TeknoAIBerita TeknologiElektronik

Midjourney Scanner, Alat Medis AI ini Bisa Pindai Tubuh Dalam 60 Detik

Kenalkan Midjourney Scanner, alat medis AI terbaru yang bisa melakukan pemindaian tubuh kilat cuma semenit!

Siapa yang tidak tahu Midjourney? Perusahaan teknologi asal San Francisco, Amerika Serikat ini sangat populer berkat kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) yang bisa menyulap ketikan teks menjadi gambar digital super estetik, namun kini mereka resmi menciptakan Midjourney Scanner sebagai inovasi alat medis AI terbaru yang siap merombak industri kesehatan.

Perangkat canggih ini diberi nama Midjourney Scanner. Produk ini menjadi langkah awal dari divisi kesehatan terbaru mereka, yaitu Midjourney Medical. Melalui pengembangan alat medis AI tersebut, mereka berambisi memangkas waktu tunggu pemeriksaan kesehatan di rumah sakit yang selama ini terkenal lama dan melelahkan.

Midjourney Scanner, Alat Medis AI ini Bisa Pindai Tubuh Dalam 60 Detik
The Verge

100 Kali Lebih Ngebut dari Mesin MRI Biasa

Dalam rilis resminya, perusahaan mengeklaim bahwa Midjourney Scanner mampu memetakan seluruh jaringan bagian dalam tubuh manusia dengan tingkat keakuratan yang setara dengan mesin MRI (Magnetic Resonance Imaging) modern.

Bedanya, jika mesin MRI konvensional di rumah sakit membutuhkan waktu sekitar 60 hingga 90 menit, gawai pintar ini hanya butuh waktu kurang dari 60 detik!

Kecepatan operasional yang ditawarkan perangkat ini nyaris 100 kali lipat lebih cepat dari prosedur medis biasa. Bayangkan berapa banyak antrean pasien yang bisa dipangkas berkat efisiensi semenit ini.


Sensasi Berendam Dikepung Ratusan Ribu “Lumba-Lumba Mini”

Mekanisme kerja dari alat medis AI ini bisa dibilang sangat futuristik dan tidak menyeramkan seperti masuk ke dalam tabung MRI konvensional yang sempit. Prosesnya unik:

  • Pasien cukup berdiri tegak di atas sebuah platform mekanis khusus.
  • Platform tersebut perlahan akan diturunkan ke dalam wadah berisi air steril dengan kecepatan konstan 5 sentimeter per detik.
  • Saat tubuh mulai tenggelam, pengguna akan melewati sebuah cincin pemindai raksasa.

Di dalam cincin inilah rahasianya berada. Komponen tersebut ditanami sekitar 500.000 elemen ultrasonik berukuran sangat mikro—kira-kira sekecil butiran pasir halus. Sensor-sensor mikro ini bekerja ganda: memancarkan gelombang ultrasonik sekaligus menangkap kembali pantulannya dari dalam tubuh.

Pihak pengembang mengibaratkan proses ini seperti tubuh yang sedang dikepung oleh ratusan ribu lumba-lumba mini yang menggunakan sistem ekolokasi alami untuk membaca objek. Nah, data gelombang mentah yang super padat ini kemudian diolah seketika oleh kecerdasan buatan menjadi peta visual tiga dimensi (3D) dengan tingkat detail hingga pecahan milimeter. Sangat presisi!


Diarsiteki oleh Eks-Insinyur Apple Vision Pro

Proyek ambisius ini tentu tidak digarap sendirian. Demi mewujudkan Midjourney Scanner, mereka menggandeng Butterfly Network, vendor raksasa yang terkenal memproduksi perangkat ultrasound portabel dunia. Pada November 2025 lalu, Midjourney bahkan sudah mengamankan hak lisensi eksklusif atas teknologi ultrasound-on-chip milik mitra strategisnya tersebut.

Menariknya lagi, posisi kepala proyek perangkat keras ini dipimpin oleh Ahmad Abbas. Nama ini sudah tidak asing di dunia teknologi karena Abbas merupakan mantan insinyur Apple yang ikut membidani lahirnya kacamata pintar mixed reality Apple Vision Pro sebelum akhirnya berlabuh ke Midjourney pada akhir tahun 2023.

Perusahaan mematok target besar untuk menyebarkan sekitar 50.000 unit Midjourney Scanner ke berbagai belahan dunia pada tahun 2031 mendatang. Melalui akses pemindaian tubuh dini yang jauh lebih cepat dan murah ini, angka kematian akibat keterlambatan diagnosis penyakit diharapkan bisa ditekan secara drastis.

Untuk saat ini, status produk masih berada dalam fase uji coba laboratorium internal dan belum dipasarkan secara bebas. Perangkat ini masih mengantre untuk dievaluasi oleh regulasi kedokteran sebelum legal digunakan untuk kebutuhan diagnosis medis resmi di rumah sakit.

Namun, rencana bisnis jangka panjang mereka sangat menggiurkan. Perusahaan berniat memanfaatkan scanner pintar ini untuk membuka jaringan fasilitas kesehatan modern dengan konsep unik bernama Midjourney Spa.

Sesuai namanya, tempat ini akan menyajikan atmosfer relaksasi yang nyaman, di mana masyarakat bisa melakukan pemindaian tubuh berkala secara santai layaknya sedang menikmati perawatan spa kecantikan.

Kota San Francisco di Amerika Serikat dibidik menjadi lokasi perdana pembukaan fasilitas spa medis ini pada tahun 2027 mendatang.

Sepanjang 12 bulan ke depan, fokus utama tim Midjourney Medical adalah mematangkan algoritma AI pengolah gambar, melakukan uji klinis, serta merancang cetak biru hardware generasi kedua untuk segera diajukan ke badan pengawas obat dan makanan Amerika Serikat atau Food and Drug Administration (FDA).


Kesimpulan

Langkah berani ini menjadi bukti nyata bahwa alat medis AI bukan lagi sekadar bumbu fiksi ilmiah. Melalui kehadiran Midjourney Scanner, aktivitas pemindaian tubuh yang tadinya rumit dan bikin cemas kini diubah menjadi pengalaman yang cepat, nyaman, dan menyenangkan demi menyelamatkan lebih banyak nyawa di masa depan.

Jangan lewatkan informasi viral seputar gawai kesehatan pintar, tutorial teknologi komputer, dan berita AI pilihan harian lainnya setiap hari hanya di Dafunda!