Valve akhirnya mengonfirmasi bahwa salah satu dari tiga perangkat keras terbaru mereka, yaitu Steam Controller, akan resmi dirilis pada 4 Mei 2026. Pengumuman ini sekaligus memperkuat berbagai bocoran yang sempat beredar beberapa hari sebelumnya, termasuk informasi harga dan detail fitur yang sempat muncul di internet.
Perangkat ini pertama kali diperkenalkan bersamaan dengan dua produk lain, yaitu Steam Machine dan Steam Frame, dalam pengumuman besar Valve pada November 2025. Dari ketiga perangkat tersebut, Steam Controller menjadi yang pertama benar-benar siap meluncur ke pasar.
Menurut konfirmasi resmi dari Valve, Steam Controller akan dijual dengan harga $99 USD. Harga ini sedikit lebih tinggi dari rencana awal, namun perusahaan menyebut ada beberapa faktor global yang memengaruhi keputusan tersebut.
Bocoran Terbukti Akurat, Valve Akhirnya Angkat Bicara!
Sebelum pengumuman resmi ini, sejumlah laporan dari media seperti The Verge sudah lebih dulu mengungkap berbagai detail terkait Steam Controller. Kini, Valve memastikan bahwa sebagian besar informasi yang bocor tersebut memang benar.
Dalam wawancara dengan IGN, programmer Valve, Pierre-Loup Griffais, menjelaskan bahwa timnya saat ini masih fokus menyelesaikan pengembangan hardware lainnya.
Ia menyebut bahwa untuk Steam Machine dan Steam Frame, Valve belum memiliki timeline pasti yang bisa diumumkan ke publik.
“Kami belum memiliki detail jadwal rilis yang bisa dibagikan saat ini. Tapi kami terus bekerja keras untuk merampungkannya, dan kemungkinan akan ada kabar dalam waktu dekat,” ujar Griffais.
Steam Machine dan Steam Frame Masih dalam Pengembangan

Meski Steam Controller sudah siap rilis, dua perangkat lainnya masih berada dalam tahap pengembangan. Valve sebelumnya menargetkan ketiga perangkat ini bisa hadir di tahun 2026, namun situasi global membuat rencana tersebut cukup menantang.
Salah satu faktor terbesar adalah krisis memori yang masih melanda industri teknologi. Masalah ini tidak hanya berdampak pada Valve, tetapi juga pada banyak produsen hardware di seluruh dunia.
Griffais menjelaskan bahwa Valve kini berusaha menghindari ketergantungan pada satu pemasok komponen saja. Mereka bekerja sama dengan berbagai produsen untuk menjaga stabilitas produksi dan menghindari gangguan rantai pasokan.
Strategi ini dianggap penting agar Valve bisa menjaga ketersediaan produk di pasar sekaligus menekan potensi kenaikan harga yang terlalu tinggi bagi konsumen.
Fitur dan Detail Steam Controller!
Selain tanggal rilis dan harga, ada beberapa detail menarik terkait Steam Controller yang juga telah dikonfirmasi secara resmi.
Pertama, Valve bekerja sama dengan iFixit untuk menyediakan suku cadang serta panduan perbaikan. Ini berarti pengguna bisa memperbaiki perangkat mereka sendiri dengan lebih mudah, sesuatu yang jarang ditawarkan oleh produsen hardware besar.
Kedua, Valve berencana menambahkan fitur baru di dashboard Steam yang memungkinkan pengguna memantau kondisi baterai controller secara lebih detail. Fitur ini masih dalam tahap pengembangan, namun diharapkan sudah tersedia saat atau setelah peluncuran.
Ketiga, Valve mengaku telah menyiapkan stok dalam jumlah besar untuk menghadapi tingginya permintaan saat perilisan. Meski begitu, mereka tetap berhati-hati dan tidak menjamin bahwa pasokan akan sepenuhnya memenuhi permintaan di awal peluncuran.
Namun, perusahaan memastikan bahwa mereka siap meningkatkan produksi jika diperlukan.
Harga Naik karena Biaya Logistik Global
Menariknya, harga $99 USD yang ditetapkan untuk Steam Controller ternyata lebih tinggi dibandingkan rencana awal Valve. Kenaikan ini tidak lepas dari kondisi global, khususnya dalam hal biaya produksi dan distribusi.
Valve mengungkapkan bahwa biaya pengiriman, baik melalui jalur laut maupun udara, mengalami peningkatan signifikan dalam satu tahun terakhir. Hal ini disebabkan oleh naiknya harga bahan bakar dan gangguan logistik global.
Selain itu, krisis komponen seperti RAM juga turut berkontribusi terhadap meningkatnya biaya produksi. Kombinasi faktor-faktor ini akhirnya memaksa Valve untuk menyesuaikan harga jual agar tetap realistis.
Awal Positif untuk Ambisi Hardware Valve
Peluncuran Steam Controller menjadi langkah penting bagi Valve dalam mengembangkan ekosistem hardware mereka. Setelah sebelumnya dikenal sebagai perusahaan software dan platform distribusi game, Valve kini semakin serius memasuki pasar perangkat keras.
Meski Steam Machine dan Steam Frame masih belum memiliki jadwal pasti, kehadiran Steam Controller memberikan sinyal positif bahwa proyek ini benar-benar berjalan.
Valve sendiri optimis bahwa mereka akan segera membagikan informasi lebih lanjut terkait dua perangkat lainnya dalam waktu dekat.
Dengan rilis yang semakin dekat, Steam Controller menjadi salah satu perangkat yang cukup dinantikan di tahun 2026. Dukungan fitur perbaikan mandiri, peningkatan sistem monitoring, serta kesiapan stok menjadi nilai tambah yang cukup menarik.
Sementara itu, nasib Steam Machine dan Steam Frame masih menunggu kejelasan. Namun jika melihat progres yang ada, bukan tidak mungkin Valve akan segera mengumumkan kabar besar berikutnya dalam waktu dekat.



