Genre horor selalu punya daya tarik tersendiri di industri game. Sensasi tegang, suasana mencekam, hingga kejutan tak terduga membuat pemain terus kembali untuk merasakan adrenalin yang berbeda. Tak heran jika banyak seri game horor populer bertahan selama bertahun-tahun dan bahkan berkembang menjadi waralaba legendaris dengan jutaan penggemar di seluruh dunia.
Dari survival horror klasik yang penuh amunisi terbatas hingga horor psikologis yang mengandalkan atmosfer dan cerita emosional, setiap seri menghadirkan ciri khasnya masing-masing. Beberapa fokus pada aksi dan monster ikonik, sementara yang lain menonjolkan eksplorasi sunyi dengan tekanan mental yang intens.
Daftar Seri Game Horor Populer
Berikut daftar seri game horor paling populer lengkap dengan informasi tambahan yang membuatnya begitu berkesan.
1. Resident Evil

Sebagai pionir survival horror modern dari Capcom, seri ini pertama kali rilis pada 1996. Resident Evil adalah seri game survival horror ikonik terkenal dengan elemen teka-teki, manajemen sumber daya, dan zombi. Berfokus pada konspirasi biologis Umbrella Corporation, seri ini telah berevolusi dari fixed-camera ke third-person (RE4) hingga first-person (RE7 & Village).
Resident Evil 2 Remake (2019) dan Resident Evil 4 menjadi tonggak penting karena memadukan horor, aksi, serta eksplorasi puzzle. Seri ini juga dikenal dengan karakter ikonik seperti Leon S. Kennedy, Jill Valentine, dan Chris Redfield.
2. Silent Hill

Seri horor psikologis legendaris dari Konami ini menekankan teror emosional dan simbolisme mendalam. Silent Hill 2 sering dianggap mahakarya karena mengeksplorasi rasa bersalah dan trauma secara intens, ditambah desain monster yang merepresentasikan kondisi mental karakter.
Seri utamanya meliputi Silent Hill (1999), 2 (2001), 3 (2003), 4: The Room (2004), Origins (2007), Homecoming (2008), Shattered Memories (2010), Downpour (2012), dan Silent Hill f (2025)
3. Outlast

Dikembangkan Red Barrels, seri ini populer karena konsep tanpa senjata. Pemain hanya dibekali kamera night vision untuk bertahan hidup di lingkungan seperti rumah sakit jiwa atau desa kultus fanatik, menciptakan rasa tegang konstan.
Berikut adalah seri game Outlast berdasarkan urutan rilis: Outlast (2013), Outlast: Whistleblower (2014), Outlast 2 (2017), dan The Outlast Trials (2024).
4. Amnesia

Seri game horor Amnesia merupakan franchise survival horror legendaris yang dikembangkan oleh Frictional Games. Waralaba ini terkenal berkat mekanisme hide-and-seek, di mana pemain harus bersembunyi dari ancaman tanpa bisa melawan, serta sistem pengelolaan kegelapan yang memengaruhi kondisi mental karakter.
Dimulai dari Amnesia: The Dark Descent pada 2010, seri ini kemudian berkembang dengan menghadirkan beberapa judul lain seperti A Machine for Pigs (2013), Rebirth (2020), hingga entri terbarunya The Bunker (2023). Setiap game dalam seri ini menonjolkan atmosfer yang intens, nuansa psikologis mendalam, serta pendekatan horor yang mengandalkan ketegangan dibanding aksi.
5. Five Nights at Freddy’s (FNAF)

Seri game horor Five Nights at Freddy’s (FNAF) merupakan franchise survival horror terkenal ciptaan Scott Cawthon. Dalam game ini, pemain biasanya berperan sebagai penjaga malam yang harus bertahan hidup dari teror animatronik berhantu.
Seri utamanya telah menghadirkan lebih dari 11 judul, mulai dari FNAF (2014) hingga Secret of the Mimic (2025). Awalnya mengusung mekanisme point-and-click yang sederhana dan penuh ketegangan, gameplay FNAF kemudian berkembang ke sistem free-roam yang lebih eksploratif di seri-seri terbarunya.
6. The Last of Us

Seri game The Last of Us mengangkat kisah bertahan hidup di Amerika Serikat versi post-apocalyptic yang porak-poranda akibat wabah infeksi jamur Cordyceps. Dua game utamanya, The Last of Us Part I (2013) dan Part II (2020), menyoroti perjalanan emosional para karakternya yang harus menghadapi ancaman manusia brutal hingga makhluk terinfeksi mematikan di dunia tanpa harapan.
Dalam game pertama, Joel yang berprofesi sebagai penyelundup ditugaskan mengantar Ellie, remaja 14 tahun yang kebal terhadap infeksi, melintasi wilayah Amerika yang berbahaya, membangun ikatan layaknya ayah dan anak di tengah kekacauan.
Ekspansi Left Behind (2014) mengeksplorasi masa lalu Ellie dan hubungannya dengan Riley. Sementara itu, Part II melanjutkan cerita empat tahun kemudian dengan fokus pada perjalanan balas dendam Ellie serta sudut pandang Abby, menghadirkan konflik moral yang kompleks dan narasi emosional yang kuat.
7. Fatal Frame

Seri game Fatal Frame, yang dikenal dengan judul Zero di Jepang, merupakan waralaba horor psikologis legendaris yang mengusung eksplorasi lokasi angker dengan pendekatan unik. Alih-alih menggunakan senjata konvensional, pemain harus melawan arwah penasaran memakai Camera Obscura, kamera mistis yang mampu menangkap sekaligus melemahkan roh.
Ciri khas seri ini terletak pada atmosfer sunyi yang menegangkan, nuansa horor supranatural khas Jepang, serta kisah tragis tentang ritual kuno yang berujung kegagalan dan kutukan. Seri gamenya yaitu Fatal Frame (2001), Crimson Butterfly (2003), The Tormented (2005), Mask of the Lunar Eclipse (2008), dan Maiden of Black Water (2014).
8. Dead by Daylight

Dead by Daylight adalah game survival horor asimetris 4v1 garapan Behaviour Interactive, di mana satu pemain berperan sebagai Killer dan empat lainnya menjadi Survivor. Sejak rilis pada 2016, game ini terus berkembang lewat update chapter rutin, dukungan cross-platform, serta perilisan di PC, konsol, dan mobile.
Dalam gameplay-nya, Survivor harus memperbaiki generator untuk membuka jalan kabur, sementara Killer memburu dan menggantung mereka di hook. Dead by Daylight juga terkenal lewat kolaborasi dengan karakter horor ikonik seperti Michael Myers dan Freddy Krueger, yang membuatnya semakin populer di kalangan penggemar game horor.
9. Little Nightmares

Little Nightmares adalah seri game horor puzzle-platformer atmosferik yang awalnya dikembangkan oleh Tarsier Studios, sementara seri ketiganya ditangani oleh Supermassive Games. Game ini menghadirkan dunia distopia yang gelap dengan makhluk mengerikan, berfokus pada perjuangan anak-anak kecil melarikan diri dari lingkungan berbahaya.
Ciri khasnya terletak pada visual artistik yang suram, desain monster yang menyeramkan, dan suasana sunyi penuh ketegangan. Seri utamanya meliputi Little Nightmares (2017), Little Nightmares II (2021), serta Little Nightmares III (2025).
10. Poppy Playtime

Seri horor puzzle dari Mob Entertainment ini menjadi fenomena sejak Chapter 1 rilis pada 2021. Mengusung konsep eksplorasi pabrik mainan terbengkalai, pemain harus memecahkan teka-teki sambil menghindari makhluk seperti Huggy Wuggy dan Mommy Long Legs.
Keunikan Poppy Playtime terletak pada kombinasi puzzle berbasis GrabPack, suasana mencekam, serta storytelling misterius yang berkembang di setiap chapter. Popularitasnya juga melejit karena viral di YouTube dan TikTok, terutama berkat desain karakter yang ikonik dan jumpscare yang efektif.
Dengan setiap chapter yang semakin gelap dan kompleks, seri ini kini dianggap sebagai salah satu game horor episodik paling sukses dalam beberapa tahun terakhir.
Dari teror klasik penuh zombie hingga horor psikologis yang mengusik emosi, seri game horor populer terus berevolusi mengikuti perkembangan zaman. Baik itu pengalaman survival yang menegangkan, puzzle mencekam, hingga gameplay kooperatif yang penuh kejutan, setiap waralaba menawarkan identitas uniknya sendiri.
Baca Juga:




