Berita GameGameNintendo

Kini Tuna Netra Dapat Memainkan Game Balap Dengan Bantuan Sistem RAD!

Video Game merupakan suatu hal yang sangat bermanfaat bagi manusia sebagai sarana hiburan. Melalui visualisasi di layar, gamer akan sangat terhibur dengan adanya video game. Namun, bagaimana jika seorang tuna netra ingin bermain game? Mereka tidak dapat melihat visualisasi video game melalui layar, lalu bagaimana cara kerjanya agar mereka dapat menikmati video game tersebut?

Racing Auditory Display (RAD) Memungkinkan Tuna Netra Memainkan Game Balap

Baru – baru ini, Brian A. Smith berhasil menemukan sistem baru dalam video game yang bernama Racing Auditory Display (RAD)Sistem yang menggunakan teknik multiple sonification tersebut mampu memberikan sensasi bermain game dimana pemain hanya mendengarkan suara – suara “peringatan”. Melalui teknologi RAD ini, tuna netra mampu bermain video game sama halnya seperti orang yang normal. Mereka akan mengetahui dengan jelas bagaimana mobil yang dikendarainya sedang berjalan di lajur yang benar bahkan mengetahui mobil mereka sedang menabrak sesuatu.

Teknik multiple sonification mempunyai dua teknik utama yaitu, sistem sound slider dan turn indicator. Berkat kedua teknik ini, tuna netra dapat mengetahui keadaan sekitar sehingga gamer dapat mengetahui kapan dia harus mengerem, kemudian informasi kecepatan mobil, informasi jarak untuk belokan selanjutnya serta posisi mobil saat ini. Sehingga, tuna netra tetap dapat bermain meskipun tanpa melihat layar.

Rad Game Min
Brian mensimulasikan Racing Auditory Display | cs.columbia.edu

 

Memang game RAD ini didesain lebih simpel dari video game untuk orang normal. Ia mengklaim bahwa RAD merupakan sistem yang pertama kali dapat membuat tuna netra memainkan sebuah video game balap.

“Racing Auditory Display (RAD) adalah sistem pertama kali yang membuat tuna netra mampu bermain game racing dengan grafik 3D, display kendaraan yang real serta arena balap yang komplek.” Kata Brian, dikutip dari Tech Crunch.

Saat ini game yang ditujukan untuk para penyandang tuna netra harus dikembangkan. Sebelumnya, ada game Nitendo Switch bernama 1-2 Switch yang juga ternyata mampu dimainkan oleh tuna netra. Meskipun, game ini bukan ditujukan untuk tuna netra.

Rencananya, sistem RAD akan dipamerkan dalam acara konferensi bulan April mendatang. Harapannya akan muncul game – game balap yang menggunakan RAD kedepannya.

What's your reaction?

Related Posts

Leave Comment