Google baru saja merilis pembaruan krusial untuk peramban andalannya yang kini digunakan oleh sekitar 3,5 miliar orang di seluruh dunia. Update Google Chrome kali ini bukan sekadar penyegaran rutin, melainkan langkah darurat untuk menambal delapan celah keamanan Chrome dengan tingkat risiko tinggi yang berpotensi terjadi peretasan.
Pembaruan keamanan browser ini tersedia dalam versi 146.0.7680.164/165 untuk pengguna Windows dan Mac, serta versi 146.0.7680.164 untuk Linux dan Android.
Mengingat kerentanan ini menyasar komponen inti seperti audio, grafis, hingga sistem rendering, pengguna sebaiknya tidak menunda proses pembaruan.
Daftar 8 Celah Keamanan Chrome

Berdasarkan standar Common Vulnerability Scoring System (CVSS), seluruh kerentanan ini masuk dalam kategori risiko tinggi. Beberapa di antaranya meliputi:
- CVE-2026-4673: Heap buffer overflow di WebAudio.
- CVE-2026-4674: Out-of-bounds read di CSS.
- CVE-2026-4675: Heap buffer overflow di WebGL.
- CVE-2026-4676 s/d CVE-2026-4680: Berbagai celah Use-after-free pada komponen WebGPU hingga FedCM.
Secara teknis, celah seperti buffer overflow dapat pelaku kejahatan siber gunakan untuk menjalankan kode berbahaya atau mencuri data sensitif.
Meskipun Google menyatakan belum ada bukti celah ini dieksploitasi secara aktif, melakukan update Google Chrome sedini mungkin adalah langkah preventif terbaik.
Cara Update Google Chrome Secara Manual
Meski Chrome biasanya melakukan pembaruan otomatis secara bertahap, kamu bisa mempercepatnya secara manual untuk memastikan keamanan browser terjaga:
- Klik menu titik tiga di pojok kanan atas.
- Pilih Help > About Google Chrome.
- Tunggu hingga proses unduhan selesai, lalu klik Relaunch.
Per Selasa (31/3/2026), browser Chrome di PC Windows kami sudah otomatis menggunakan versi 146.0.7680.165, sementara versi Android berada di 146.0.7680.164.
Aktifkan Google Safe Browsing
Selain menambal celah keamanan Chrome, Google juga mengingatkan pentingnya fitur perlindungan tambahan. Salah satu kasus yang sempat mencuat adalah kerentanan “ShadowPrompt” pada ekstensi tertentu yang kini telah diperbaiki.
Untuk perlindungan ekstra, kamu sebaiknya mengaktifkan Google Safe Browsing mode perlindungan tingkat lanjut. Fitur ini membantu mendeteksi situs berbahaya, phishing, hingga ekstensi mencurigakan secara real-time.
Cara Mengaktifkan Enhanced Protection:
- Buka Settings.
- Pilih Privacy and Security > Security.
- Pilih Enhanced protection pada bagian Safe Browsing.
Baca Juga:




