Death Note Amerika Netflix
in , ,

Penduduk Dunia Maya Serukan Boikot Death Note versi Netflix

Mulai dari petisi sampai kecaman di layangkan oleh netizen dari seluruh dunia, termasuk dari negara Jepang. Penduduk dunia maya memboikot serial Death Note yang dibuat oleh Netflix. Ribuan petisi Online dipajang dalam situs Change.org yang mengecam whitewashing.

Sebelum kita masuk ketopik bahasan, Dafunda Movie ingin memastikan sesuatu. Apakah kalian tahu apa itu Whitewashing? kejadian ini bukanlah hal baru dalam dunia film. Intinya, Istilah Whitewashing ini merujuk pada fenomena aktor atau aktris berkulit putih yang memainkan peran diluar ras asli karakternya. Misalnya saja karakter tersebut aslinya orang Asia, Afrika, timur tengah, dan lain sebagainya tapi di perankan oleh orang barat yang identik dengan kulit putih.

Whitewashing dianggap sebagai sesuatu yang melecehkan Ras Lain

Death Note Amerika Netflix - Penduduk Dunia Maya Serukan Boikot Death Note versi Netflix | Dafunda.com

 

Fenomena Whitewashing ini kerap diangap sebagai hal yang melecehkan ras lain. Seolah-olah tidak ada aktris atau aktor yang bisa mengisi karakter yang sesuai. Hal ini sering terjadi dalam industri film Hollywood. Misalnya saja judul-judul film baru yang di isi oleh aktor kulit putih seperti Doctor Strange, Ghost in the Shell, dan yang terbaru serial Death Note besutan Netflix.

Ghost in the Shell menjadi film hollywood yang paling banyak disorot pasal fenomena whitewashing yang kita bahas.

Pro dan Kontra Death Note versi Netflix

Trailer Death Note Amerika - Penduduk Dunia Maya Serukan Boikot Death Note versi Netflix | Dafunda.com

Death Note adalah manga besutan Tsugumi Oba dan Takeshi Obata, seri ini juga telah diadaptasi menjadi anime. Basis fans yang besar menjadi bukti karya mereka begitu di cintai, segala sesuatu yang melenceng dari karya asli akan menjadi kontraversi bagi basis yang begitu besar ini.

Seluruh Castingnya dimainkan oleh aktor dari negeri barat, hanya satu diantara mereka yang memiliki darah Jepang. Masi Oka, adalah aktor yang memiliki darah campuran Jepang dan Amerika.

Kontraversi lain yang diciptakan oleh Netflix adalah nama karakter, seperti Yagami Light yang diganti menjadi Light Turner (diperankan oleh Nat Wolff) dan Amane Misa diganti Mia Sutton (diperankan oleh Margaret Qualley). Protes semakin memuncak saat netizen tahu karakter L diperankan oleh aktor kulit hitam, yaitu Keith Stanfield.

Walaupun Death Note Netflix mendapat banyak kecaman, masih banyak netizen yang mengapresiasi kerja perusahaan pembunuh TV kabel itu. Mereka tidak mempermasalahkan Death Note versi ‘Bule’ atau amerika ini di perankan oleh aktor dari negeri sendiri. Toh settingan cerita mengambil tempat di sekolah Amerika serikat. Bagaimana menurut kalian?

Kautsar Juhari

Founder Dafunda Community. Menghabiskan waktu luang dengan bermain Game Pro Evolution Soccer. Film terbaik menurut saya Forrest Gump, dan Anime kesukaan Gintama.

Ayo mulai berdiksusi