Glass Dapat Review Buruk di Rotten Romatoes

Glass Busuk Rotten Tomatoes

Film ketiga besutan M. Night Shyamalan, Glass akan tayang di bioskop mulai pekan depan. Film ini menjadi sekuel dari Unbreakable 2000 dan Split 2016. Penayangan awalnya telah dilakukan dan review dari para kritikus hadir lewat situs Rotten Tomatoes. Tapi tampaknya hal buruk menunggu film yang diperankan oleh Bruce Willis, Samuel L. jackson dan James McAvoy.

Berdasarkan RT, Glass hanya mendapatkan nilai 37 persen alias busuk. Film ini mendapatakan 27 ulasan dengan 10 suara di antaranya memberikan sertifikat fresh dan lainnya rotten.

Glass Rotten Tomatoes

Berikut beberapa ulasan singkatnya dari kritikus yang ada di Rotten Tomatoes.

Glass memenuhi kita tanpa menghantui kita; lebih sibuk daripada mengaduk atau mengasyikkan. Mungkin itu karena meninjau kembali materi ini terasa oportunistik, dan mungkin karena banjirnya film-film buku komik yang sekarang mengancam untuk menelan kita setiap hari telah melemahkan apa yang tersisa dari misteri di luar komik.

Owen Gleiberman, Variety

Dengan Glass, M. Night Shyamalan menyatukan dunia Unbreakable dan Split, dan hasilnya menyedihkan dan mengecewakan. Setelah mendapatkan kembali sebagian besar penyutradaraannya dengan karya terbarunya, Shyamalan sekarang mengambil langkah besar, yang disayangkan gagal, menodai warisan Unbreakable, film terbaiknya, dalam prosesnya.

Chris Evangelista, /Film

Glass tidak bisa berdiri sendiri. Yang lebih buruk lagi, ia melemparkan tiga film bergabung sendiri di bawah bus demi twist dan non-resolusi terbuka yang dapat dilihat menurun drastis dari mil jauhnya. Rasa frustrasi yang dihasilkan semakin menjengkelkan bagi seberapa banyak Glass mengungguli kebesaran; Shyamalan memiliki akal yang luar biasa untuk membangun ketegangan, dan ketidakpedulian Glass, prestasi kekuatan David dan kekejaman The Beast (kepribadian Kevin yang paling brutal dan paling tidak manusiawi) pada akhirnya menakutkan dan mendebarkan.

Karen Han, Polygon

Nuansa lucu dari yang tak terduga sebagian besar hilang dari Glass. Kami pernah ke sini sebelumnya, sekarang hanya ada lebih banyak. Ya, mudah untuk terkesan oleh dunia yang Shyamalan ciptakan dan sekarang menjadi sempurna, tetapi alangkah baiknya jika kita juga tergerak untuk merasakan sesuatu juga. Pada akhirnya, Glass lebih dari setengah kosong daripada setengah penuh.

Chris Nashawaty, Entertainment Weekly

Perlu diingatkan kembali, ini merupakan penilaian dari kritikus ternama yang sudah ahli dibidangnya. Penonton bisa saja merasakan hal lain, jadi jangan takut untuk mencoba menonton film superher anti mainstream ini. Glass akan tayang di bioskop Indonesia mulai 16 Januari 2019.

Mentor

Muhammad Furqan

Suka Main Game dan Nonton Film, Mau Kenal Lebih Dekat? Colek di Sosial Media.

Ayo mulai berdiksusi