TeknoSainsTrivia

Main Game Ternyata Bikin Otak Lebih Muda, Ini kata Studi

Ini manfaat bermain video game untuk otak menurut riset! Simak bagaimana game strategi dan kesehatan kognitif berhubungan.

Selama ini, bermain video game sering dianggap sebagai kebiasaan tidak produktif. Namun, sejumlah riset terbaru di tahun 2025 justru mengungkap temuan mengejutkan: manfaat bermain video game tertentu dapat membuat otak tampak hingga empat tahun lebih muda dari usia aslinya.

Kesimpulan ini berasal dari penelitian yang menyoroti bagaimana game yang menuntut strategi, kecepatan berpikir, dan pengambilan keputusan kompleks mampu melatih otak bekerja jauh lebih efisien.

Menurut Aaron Seitz, profesor psikologi sekaligus direktur Brain Game Center di Northeastern University, bermain video game adalah bentuk latihan keterampilan otak yang sangat kompleks.

Berbeda dengan aplikasi “latihan otak” konvensional yang sering kali terlalu sederhana, video game menantang otak untuk memproses informasi dalam lingkungan yang dinamis.

Senada dengan hal tersebut, peneliti C. Shawn Green dan Carlos Coronel menyebutkan bahwa genre strategi real-time (RTS) dan action game bertempo cepat memberikan dampak kognitif paling konsisten.


Studi StarCraft II

Benarkah video game bikin otak awet muda? Simak riset terbaru tentang manfaat bermain video game strategi seperti StarCraft II bagi kesehatan kognitif manusia.
psypost

Studi yang terbit dalam jurnal NeuroImage dan Nature Communications (2024-2025) menggunakan game StarCraft II sebagai objek penelitian. Hasilnya menunjukkan perbedaan signifikan antara gamer berpengalaman dan non-gamer:

  • Efisiensi Informasi
    • Gamer memiliki kemampuan memproses informasi yang lebih baik.
  • Konektivitas Saraf
    • Terdapat konektivitas tinggi pada area otak yang mengatur perhatian visual dan fungsi eksekutif.
  • Kesehatan Otak
    • Otak gamer strategi tampak hingga empat tahun lebih muda karena aktivitas ini membantu mempertahankan koneksi saraf yang rentan terhadap penuaan.

Menariknya, game strategi dan kesehatan kognitif ini juga dirasakan oleh pemula. Non-gamer yang bermain StarCraft II selama 30 jam dalam beberapa minggu menunjukkan perlambatan penuaan otak daripada mereka yang bermain game kartu statis.


Kunci Utama: Keseimbangan dan Durasi

Meskipun video game bikin otak awet muda, para peneliti mengingatkan pentingnya moderasi. Carlos Coronel menekankan bahwa manfaat ini akan hilang jika tidak dibarengi dengan aktivitas fisik, interaksi sosial, dan tidur yang cukup.

Rekomendasi durasi bermain dari Prof. Seitz:

  • Waktu Ideal: 30 hingga 60 menit per hari.
  • Catatan: Bermain berlebihan tetap berisiko buruk bagi kesehatan mental dan fisik secara keseluruhan.

Kesimpulannya, berbagai penelitian ilmiah terbaru semakin memperkuat adanya manfaat bermain video game untuk otak jika bermain secara bijak. Hubungan antara game strategi dan kesehatan kognitif terbukti mampu menjaga konektivitas saraf manusia tetap prima di masa tua.

Bahkan, studi mendalam mengenai efek StarCraft II pada otak menunjukkan bahwa tantangan mental dalam permainan tersebut dapat memberikan hasil yang signifikan, yakni membuat video game bikin otak awet muda hingga empat tahun dari usia aslinya.

Dengan durasi bermain yang terkontrol, hobi ini bisa menjadi salah satu metode preventif yang menyenangkan untuk melawan penuaan dini pada fungsi kognitif Anda.

Baca Juga: