Shanks membuat Eustass Kid tumbang hanya dalam satu tebasan Kamusari, dan itu langsung memancing pertanyaan yang susah dihindari: apakah si rambut merah ini sekarang sudah lebih kuat dari Gol D. Roger? Di One Piece, keduanya memang punya kemiripan yang nyaris bikin fans senyum kecut, dari sama-sama tak memakan Buah Iblis, sama-sama mengandalkan pedang, sampai Haoshoku Haki yang levelnya terasa absurd. Bahkan, Shanks membawa teknik yang sangat identik dengan Roger, Kamusari. Jadi, benarkah Shanks sekarang lebih kuat dari Roger di One Piece?
Shanks dan Gol D. Roger adalah dua sosok bajak laut paling berpengaruh, karismatik, dan legendaris dalam dunia anime dan manga One Piece karya Eiichiro Oda. Hubungan keduanya bukan sekadar sesama bajak laut, melainkan hubungan antara mentor dan murid, serta penerus tekad yang membentuk arah sejarah dunia One Piece.
Benarkah Shanks Sekarang Lebih Kuat dari Roger?
Dari sisi Haoshoku Haki, Shanks memang punya argumen paling brutal. Roger pernah kita lihat dalam beberapa kilas balik, mulai dari pertarungannya melawan Bajak Laut Shirohige di masa muda Kozuki Oden sampai duel legendaris Roger dan Garp melawan Rocks D. Xebec di kilas balik Loki dalam arc Elbaph. Tapi sejauh yang ditunjukkan Oda, Roger belum pernah dipamerkan dengan jangkauan Haki dan efek intimidasi seperti Shanks. Ini bukan sekadar aura kuat, ini level “semua orang di sekitar langsung mikir pulang.”

Contoh paling gila ada saat Shanks mengirim Haoshoku Haki dari jarak sangat jauh sampai Ryokugyu memilih mundur. Momen itu terasa beda dari demonstrasi Haki karakter lain selama ini, karena tekanan yang ia lepaskan bukan cuma bikin lawan terganggu, tapi benar-benar memaksa mereka membaca ulang situasi. Di atas kapal Edward Newgate alias Shirohige, kru level bawah langsung tumbang hanya karena tekanan Haoshoku Haki Shanks. Bahkan, sebagian struktur Moby Dick ikut retak. Gila, kan?
Lalu begitu Haoshoku Haki itu dilapiskan ke pedangnya, hasilnya jadi lebih sadis lagi. Eustass Kid, yang notabene bajak laut generasi terburuk dengan bounty besar, langsung ambruk hanya karena satu tebasan Kamusari. Itu bukan sekadar menang; itu penghapusan cepat, efisien, dan sangat OP. Kalau bicara aura murni dan tekanan Haki, Shanks memang terasa seperti sudah masuk zona yang bahkan Roger belum sempat kita lihat secara penuh.
Shanks Sebenarnya Terkena Nerf?

Tapi ada satu hal yang bikin pembicaraan ini tidak sesederhana “Shanks lebih kuat, selesai.” Ada kemungkinan besar Shanks justru sudah kena nerf sejak kehilangan lengan kirinya. Dan kalau fans One Piece mau jujur, ini detail yang sulit diabaikan. Gaya bertarung Shanks jelas mewarisi banyak hal dari Roger: pedang, fokus pada Haki, dan tempo duel yang terasa sangat presisi.
Masalahnya, dalam kilas balik pertarungan Roger melawan Rocks, terutama di bab 1165, ada detail yang cukup menarik. Roger berkali-kali terlihat memakai kedua tangannya untuk memegang pedang saat menghadapi lawan level tertinggi. Bahkan ketika melepaskan teknik pamungkas Hi-no-Kagutsuchi no Eisu, Roger tampak memakai genggaman dua tangan. Teknik itu lalu dipadukan dengan serangan Garp, Infinitum Explosion, untuk menjatuhkan Rocks D. Xebec. Ini bukan detail kecil; ini petunjuk soal bagaimana tubuh Roger bekerja saat berada di puncak performa.
Nah, di situlah kehilangan tangan kiri Shanks jadi faktor yang layak diperdebatkan. Kalau gaya bertarungnya memang identik dengan Roger, ada kemungkinan Shanks tidak lagi punya akses optimal ke beberapa teknik atau output kekuatan tertentu karena kini ia bertarung dengan satu tangan. Bukan berarti dia jadi lemah. Tapi pada level pertarungan monster, satu tangan itu bisa jadi beda antara “sangat kuat” dan “sepenuhnya maksimal.”
Ini juga memberi konteks kenapa Dracule Mihawk tampak tak lagi tertarik menantang Shanks setelah ia kehilangan lengannya. Fans sudah lama mempertanyakan ini, dan jawabannya mulai terasa masuk akal. Mungkin Mihawk menilai duel mereka tak lagi berada di kondisi ideal. Duel pedang di level ini bukan cuma soal niat, tapi juga soal eksekusi. Sekecil apa pun handicap, efeknya bisa terasa besar.
Shanks Memiliki Aura Seperti Roger

Meski begitu, Shanks tetap punya aura “Roger baru” yang sulit dipungkiri. Dulu, banyak orang melihat dirinya sebagai kandidat penerus Raja Bajak Laut. Bahkan Buggy pun sempat percaya Shanks punya potensi jadi Raja Bajak Laut berikutnya. Jadi, narasinya memang sudah dibangun dari lama: Shanks bukan sekadar Yonko, dia semacam bayangan generasi baru yang berdiri paling dekat dengan legenda lama.
Lalu semuanya berubah saat Shanks mengorbankan lengan kirinya demi menyelamatkan Monkey D. Luffy. Itu bukan adegan biasa. Momen itu terasa seperti keputusan yang sengaja mengarah ke satu makna: Shanks memilih masa depan orang lain di atas masa depannya sendiri. Setelah itu, ia bahkan menyerahkan topi jerami milik Roger kepada Luffy. Simbolnya jelas, dan One Piece jarang bermain setengah-setengah soal simbol.
Yang bikin Shanks makin gila adalah fakta bahwa dia tetap bertahan sebagai Yonko luar biasa kuat selama enam tahun dalam kondisi bertangan satu. Itu bukan angka kecil, dan itu menunjukkan bahwa “nerf” pun belum cukup menjatuhkannya dari papan atas. Kid sudah jadi korban paling nyata dari status itu. Jadi, kalau ada yang bilang Shanks cuma hidup dari nama besar Roger, datanya sendiri sudah menampar argumen itu.
Jadi, apakah Shanks sekarang lebih kuat dari Roger? Kalau yang dilihat cuma Haoshoku Haki dan tekanan tempurnya, Shanks punya alasan kuat untuk menang di atas kertas. Tapi kalau bicara kondisi fisik dan potensi puncak, kehilangan lengan kiri tetap jadi lubang yang sulit dihapus. Justru di situlah letak tragedi Shanks: dia mungkin cukup kuat untuk menjadi Roger baru, tapi memilih memastikan Luffy yang menyelesaikan mimpi itu di Pulau Laugh Tale.




