Berita GameGamePCPlaystationXBOX

Saham Milik EA Anjlok, Battlefield V di Jadikan Penyebabnya

EA adalah publisher yang sudah terkenal dengan rakusnya akan uang di kalangan para gamer dunia. Mereka memang punya game game yang bisa dibilang keren keren dan membuat kita sangat tergiur namun dibalik hal tersebut EA punya niat untuk mendapatkan uang lebih dari game nya dengan cara yang tidak sehat, Seperti LootBox, Card, Character, dan DLC yang harganya selangit dan memerlukan uang asli untuk mendapatkannya.

Hal tersebut bukan hanya merugikan para konsumen tetapi juga merugikan para Investor mereka itu sendiri. EA terkenal dengan sifatnya yang arrogant dengan para publisher game game lain bahkan dia sempat menyindir dengan berkata Game Singgle Player tidak akan di sukai para gamer. Nyatanya hingga saat ini game Singgle Player bahkan mencapai penjualan tertinggi contoh game Red Dead Redemption 2 milik Rockstar Games yang sangat di cintai para gamer.

19 28 35 D8f9e22fd6d01d745ce17e0e3f094925

Pada akhir Juni EA sudah nemiliki prnurunan saham yang bisa di bilang tidak main main dan pada bulan September EA mulai mencapai yang namanya Stagnansi dan mulai ada kenaikan lalu saham nya kembali terjun bebas lagi dari angka kurang lebih 100 dollar perlembar turun menjadi kurang lebih 87 dollar perlembar. Jika di total maka EA mengalami penurunan sekitar 40% angka ini lebih parah dari kasus kontroversi pada game mereka yaitu Star Wars Battlefront 2pada tahun 2017 dimana mereka mengalami penurunan hanya 8.5% saja.


19 28 29 Screenshot 10 1

Salah satu website analisa saham Motley Fool yaitu salah satu faktor yang cukup berpengaruh terhadap penurunan trend saham EA ini, dikarenakan penundaan rilis game Battlefield V. Dan dalam laporannya Motley Fool menduga bahwa penundaan pada perilisan game Battlefield V menyebabkan mangement EAharus menurunkan ekspektasi keuntungannya selama setahun. Meski pada quartal ke-2 EA menuai performa laporan keuangan yang bisa di bilang lumayan bagus, namun hal tersebut belum sanggup menepis sentimen negatif yang sedang mereka hadapi.

Motley Fool juga menduga bahwa pelaporan keuangan yang dilakukan oleh EA telah dibaca dan di ketahui oleh para Investor, sebagai bentuk kegagalan dalam bersaing melawan game game sekarang seperti RDR2 dan BlackOps 4 yang baru saja di rilis beberapa waktu yang lalu.

Some analysts took that as a sign that EA’s games are not standing out from a busy fall release schedule that has seen blockbuster releases from rival game companies.

Motley Fool

Hal tersebut menjadi berita yang kurang baik bagi perusahaan mereka hal ini tentu membuktikan bahwa para Konsumen adalah kunci suatu kesuksesan mereka, jika konsumen nya tidak senang maka akan berpengaruh buruk pada perusahaan mereka begitu juga sebaliknya.

Related Posts

Load More Posts Loading...No more posts.