MovieBerita Film

Kisah Bi-Han: Dari Sub-Zero Menjadi Noob Saibot

Kenali Noob Saibot, mantan Sub-Zero Bi-Han yang bangkit sebagai wraith pengendali bayangan di Mortal Kombat. Pelajari transformasinya dari assassin Lin Kuei yang dingin hingga antagonis ikonik. Baca selengkapnya!

Kisah Bi-Han, sang mantan Sub-Zero yang jatuh lalu bangkit sebagai Noob Saibot, adalah salah satu antagonis paling ikonik di Mortal Kombat sejak 1992. Dari assassin Lin Kuei yang dingin, dia berubah jadi wraith pengendali bayangan setelah dibunuh Scorpion di turnamen Mortal Kombat pertama. Gak heran kalau nama ini masih jadi bahan obrolan fans sampai sekarang.

Sebelum jadi Noob Saibot, Bi-Han sudah punya reputasi berbahaya. Ia dikenal sebagai pembunuh terbaik Lin Kuei, tapi loyalitasnya lebih mirip mesin kerja: terima misi, cari bayaran, selesai. Bahkan saat membantu Quan Chi mengambil kembali amulet Shinnok, dia sempat beralasan, “I was just earning my living.”

Masalahnya, Bi-Han bukan tipe yang jahat sepenuhnya. Dia masih punya sisa nurani kecil sebelum kematian, seperti saat ia merasa bersalah setelah ditegur Raiden dan mencoba menebus kesalahannya dengan pergi ke Netherrealm. Tapi di Mortal Kombat, satu keputusan buruk bisa jadi awal dari neraka baru. Dan itulah yang terjadi padanya.


Kebangkitan Bi-Han Sebagai Noob Saibot

Noob Saibot Mortal Kombat
Noob Saibot Mortal Kombat

Setelah dibangkitkan, Bi-Han jadi Noob Saibot dan langsung masuk jalur gelap yang lebih ekstrem. Ia menjadi pelayan Shinnok dan Brotherhood of Shadow, lalu melepaskan diri ketika punya kesempatan buat ambil alih kekuatan untuk dirinya sendiri. Motifnya sederhana tapi brutal: membangun pasukan cyber-demon, merebut Netherrealm, membalas dendam pada Scorpion, dan menyingkirkan Kuai Liang, adik kandungnya sendiri.

Yang bikin Noob Saibot makin menarik adalah statusnya sebagai “versi rusak” dari Bi-Han. Di timeline kedua, kebenciannya pada Shirai Ryu dan penolakannya terhadap perdamaian bikin dia terlihat jauh lebih ekstrem. Dia bahkan menghina klan Scorpion tepat di depan sang undead ninja, dan ya, itu bukan langkah cerdas. Hasilnya? Bencana buat dirinya sendiri.

Di timeline terbaru, Bi-Han malah makin ambisius. Dia lebih memilih kekuatan daripada tugas, dan merasa ayahnya menghalangi “potensi sejati” Lin Kuei. Frustrasinya kebablasan sampai dia membiarkan ayahnya mati setelah sebuah kecelakaan dan kemudian mengkhianati Earthrealm demi bergabung dengan Shang Tsung. Kalau ada karakter yang benar-benar hidup buat power-up, Bi-Han masuk list paling atas.

Sebagai Noob Saibot, ia juga punya hubungan paling tajam dengan Kuai Liang. Dia terang-terangan bilang mereka bukan saudara lagi. Kalimat terkenalnya, “We share blood. We are not brothers,” jadi bukti kalau konflik mereka bukan sekadar adu jotos, tapi soal identitas, harga diri, dan warisan keluarga.


Evolusi Penampilan Noob Saibot

Kisah Bi-Han
Kisah Bi-Han

Dari sisi penampilan, Noob Saibot juga mengalami evolusi yang cukup mencolok. Di game awal, dia cuma palette swap hitam dari Scorpion dan Sub-Zero. Tapi seiring waktu, desainnya berubah jadi lebih khas: kulit hitam kering, mata putih menyala, dan tudung gelap yang bikin auranya makin menyeramkan. Simpel, tapi efektif.

Menariknya lagi, daftar pengisi suara dan aktor yang memerankannya cukup panjang. Daniel Pesina memerankan dia di Mortal Kombat pertama dan II, Richard Divizio di Mortal Kombat 3, John Turk dari Ultimate Mortal Kombat 3 sampai Mortal Kombat 4, lalu Ed Boon mengisi suaranya di Mortal Kombat: Deception. Di film 2021, Joe Taslim memerankan Sub-Zero, yang menegaskan betapa besar peran karakter ini di luar game.


Kekuatan Noob Saibot

Asal Usul Noob Saibot
Asal Usul Noob Saibot

Kekuatan Noob Saibot juga bukan kaleng-kaleng. Saat masih jadi Sub-Zero, Bi-Han menguasai es sampai level yang lebih tinggi dari Kuai Liang, bisa membekukan lawan hanya dengan sentuhan, membekukan udara, bahkan membuat tubuh musuh rapuh lalu hancur berkeping-keping. Setelah jadi Noob, fokus kekuatannya bergeser ke bayangan dan wraith: menghilang, teleportasi, memanggil doppelganger bernama Saibot, sampai mengendalikan lawan lewat serangan proyektil.

Dia juga punya kemampuan fisik yang bikin banyak petarung lain kelihatan biasa saja. Kekuatan super, kecepatan, refleks, daya tahan, penyembuhan regeneratif, bahkan keabadian dan manipulasi kegelapan ada di paketnya. Tambahkan teleportasi, portal, perjalanan dimensi, dan proyeksi energi, lalu hasilnya jelas: Noob Saibot bukan sekadar ninja hitam. Dia ancaman kelas berat yang main di level lain.

Kalau bicara sifat, Noob Saibot jarang punya ruang buat belas kasihan. Ia arogan, sadis, dan suka memandang dirinya sebagai ciptaan sempurna dari Quan Chi. Di Mortal Kombat 11, dia juga menunjukkan sikap seksis saat berinteraksi dengan Frost, tapi tetap mengakui kalau Kuai Liang bakal jadi Grandmaster yang lebih baik. Ada sisa rasa hormat? Mungkin sedikit. Tapi jangan harap itu bikin dia jadi lembek.

Noob Saibot tetap jadi salah satu karakter yang paling gampang dikenali karena satu hal: dia bukan cuma “Sub-Zero versi gelap.” Dia adalah Bi-Han yang kehilangan batas, lalu memilih bayangan sebagai rumah barunya. Dan kalau kamu masih penasaran kenapa nama ini terus dibahas, jawabannya ada di satu detail konkret: dia berulang kali ingin menguasai Netherrealm, bukan sekadar menang duel.