Review Little Nightmares 2, Game Puzzle Yang Sangat Mencekam!

in ,
Review Little Nightmares 2
Review Little Nightmares 2 | Tarsier Studios

Setelah beberapa waktu lalu kami sudah membagikan Spesifikasi PC Little Nightmares 2, kali ini kami akan memberikan Review Little Nightmares 2. Sukses menghantui para fans dengan atmosfir dunianya yang mencekam dan puzzlenya yang cukup rumit. Little Nightmares berhasil menyuguhkan nuansa horor yang terbilang cukup unik.

Game ini menghadirkan visual atau audio secara tiba-tiba saat situasi yang tidak terprediksi. Gandeng Tarsier Studios sebagai partner, game besutan Bandai Namco Entertainment ini menceritakan kisah anak lelaki bernama Mono yang terperangkap dalam dunia yang kacau.

Jika kalian pernah memainkan seri pertama dari game Little Nightmares, tentu saja kalian sudah tahu dengan apa yang tersaji dalam game ini. Meskipun memiliki Art-Style layaknya film Animasi, Little Nightmares 2 tetap memberikan Atmosfir yang seram dan menegangkan. 

Tanpa banyak basa-basi, berikut ini Dafunda Game sudah merangkum Review Little Nightmares 2 yang mungkin bisa menjadi game favorit kalian. Berikut adalah Review kami dalam memainkan game Little Nightmares 2:

Hadir Dengan Story Line Tanpa Dialog

Masih melanjutkan kisah petualangan Six dalam mencari jalan keluar. Dalam game ini pihak pengembang harus berfikir ulang dalam merangkai cerita seri kedua game ini. Karena setiap karakter game tidak memiliki Dialog, maka kita sebagai player harus mencari sendiri apa sebenarnya yang terjadi.

review little nightmares 2- Story Line Tanpa Dialog
Story Line Tanpa Dialog | Tarsier Studios

Meskipun agak rumit, faktanya metode ini sangat menyenangkan untuk kita lakukan. Menghadirkan Visual, Level Design serta Skenario yang komplek, membuat setiap sudut ruangan menjadi sangat hidup tanpa harus memiliki Dialog panjang. Berbeda dengan Little Nightmares, dalam game ini kalian akan mengendalikan Mono, sementara Six akan dikendalikan oleh AI.

Hal tersebut membuat struktur cerita jadi berubah sedemikian rupa karena memiliki 2 karakter utama sekaligus. Mereka berdua akhirnya bekerja sama untuk mencari jalan keluar dari tempat mengerikan yang mereka dapati. Untuk bisa keluar tentu saja ada rintangan yang sudah menanti mereka berdua.

JANGAN LEWATKAN •
Game Boku no Hero Academia: One's Justice Perlihatkan PV Perdananya

Rintangan tersebut akan menjadi faktor utama yang membuat kedua seri Little Nightmares semakin menyenangkan. Jika sebelumnya kita sudah keluar dari Kapal The Maw, kini kita akan terjebak kembali pada sebuah kota yang tak kalah menegangkan bernama Pale City.

Selain itu, Little Nightmares 2 menawarkan Ending yang membuat kita semakin penasaran serta kehadiran Secret Ending yang menambah Plot Twist. Mencobanya sendiri adalah cara sempurna dalam memberikan pengalaman cerita serta akan menambah keseruan dalam bermain.


Gameplay Yang Tidak Monoton

Saat pertama mencoba, kami berpikir jika Six dan Mono dapat digunakan secara transisi. Untuk karakter Mono ,ia akan bergerak layaknya sang karakter utama pada game ini, sedangkan Six hanya akan dikendalikan oleh AI. Sejauh ini saya tidak pernah mengalami masalah dengan AI yang mengendalikan Six dalam permainan. Malahan Six sendirilah yang bahkan membantu saya jika berada dalam kesulitan.

JANGAN LEWATKAN •
Spesifikasi PC Memainkan Game Oddworld: Soulstorm

Berfokus dengan genre Puzzle yang melekat, terkadang ada saatnya kita akan terjebak dan kebingungan saat ingin menyelesaikan misi. Six sendiri akan menunjukkan jarinya ke beberapa Objek untuk membantu kita memecahkan Puzzle tersebut.

review little nightmares 2- Gameplay Yang Tidak Monoton
Gameplay Yang Tidak Monoton | Tarsier Studios

Terkadang ada beberapa Puzzle yang memerlukan kerja sama 2 orang sekaligus, dan Six secara sukarela akan membantu kita setiap saat. Sayangnya kesempatan pada kehadiran 2 karakter ini tidak mereka manfaatkan sebagai game Co-Op Multiplayer. Meskipun kita memiliki 2 karakter utama, faktanya Mono adalah karakter yang memiliki peran penting pada seri kedua game ini.

