Kabar mengejutkan datang buat para penggemar The Witcher 3: Wild Hunt. Setelah lebih dari satu dekade sejak perilisan game utamanya, CD Projekt Red akhirnya resmi mengumumkan ekspansi terbaru berjudul Songs of the Past. DLC ini langsung mencuri perhatian komunitas gamer karena menjadi konten besar baru untuk game yang sudah berusia 12 tahun.
Pengumuman tersebut dibagikan melalui media sosial resmi CD Projekt Red dengan kalimat ikonik yang langsung bikin nostalgia para pemain lama: “Medallion’s humming… that can only mean one thing!” Kalimat itu merujuk pada medali Witcher milik Geralt yang biasanya bergetar saat ada sihir atau monster di sekitar.
Dalam DLC terbaru ini, pemain akan kembali mengikuti petualangan Geralt of Rivia. Ekspansi tersebut dikembangkan bersama studio Fools Theory dan dijadwalkan rilis pada tahun 2027 untuk PC, Xbox Series X|S, dan PlayStation 5. Meski detail ceritanya masih dirahasiakan, banyak rumor menyebutkan kalau lokasi utama DLC akan berada di area dekat Velen.
Kehadiran Songs of the Past dianggap sebagai langkah CD Projekt Red untuk menjembatani cerita menuju The Witcher 4 yang saat ini sedang dikembangkan. Dengan kata lain, DLC ini bukan sekadar tambahan biasa, tetapi juga menjadi penghubung penting untuk masa depan franchise The Witcher.
Geralt of Rivia Kembali Jadi Sorotan Fans The Witcher

Salah satu alasan kenapa pengumuman ini begitu viral adalah karena banyak fans mengira perjalanan Geralt sudah benar-benar selesai di DLC Blood and Wine. Expansion tersebut memang terasa seperti penutup sempurna untuk karakter sang Witcher legendaris.
Namun ternyata, CD Projekt Red masih punya satu cerita lagi yang ingin mereka sampaikan sebelum fokus penuh ke era baru The Witcher 4 bersama Ciri. Hal ini otomatis membuat para penggemar lama merasa sangat antusias karena mereka bisa kembali merasakan petualangan bersama Geralt untuk terakhir kalinya.
Selama bertahun-tahun, The Witcher 3: Wild Hunt dikenal sebagai salah satu game open-world RPG terbaik sepanjang masa. Cerita yang emosional, dunia yang hidup, hingga quest sampingan yang berkualitas membuat game ini terus dimainkan sampai sekarang.
Bahkan setelah 12 tahun berlalu, komunitas The Witcher masih sangat aktif. Banyak pemain baru yang terus berdatangan berkat update next-gen dan serial adaptasi yang membuat nama franchise ini semakin populer.
Karena itu, pengumuman DLC baru terasa seperti hadiah besar untuk fans setia. Banyak pemain merasa nostalgia sekaligus penasaran dengan kisah apa yang akan dibawa dalam Songs of the Past. Apalagi ini kemungkinan menjadi petualangan terakhir Geralt sebelum fokus cerita berpindah ke karakter lain.
Spesifikasi Minimum The Witcher 3 Kini Lebih Tinggi

Selain mengumumkan DLC, CD Projekt Red juga memastikan bahwa The Witcher 3: Wild Hunt akan mendapatkan update besar yang meningkatkan spesifikasi minimum game.
Perubahan ini cukup penting karena nantinya game hanya akan mendukung sistem modern, termasuk penggunaan SSD dan Windows 11. Berikut spesifikasi minimum terbaru yang diumumkan:
- CPU: AMD Ryzen 5 2600 atau Intel Core i5-8400
- GPU: NVIDIA GeForce GTX 1660 atau AMD Radeon RX 5500 XT 8GB
- VRAM: 6 GB
- RAM: 12 GB
- Storage: 70 GB SSD
- OS: Windows 11 64-bit
Kenaikan spesifikasi ini memang cukup mengejutkan, terutama bagi pemain yang masih menggunakan Windows 10 atau hard disk biasa. Namun CD Projekt Red menilai langkah tersebut diperlukan demi mendukung teknologi terbaru yang akan dipakai di update mendatang.
Meski begitu, studio tersebut memastikan pemain lama masih bisa memainkan versi sebelumnya jika perangkat mereka tidak memenuhi spesifikasi terbaru. Jadi game tetap dapat diakses, hanya saja tanpa update baru dan dukungan DLC terbaru.
CD Projekt Red juga menjelaskan alasan di balik keputusan mereka menghentikan dukungan untuk Windows 10 dan HDD. Menurut mereka, Microsoft akan mengakhiri dukungan resmi Windows 10 pada Oktober 2025, sehingga sistem operasi tersebut tidak lagi ideal untuk pengembangan game modern.
Tanpa pembaruan keamanan dan dukungan driver terbaru, pengembang merasa sulit memastikan game berjalan optimal di Windows 10. Karena itulah mereka memilih fokus ke Windows 11 yang dianggap lebih siap mendukung teknologi gaming generasi baru.
Selain itu, penggunaan HDD juga mulai ditinggalkan karena dianggap terlalu lambat untuk kebutuhan game modern. SSD menawarkan loading yang jauh lebih cepat, streaming aset yang lebih mulus, serta performa keseluruhan yang lebih stabil.
Update terbaru nantinya juga hanya akan berjalan menggunakan DirectX 12. Teknologi ini memungkinkan pengembang menghadirkan peningkatan grafis dan performa yang lebih maksimal dibanding versi sebelumnya.
Keputusan ini memang memicu pro dan kontra di komunitas gamer. Sebagian pemain memahami alasan teknis tersebut, tetapi ada juga yang kecewa karena harus upgrade perangkat untuk menikmati DLC terbaru.
Songs of the Past Jadi DLC The Witcher 3 Paling Dinanti
Walaupun detail ceritanya masih minim, hype untuk Songs of the Past sudah sangat besar. Banyak pemain percaya DLC ini akan menjadi salah satu ekspansi paling emosional dalam sejarah franchise The Witcher.
Hal itu tidak lepas dari posisi Geralt sebagai karakter ikonik yang sudah menemani pemain selama bertahun-tahun. Kesempatan untuk kembali menjelajahi dunia monster, sihir, dan konflik politik bersama Geralt jelas menjadi momen spesial bagi para fans.
Selain itu, banyak orang juga penasaran bagaimana DLC ini akan menghubungkan cerita menuju The Witcher 4. Jika benar menjadi jembatan menuju era baru, maka kemungkinan besar akan ada petunjuk penting soal masa depan dunia The Witcher dan peran Ciri nantinya.
Dengan reputasi CD Projekt Red dalam membuat cerita berkualitas, ekspektasi terhadap DLC ini tentu sangat tinggi. Para pemain berharap Songs of the Past bisa menghadirkan pengalaman emosional sekaligus epik seperti ekspansi Hearts of Stone dan Blood and Wine dulu.
Kini para penggemar hanya bisa menunggu informasi lebih lanjut yang dijanjikan hadir pada akhir musim panas nanti. Satu hal yang pasti, kembalinya Geralt setelah 12 tahun membuat dunia gaming kembali heboh dan membuktikan bahwa The Witcher 3 memang belum kehilangan pesonanya sampai sekarang.




