OtakuAnime & MangaTV

Apa Itu Binding Vow di Jujutsu Kaisen? Ini Penjelasan Paling Mudah Dipahami

Dalam dunia Jujutsu Kaisen, Binding Vow adalah sumpah atau kontrak yang mengikat penggunanya memberi kekuatan besar sebagai imbalan.

Di dalam dunia Jujutsu Kaisen, setiap individu memiliki kemampuan kutukan yang unik dan berbeda-beda. Namun, terdapat beberapa teknik kutukan umum yang dapat digunakan oleh siapa saja, seperti Perluasan Domain (Domain Expansion) dan Teknik Kutukan Pembalik (Reverse Cursed Technique). Selain itu, ada satu teknik kutukan yang dianggap efektif terhadap semua orang. Teknik tersebut dikenal sebagai Sumpah Pengikat (Binding Vow). Berikut ini adalah penjelasan mengenai apa itu Binding Vow dalam Jujutsu Kaisen.

Jujutsu Kaisen adalah sebuah seri manga dan anime yang telah memikat jutaan penggemar di seluruh dunia dengan perpaduan elemen horor, aksi, dan supernatural yang sangat menegangkan. Diciptakan oleh Gege Akutami, cerita ini berpusat pada Yuji Itadori, seorang remaja yang tanpa sengaja terlibat dalam dunia terkutuk setelah menelan jari terkutuk milik Sukuna, sang Raja Kutukan.


Apa Itu Binding Vow di Jujutsu Kaisen?

1. Pengertian Binding Vow: Apa yang Dimaksud?

Pengertian Binding Vow
Pengertian Binding Vow

Binding Vow adalah suatu perjanjian yang dibentuk dengan memanfaatkan energi kutukan. Baik manusia maupun roh kutukan yang memiliki kemampuan mengendalikan energi kutukan dapat menciptakan Sumpah Pengikat ini.

Perjanjian ini tidak terbatas pada kesepakatan antara dua pihak, melainkan juga dapat dibuat secara pribadi sebagai janji terhadap diri sendiri. Binding Vow tidak memerlukan penggunaan mantra khusus atau teknik manipulasi energi kutukan yang kompleks.

Pada dasarnya, Sumpah Pengikat merupakan janji lisan yang dibuat antara dua pihak atau dengan diri sendiri, yang membentuk sebuah ikatan ketika kesepakatan telah tercapai. Siapa saja yang memiliki kemampuan tertentu dalam penggunaan energi kutukan dapat membuat Sumpah Pengikat ini.

Setelah dibuat, sumpah tersebut harus dijalankan dengan penuh penghormatan sesuai dengan isi kontrak yang telah disepakati. Durasi dan tingkat kompleksitas isi sumpah bergantung pada kesepakatan dalam kontrak tersebut, sehingga penting untuk memahami rincian perjanjian secara menyeluruh.

Setelah disepakati, Sumpah Pengikat tidak dapat dibatalkan atau diubah, dan pelanggaran terhadap sumpah akan berakibat pada konsekuensi serius. Karena alasan tersebut, karakter dalam cerita seperti Sukuna dan Pseudo-Geto pun memilih untuk mematuhi Sumpah Pengikat yang telah dibuat.

2. Binding Vow Oleh Dua Orang

Binding Vow Oleh Dua Orang
Binding Vow Oleh Dua Orang

Sumpah yang menghubungkan dua individu yang memiliki kemampuan menggunakan energi kutukan berfungsi sebagai bentuk perjanjian lisan yang wajib dipatuhi oleh semua pihak yang terlibat. Ikatan sumpah ini dapat terbentuk antara penyihir jujutsu dan roh kutukan, dengan syarat kedua belah pihak menyetujui pembentukan perjanjian tersebut.

Tidak ada satupun pihak yang dapat memaksa pihak lain untuk menerima ikatan sumpah ini; kesepakatan bersama menjadi prasyarat sahnya perjanjian tersebut. Elemen penting dalam penyusunan sumpah yang mengikat adalah adanya kepentingan bersama, di mana kedua pihak memperoleh manfaat dari perjanjian yang dijalankan.

Keseimbangan keuntungan menjadi hal yang diperhatikan, meskipun definisi atas keuntungan bersifat subjektif dan bergantung pada pandangan masing-masing pihak. Meskipun pihak luar mungkin menilai ketentuan dalam perjanjian tersebut tidak seimbang, selama terdapat persetujuan bersama, perjanjian tersebut dianggap sah dan berlaku.

Pelanggaran terhadap sumpah yang telah disepakati secara sadar akan menimbulkan konsekuensi serius bagi pelaku. Akibat dari pelanggaran ini bersifat tidak pasti dan bervariasi, mulai dari kerusakan fisik hingga kehilangan energi akibat kutukan, termasuk kemungkinan dampak lain yang tidak terduga. Oleh sebab itu, bahkan entitas kuat seperti Sukuna wajib mematuhi sumpah yang telah terikat.

3. Binding Vow Oleh Satu Orang

Binding Vow Oleh Satu Orang
Binding Vow Oleh Satu Orang

Sumpah pengikat dapat dilakukan oleh satu individu tanpa melibatkan pihak lain. Mekanismenya berbeda dengan sumpah pengikat yang melibatkan dua pihak, di mana kedua pihak berkewajiban untuk memenuhi janji yang disepakati.

Pada sumpah yang dilakukan sendiri, individu yang mengucapkannya harus siap menghadapi konsekuensi berupa kehilangan sesuatu. Sumpah pengikat diri sendiri biasanya digunakan untuk memperoleh kekuatan tambahan, walaupun hal ini memerlukan pengorbanan tertentu.

Salah satu bentuk umum dari sumpah pengikat ini adalah penetapan batasan secara sadar pada diri sendiri atau penggunaan teknik yang menyerupai kutukan demi memperoleh kekuatan yang lebih besar. Jenis batasan dan manfaat yang diperoleh bergantung pada individu yang melakukannya. Beberapa praktisi memilih mengorbankan keunggulan teknik utama mereka untuk mengoptimalkan kekuatan pada momen pertempuran penting.