Hal ini terbukti melalui penambahan fitur Equipment Item layaknya Weapon untuk Mono. Sedangkan Six sendiri hanyalah karakter yang akan membantu sebagai pemecah puzzle saja. Dengan hadirnya Weapon, tentu kita mendapatkan mekanik baru berupa Combat. Namun untuk menggunakannya perlu sebuah trik khusus.

Mono akan meggunakan palu berukuran besar untuk mengalahkan musuh-musuh yang memiliki ukuran yang sama. Demi memberikan Immersi, Mono akan sulit menggunakan palu tersebut karena tubuhnya yang kecil. Jadi pastikan kalian bisa mengontrol dan menggunakan sedikit trik.

JANGAN LEWATKAN •
Spesifikasi PC Knockout City, Game Bertema Dodgeball Yang Mempesona

Hadir Dengan Segudang Tantangan Yang Bikin Frustasi

Secara gameplay, seri kedua dari game ini memang tidak berbeda jauh dengan seri pertamanya. Akan tetapi, yang membuatnya cukup berbeda tentu saja adalah level Design yang lebih Variatif. Kalian sebagai player akan berinteraksi dengan setiap Objek yang ada pada Level game ini.

Nantinya akan ada sebuah Objek yang terbentuk sebagai teka-teki tanpa kita sadari. Jika kalian sudah mengerti struktur dari puzzle-nya maka jalan keluar akan terbuka. Meskipun terdengar simple, nyatanya banyak rintangan tambahan yang cukup mematikan yang ditawarkan.

review little nightmares 2- Segudang Tantangan Yang Bikin Frustasi
Segudang Tantangan Yang Bikin Frustasi | Tarsier Studios

Jika kalian salah mengambil keputusan maka karakter kalian tentu saja akan berakhir mengenaskan. Selain itu, pada level tertentu ada kalanya kita harus melakukan Stealth sambil memecahkan puzzle dengan cermat.

Bahkan ada juga Level yang harus kita hindari karena kejaran musuh dan mengambil keputusan yang tepat. Hal inilah yang membuat game ini akan membuat kita frustasi.

JANGAN LEWATKAN •
Spesifikasi PC Memainkan Game Yakuza Remastered Collection!

Dengan segudang tantangan yang ada, setiap level akan memberikan Memori tersendiri, mulai dari Atmosfir, objek, hingga sang Monster. Belum lagi tantangan yang tersaji akan sangat berbeda dan terasa tidak Repetitive. Jujur saja, soal Level Design game ini akmi anggap cukup sempurna lengkap dengan penataan benda agar terlihat Sinematografi.


Kesimpulan

Dengan segala kelebihan yang terdapat pada game ini, Little Nightmares 2 menurut kami adalah sequel yang cukup sempurna dan tentunya sangat saya sarankan bagi kalian para pecinta game Puzzle maupun Horor. Cara Tarsier Studios melakukan eksekusi pun terbilang cukup hebat.

Pihak pengembang berhasil menggabungkan gameplay Puzzle dengan Atmosfir mencekam dengan sentuhan Design Level yang sangat memorable dan memiliki kesan tersendiri. Belum lagi kehadiran 2 karakter pada game ini membuat cerita cukup emosional dan personal.

Sebagai player, kita memiliki seseorang yang perlu kita jaga dan lindungi saat larut dalam permainan. Namun sayangnya hal ini tidak mereka manfaatkan sebagai momen sempurna dalam mengangkat mode Multiplayer Co-Op. Akan tetapi, dengan menggunakan AI sebagai partner tentunya itu sudah lebih dari cukup.

JANGAN LEWATKAN •
Spesifikasi PC Hollow Knight: Silksong, Game Indie Dengan Visual Ciamik

Bagi kalian yang belum tau, Little Nightmares 2 sendiri sudah rilis pada tanggal 11 Februari 2021 lalu. Jika kalian tertarik memainkannya, game ini tersedia untuk Nintendo Switch, PlayStation 5, PlayStation 4, Xbox One, Xbox Series X/S, dan juga PC.

Nah itulah tadi sedikit Review Little Nightmares 2 yang berhasil kami rangkum saat memainkannya. Agar kalian tidak ketinggalan berita serta konten menarik lainnya dari kami, pastikan kalian pantau terus Dafunda Game ya.

Tinggalkan Balasan

Avatar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.