Jarang Berhubungan Intim, Inilah 3 Dampak Buruk Yang Akan Dialami

in , ,
Dampak Buruk Jarang Berhubungan Intim 4

Setiap orang memiliki kebutuhannya masing-masing, termasuk kebutuhan hubungan seksual. Terutama bagi pasangan suami istri. Bahkan jika kebutuhan seksualnya tidak terpenuhi akan menjadi pemicu timbulnya konflik serta menyebabkan depresi, tidak tenang dan menurunkan kepercayaan diri. Jika kebutuhan seksual tidak terpenuhi bisa menjadi penyebab penyakit jantung.

American Journal of Cardiology, menyatakan jika pria bercinta dengan pasangannya sebanyak dua kali selama seminggu dapat mengurangi risiko serangan jantung sebesar 45 persen. Memang hal ini bukanlah faktor utama seseorang kena serangan jantung. 

Namun, jika kebutuhan seksual seseorang tidak terpenuhi bisa menyerang mental dan beberapa gangguan seksual, seperti disfungsi ereksi pada pria dan frigiditas pada wanita yang membuat tidak dapat terangsang dan tidak dapat menikmati saat sedang berhubungan seksual.

Jika kalian dan pasangan kalian kebutuhan seksnya terpenuhi, hal ini akan mengurangi rasa stres serta tekanan darah tinggi pada tubuh. Jadi mulailah untuk rutin melakukan hubungan seks dengan pasangan demi memenuhi kebutuhan dan menjaga kesehatan tubuh.

Mudah Marah dan Menurunkan Rasa Percaya Diri

Please Forgive
Image of young man begging his girlfriend to forgive him

Mungkin kalian tidak percaya bahwa bercinta dapat menyeimbangkan hormon dan emosi. Manfaat bercinta yang satu ini akan lebih terasa ketika kalian sedang menghadapi masalah atau tekanan di tempat kerja atau lingkungan sosial. Momen bercinta yang sarat aksi dan “manuver” yang mampu membuat kalian dan pasangan mencapai tahap klimaks dapat membuat hati dan pikiran lebih tenang. 

Seperti yang kita ketahui bahwa bercinta dapat mengeluarkan hormon bahagia untuk kalian dan pasangan. Selain itu, muncul rasa minder dan tidak percaya diri bukan sebatas persoalan kaum lajang saja, masalah ini juga bisa dihadapi oleh pasangan suami istri yang telah menikah dalam kurun waktu lama. 

Frekuensi bercinta yang semakin berkurang setiap hari membuat kepercayaan diri menurun. Perasaan dicintai dan diinginkan oleh pasangan kental terasa sewaktu melakukan hubungan seksual. Maka dari itu, jarang bercinta ampuh meluruhkan motivasi dan semangat hidup seseorang.

Lebih Berisiko Terkena Kanker Prostat dan Disfungsi Ereksi

Dampak Buruk Jarang Berhubungan Intim 2

Orang-orang yang berhenti melakukan seks mungkin akan kehilangan pelindung prostat. Menurut sebuah penelitian yang dipresentasikan pada American Urological Association, seorang pria yang rutin berhubungan seks dapat menurunkan risiko terkena kanker prostat sebanyak 20%. 

Selain itu, ejakulasi sering kali dapat mengeluarkan zat berbahaya dari prostat. Dan Pria yang jarang berhubungan seks memiliki dua kali lipat kemungkinan terkena disfungsi ereksi, daripada pria yang melakukannya sekali seminggu atau lebih, menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam American Journal of Medicine. 

Peneliti menyatakan bahwa karena penis adalah otot, maka melakukan hubungan seks dapat membantu melestarikan potensi dengan cara yang sama seperti latihan fisik, yaitu membantu meningkatkan kekuatan.

Mudah Merasakan Cemas atau Stres

Dampak Buruk Jarang Berhubungan Intim 3

Dalam sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Biological Psychology, peneliti Skotlandia menemukan bahwa orang yang tidak melakukan hubungan seks lebih sulit untuk menghadapi situasi stres, seperti berat berbicara di depan publik. Dibandingkan dengan mereka yang pernah melakukan seks setidaknya sekali dalam dua minggu. 

Saat berhubungan seks, otak akan mengeluarkan hormon kenikmatan, seperti endorfin dan oksitosin, yang dapat membantu kalian merasa lebih nyaman karena seks sangat membantu seseorang untuk mengeluarkan isi hati dengan lebih mudah.

Itulah tadi beberapa dampak buruk bagi pasangan suami istri yang jarang melakukan hubungan intim. Semoga bermanfaat, untuk kritik dan saran jangan lupa tinggalkan komentar kalian di bawah ini.

Ayo mulai berdiksusi