TeknoBerita TeknologiHardwareTrivia

Arm Rilis Chip AI Sendiri, Nvidia & Intel Ketar-ketir?

Arm Holdings resmi meluncurkan AGI CPU, chip AI Arm terbaru untuk pusat data. Inovasi ini mengubah peta kompetisi produsen chip tahun 2026!

Di tengah perlombaan perkembangan teknologi AI 2026 yang makin memanas, Arm Holdings melakukan langkah berani yang mengubah arah bisnisnya. Selama ini dikenal sebagai “otak di balik layar”, Arm kini resmi menjadi pemain utama dengan meluncurkan chip AI Arm terbaru milik mereka sendiri.

Perusahaan yang mayoritas sahamnya dimiliki SoftBank Group ini memperkenalkan Inovasi AGI CPU, sebuah chip pusat data berbasis kecerdasan buatan yang diprediksi akan menyumbang pendapatan miliaran dolar per tahun.


Bukan Sekadar Upgrade, Ini Era Agentic AI

Ilustrasi chip AI Arm terbaru AGI CPU yang mendukung teknologi agentic AI untuk tugas mandiri secara otomatis
Arm Limited

Langkah ini bukan sekadar pembaruan biasa dalam kompetisi produsen chip. Chip AGI CPU dirancang khusus untuk mendukung “Agentic AI”, yaitu jenis kecerdasan buatan yang bisa bertindak mandiri atas nama pengguna, jauh lebih canggih daripada sekadar chatbot biasa.

CEO Arm, Rene Haas, menyebut momen ini sebagai titik balik krusial. Selama puluhan tahun, Arm hanya melisensikan desain chip ke raksasa seperti Qualcomm dan Nvidia. Namun sekarang, mereka terjun langsung ke arena produksi untuk memimpin perkembangan teknologi AI 2026.


Kolaborasi Meta, OpenAI, hingga TSMC

Strategi baru ini menandai pergeseran besar dalam model bisnis Arm. Demi menghasilkan chip AI Arm terbaru yang mumpuni, mereka menggandeng Meta Platforms sebagai mitra utama. Daftar pelanggan awalnya pun tidak main-main, mulai dari OpenAI, Cloudflare, SAP, hingga SK Telecom.

Untuk urusan fabrikasi, Arm memercayakan produksinya kepada TSMC dengan teknologi 3 nanometer—level paling mutakhir saat ini. Inovasi AGI CPU ini memiliki desain unik yang terdiri dari dua bagian silikon yang bekerja dalam satu sistem terpadu untuk efisiensi maksimal.

Baca Juga:


Menantang Dominasi Intel dan AMD

Kehadiran Arm di pasar produksi chip secara langsung jelas memanaskan kompetisi produsen chip dunia. Arm tidak hanya menjual silikon, tapi juga bekerja sama dengan produsen server seperti Lenovo dan Quanta Computer untuk menghadirkan sistem komputasi lengkap.

Langkah all-in ini terbukti membuahkan hasil manis di pasar saham. Saham Arm telah menguat signifikan sepanjang tahun ini, sinyal bahwa investor sangat optimis terhadap chip AI Arm terbaru ini. Dengan target peluncuran produk baru setiap 12 hingga 18 bulan, Arm kini sah menjadi heavyweight baru di industri semikonduktor.