salah satu perbedaan paling mencolok adalah prosesornya. Alih-alih memakai chip seri M, Apple menyematkan chip A18 Pro yang juga digunakan pada iPhone 16 Pro.
Meski efisien, chip ini dirancang untuk smartphone, bukan untuk beban kerja laptop yang berat. Versi GPU-nya pun sedikit dipangkas, sehingga untuk tugas seperti editing video, kinerjanya tidak akan sekuat MacBook Air.
2. RAM Terbatas 8 GB dan Tidak Bisa Upgrade
Kapasitas memori menjadi isu penting pada MacBook Neo. Laptop ini hanya dibekali RAM 8 GB tanpa opsi peningkatan.
Selain kapasitasnya kecil, bandwidth memorinya hanya 60 GB/detik, jauh di bawah MacBook Air. Ini bisa menjadi kendala jika kamu sering membuka banyak tab browser atau menjalankan aplikasi berat sekaligus.
3. Spesifikasi Layar yang Dipangkas
Meskipun menyandang nama “Liquid Retina Display”, layar 13 inci pada spesifikasi MacBook Neo kehilangan beberapa fitur premium.
Laptop ini hanya mendukung ruang warna sRGB (bukan P3) dan tidak memiliki fitur True Tone. Bahkan, sensor cahaya sekitar juga tidak ada, sehingga kecerahan layar tidak bisa menyesuaikan secara otomatis.
4. Absennya Port Pengisian MagSafe
Salah satu kekurangan MacBook Neo yang cukup terasa adalah hilangnya port MagSafe. Sebagai gantinya, kamu hanya bisa mengisi daya melalui USB-C.
Dari dua port yang tersedia, hanya satu yang mendukung kecepatan USB 3 (10 Gbps), sementara lainnya masih menggunakan standar USB 2 yang sangat lambat untuk transfer data modern.
5. Keyboard Tanpa Backlight dan Trackpad Fisik
Demi menekan harga, Apple menghilangkan lampu latar (backlight) pada keyboard MacBook Neo. Hal ini tentu menyulitkan saat mengetik di ruangan redup.
Selain itu, trackpad-nya masih menggunakan tipe mekanis fisik multi-touch biasa, bukan Force Touch yang responsif terhadap tekanan. Fitur keamanan Touch ID pun hanya tersedia jika kamu membeli varian penyimpanan yang lebih tinggi.
MacBook Neo hadir dengan empat warna menarik: Blush, Indigo, Silver, dan Citrus. Jika kebutuhanmu hanya sebatas browsing dan mengetik, laptop Apple termurah ini mungkin sudah cukup.
Namun, jika kamu mencari pengalaman MacBook yang sesungguhnya dengan fitur lengkap, mempertimbangkan MacBook Air bekas atau model terbaru tetap menjadi pilihan yang lebih bijak.
Baca Juga:




