OtakuAnime & MangaOtaku ListTV

6 Protagonis Anime Shonen Terbaik Selain Big 3 yang Paling Ikonik

Karakter protagonis anime shonen terbaik selain Big 3 membuktikan bahwa dunia anime tidak hanya didominasi oleh One Piece, Naruto, dan Bleach.

Selain ketiga tokoh utama yang sering disebut sebagai Big 3, sejumlah karakter pendukung dalam cerita juga berhasil mencuri perhatian. Masing-masing dari mereka membawa warna dan dinamika tersendiri, yang membuat alur semakin kaya dan berlapis. Berikut karakter protagonis anime shonen terbaik selain big 3.

Big 3 anime merujuk pada tiga serial anime paling populer dan berpengaruh yang mendominasi dunia hiburan Jepang serta menarik jutaan penggemar di seluruh dunia. Ketiga judul ini, yaitu “Naruto,” “One Piece,” dan “Bleach,” dikenal karena cerita yang mendalam, karakter yang kuat, serta perkembangan alur yang memikat.


Karakter Protagonis Anime Shonen Terbaik Selain Big 3

1. Denji – Chainsaw Man

Denji
Denji

Sosok Denji merupakan tokoh utama dalam seri shonen yang memiliki karakteristik berbeda dibandingkan dengan protagonis pada umumnya. Alih-alih berfokus pada tujuan besar seperti menyelamatkan dunia, Denji menargetkan pencapaian kehidupan sederhana, termasuk menikmati makanan dan menjalani hubungan asmara.

Setelah bergabung dengan makhluk iblis berbentuk gergaji bernama Pochita, Denji memperoleh kemampuan untuk bertransformasi menjadi Chainsaw Man. Karakter Denji yang cenderung kasar namun tetap mempertahankan sisi kemanusiaannya menjadikannya sosok utama yang unik dalam genre shonen.

2. Izuku Midoriya – My Hero Academia

Izuku Midoriya | karakter protagonis anime shonen terbaik
Izuku Midoriya

Karakter Izuku Midoriya, yang juga dikenal dengan nama Deku, adalah tokoh utama dalam serial anime yang menggambarkan sosok underdog. Dalam dunia tempatnya tinggal, hampir semua orang memiliki kemampuan khusus yang disebut “Quirk,” tetapi Deku dilahirkan tanpa kemampuan tersebut.

Meskipun menghadapi keterbatasan tersebut, ia memperoleh kekuatan dari pahlawan simbolis, All Might, melalui proses pelatihan dan usaha yang intensif. Deku kemudian berupaya untuk mencapai status pahlawan terkemuka dengan menunjukkan dedikasi dan kerja keras dalam perjalanannya.

3. Tanjiro Kamado – Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba

Tanjiro Kamado | karakter protagonis anime shonen terbaik
Tanjiro Kamado

Sosok Tanjiro merupakan karakter utama dalam cerita yang menunjukkan kepekaan tinggi terhadap perasaan orang lain. Setelah keluarganya diserang oleh iblis dan adiknya mengalami transformasi menjadi makhluk sejenis, Tanjiro mengambil keputusan untuk bergabung dengan kelompok pemburu iblis.

Tujuannya adalah mencari solusi agar adiknya dapat kembali ke kondisi semula. Sikap belas kasih yang sering diperlihatkan Tanjiro, termasuk terhadap lawan-lawannya, menjadikannya salah satu karakter yang memiliki daya tarik signifikan dalam industri anime saat ini.

4. Asta – Black Clover

Asta
Asta

Karakter Asta lahir di dunia yang mengutamakan penggunaan sihir, namun ia tidak memiliki kemampuan magis sama sekali. Meskipun kekurangan tersebut terlihat sebagai kendala, Asta tidak berhenti berupaya dan berhasil memperoleh kekuatan khusus yang mampu menetralkan sihir. Ambisinya untuk menjadi Wizard King mencerminkan tingkat dedikasi dan ketekunan yang tinggi dalam konteks genre anime shonen saat ini.

5. Gon Freecss – Hunter × Hunter

Gon Freecss | karakter protagonis anime shonen terbaik
Gon Freecss

Sosok Gon merupakan karakter utama dalam cerita ini yang memiliki kepribadian ceria dan polos, namun sekaligus menyimpan kekuatan yang signifikan. Ia memulai perjalanannya dengan tujuan untuk menjadi seorang Hunter serta mencari ayahnya yang telah hilang. Perjalanan Gon menggambarkan perkembangan karakter yang kompleks, termasuk aspek-aspek gelap yang jarang ditemukan pada tokoh utama dalam genre shonen.

6. Hanamichi Sakuragi – Slam Dunk

Hanamichi Sakuragi
Hanamichi Sakuragi

Karakter Sakuragi awalnya dikenal sebagai seorang siswa yang nakal di sekolah. Ia bergabung dengan tim basket bukan karena minat pada olahraga tersebut, melainkan dengan tujuan untuk menarik perhatian seorang perempuan.