Demi Memburu Alien, Afrika Rela Bangun Parabola Raksasa

in ,
Teleskop SKA Untuk Memindai Langit Dan Sinyal Luar Angkasa
Teleskop SKA untuk memindai langit dan sinyal luar angkasa| Futurism

Sejumlah engineer kini bekerja keras untuk membangun jaringan teleskop radio raksasa antar pemerintah yang disebut Square Kilometer Array (SKA). Jaringan yang begitu besar tersebut bertujuan untuk mendeteksi sinyal dari luar angkasa.

Afrika Selatan adalah negara baru terkait membangun jaringan seperti ini. Awal dari kontruksi adalah berupa antena parabola yang memiliki ukuran 15 meter yang dibangun di Afrika Selatan. Total dari keseluruhan bangunan parabola raksasa itu ada 3.000 titik yang dibangun.

Afrika Bangun Tower Raksasa untuk Mendeteksi Kehidupan Luar Angkasa

Bangunan tower raksasa ini dibangun di dasar laut kuno di Karoo, Afrika Selatan yang terdiri 66 panel segitiga reflektif. Proyek yang besar ini diprediksi bakal rampung 113 kontruksi parabola pada 2027.

Jika bangunan tower raksasa di Afrika Selatan ini rampung, maka teleskop ini nanti dapat digunakan untuk memindai langit untuk pencarian sinyal radio. Termasuk juga dari tanda-tanda alien yang ada di luar sana.

JANGAN LEWATKAN •
Umat Manusia akan Bertemu Alien 20 Tahun lagi

Seperti yang Dafunda Tekno kutip dari Futurism, ide dari teleskop radio tersebut untuk mensimulasikan ribuan jaringan antena yang lebih kecil. Jaringan ini nanti dapat menjangkau delapan negara Afrika dan juga bergabung dengan satu juta antena. Antena tersebut lebih kecil seperti yang direncanakan oleh Australia.

Mencari Kehidupan di Luar Bumi Adalah Rencana Lama

Jika bicara soal berburu sinyal untuk menemukan kehidupan di luar Bumi sudah dimulai sejak awal 1990-an. Sejak 2011, 2013 negara sudah mendanai untuk pencarian sinyal alien melalui proyek SKA. Bahkan mereka sepakat untuk berbagi datanya.

Terkait kehidupan lain di luar Bumi itu memang tidak bisa dipungkiri. Pencarian terus dilakukan lebih serius lagi, termasuk upaya mendeteksi sinyal yang bersumber dari kehidupan di luar sana.

Pada September lalu, Aperture Spherical Radio Telescope milik China berhasil mendeteksi lebih dari 100 sinyal radio. Sinyal tersebut berasal dari jarak sekitar 3.000.000.000 tahun cahaya jauhnya.

JANGAN LEWATKAN •
Adanya Keterlibatan Alien, Inilah 5 Penyebab Manusia Tak Lagi Dikirim Ke Bulan!

Denyut misterius itu berasal dari sumber energi yang begitu tinggi di suatu tempat yaitu alam semesta. Para peneliti berharap dari pematauannya itu mendapatkan analisis yang lebih lanjut apa yang mungkin terjadi di sana.

Bagi yang sudah terlanjur semangat menilai jika ini adalah sinyal dari alien diluar sana. Sayangnya para peneliti menyebutkan jika sinyal itu bukan dalam bentuk komunikasi dengan alien. Tetapi adanya sinyal tersebut seperti semacam fenomena di ruang angkasa.

Sumber: Detik.com