Jangan Pernah Sebar Video dan Foto Penembakan Mesjid di Selandia Baru, Ini Alasannya!

in ,
Video Penembakan Di Selandia Baru

Kementrian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menekankan supaya warga tidak berniat untuk menyebarkan video kekerasan penembakan di Selandia Baru.

Kominfo memerintah supaya warganet dan masyarakat tidak menyebarluaskan atau memviralkan konten tersebut baik dalam bentuk gambar atau foto. Video di Selandia baru itu adalah kejahatan yang sangat brutal dengan aksi kekerasan berupa penembakan kepada jamaah mesjid Selandia Baru.

Alasan Supaya Tidak Menyebar Video Penembakan di Selandia Baru

Kominfo berharap masyarakat mampu menganalisa dari dampak penyebaran konten berupa foto, gamba, dan video yang bisa memberi ruang bagi para aksi kejahatan, yaitu dengan membuat ketakutan di masyarakat.

Konten yang mengandung aksi kekerasan adalah konten yang dilarang dalam Undang-undang Nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan atas UU No 11 tahun 2008 tentang informasi dan Transaksi Elektronik.

Kementrian Kominfo juga terus berusaha memantau dan mencari situs dan akun sosial media yang menyebar konten negatif berupa aksi kekerasan dengan menggunakan mesin AIS setiap dua jam sekali.

Selain itu Kominfo juga mengimbau bagi masyarakat untuk melaporkan jika ada yang menyebar video kekerasan atau penembakan di Selandia Baru yang sangat brutal melalui aduankonten.id atau akun Twitter @aduankonten.

Ayo mulai berdiksusi