Penyelenggara Tokyo Comic Con telah mengambil keputusan besar yang juga kontraversial, mereka membuat peraturan-peraturan baru yang mungkin banyak di sukai oleh peserta. Salah satu peraturan yang mungkin akan di protes oleh banyak orang adalah pelarangan Cosplay Trap, yaitu Pria Cosplay menjadi Karakter wanita.

Ada yang tahu apa itu acar Tokyo Comic Con? bisa di katakan acara ini adalah versi jepang nya acara Comic Con yang biasanya dilaksanakan di San Diego, Amerika Serikat.

Langkah yang di ambil penyelenggara Tokyo Comic Con ini di yakini bakalan menuai banyak protes, namun mereka percaya keputusan ini merupakan hal yang terbaik. Cosplay adalah budaya yang memang sudah tidak bisa di lepas dalam kehidupan Otaku, selain itu banyak orang yang punya profesi sebagai cosplayer sampai punya basis fans tersendiri. Namun kini tingkat Kreativitas mereka harus di batasi, setidaknya tidak sampai melangkahi gender ataupun merusak karakter yang mereka perankan.

Tokyo Comic Con edisi 2016 memang punya banyak sekali aturan yang tak boleh di langgar

banyak sekali peraturan dalam acara tahunan ini. Namun beberapa di antaranya malahan saya rasa tidak perlu di tetapkan, karena sekali lagi peraturan itu malah membatasi kreativitas sang cosplayer. Berapa peraturan dalam acara tersebut adalah

  • Tidak boleh Memakai Properti yang berlebihan
  • Tidak boleh memakai kostum yang kekurangan bahan atau tembus pandang
  • yang kita bahas, yaitu peraturan pria tidak boleh Cosplay menjadi Wanita
  • Dan masih banyak peraturan lain yang rasanya tidak terlalu penting

Sebelumnya acara Cosplay tidak pernah melarang Cosplay Trap alias pria berpakaian seperti wanita

Cosplay Crossdressing

Sepertinya acara Tokyo Comic Con kali ini merupakan yang pertama kalinya melarang Cosplay Trap. Walaupun dilihat dari segi moral rasanya Seorang pria memerankan karakter wanita itu membuat banyak orang khawatir.

Seorang Fotografir bernama Naoko Tachibana punya pendapat menarik Di balik alasan penyelenggara melarang Cosplay trap. Fotografer yang mendalami masalah LGBT ini mengatakan bahwa acara tersebut melarang para Crossplayer supaya tidak mengundang Cosplayer yang tidak menarin sama sekali. maksudnya? mereka takut banyak pria-pria kurang menarik datang lalu merubah penampilannya seperti wanita supaya terlihat lebih menarik.

Padahal acara utama Comic Con di San Diego tidak melarang para pengunjungnya yang ingin Crossplay. Lalu ada apa gerangan di Tokyo Comic Con?

Kalau Cosplay Semengerikan ini dilarang, Dafunda Otaku juga bakalan menyerah deh

Cosplay Mengerikan

Ini yang perlu di tekankan, kalau Cosplay Trap atau Crossplayer tidak terlihat seperti karakter yang di perankannya maka ini yang perlu dilarang. Tentunya kita tidak mau melihat apapun yang akan menyebabkan Mimpi buruk bukan?

Sumber: ANN

BAGIKAN
Kautsar Juhari
Penulis di Dafunda #Otaku, Kamu bisa bertanya Apa saja yang berhubungan dengan Anime, Manga, Light Novel, Live-Action dan Juga hal lain seputar Kehidupan Otaku.