GameBerita GamePC & Console

Rocket League Akan Dapat Update Unreal Engine 6 Pertama Setelah 11 Tahun!

Rocket League akhirnya bersiap memasuki era baru yang bisa mengubah masa depan game ini.

Rocket League Akan Dapat Update Unreal Engine 6 Pertama Setelah 11 Tahun dan Mengubah Tampilan Game.

Setelah lebih dari satu dekade menggunakan mesin yang sama, akhirnya Rocket League bersiap memasuki era baru. Psyonix baru saja mengumumkan bahwa game sepak bola mobil populer tersebut akan meninggalkan Unreal Engine 3 setelah kurang lebih 11 tahun digunakan. Pengumuman ini langsung menarik perhatian komunitas karena selama ini banyak pemain yang penasaran kapan Rocket League akan mendapatkan peningkatan teknologi yang benar-benar besar.

Pengumuman tersebut dibagikan saat ajang Championship Series Paris Major berlangsung. Di sana, Psyonix memperlihatkan trailer perdana yang memberikan gambaran kecil mengenai masa depan Rocket League. Meski trailernya hanya berdurasi sekitar satu menit, banyak pemain langsung menyadari adanya perubahan cukup besar pada visual dan tampilan keseluruhan game.

Dalam trailer tersebut, terlihat beberapa mobil baru dengan desain cat yang lebih mencolok, ditambah tampilan stadion yang terasa lebih modern dibanding sebelumnya. Bahkan suasana arena terlihat jauh lebih hidup daripada yang selama ini dikenal pemain.

Pihak Psyonix juga seolah ingin menegaskan bahwa Rocket League masih memiliki masa depan yang panjang. Dalam presentasinya, terdengar seorang announcer mengatakan:

“Untuk semua teman kami di Paris dan seluruh dunia yang sedang menonton, inilah masa depan.”

Kalimat tersebut mungkin terdengar sederhana, tetapi bagi komunitas Rocket League, itu seperti sinyal bahwa game ini masih jauh dari kata selesai. Selama beberapa tahun terakhir memang cukup banyak pemain yang mulai mempertanyakan arah perkembangan Rocket League, terutama setelah Epic Games mengakuisisi Psyonix.

Banyak pemain khawatir perhatian pengembang akan lebih terfokus ke game lain seperti Fortnite. Karena itulah pengumuman besar ini menjadi sesuatu yang cukup mengejutkan.


Tampilan Visual Baru Rocket League Mulai Diperlihatkan Psyonix

Rocket League Update Unreal Engine 6
Rocket League Update Unreal Engine 6

Kalau melihat trailernya secara keseluruhan, mungkin sebagian orang merasa perubahan yang diperlihatkan belum terlalu banyak. Namun ada satu bagian yang cukup menarik perhatian, yaitu tampilan stadion baru yang muncul di awal video.

Saat Rocket League pertama kali dirilis pada tahun 2015, game tersebut dibangun menggunakan Unreal Engine 3. Pada masanya, teknologi itu memang termasuk sangat canggih. Namun sekarang, setelah lebih dari satu dekade berlalu, tentu ada banyak perkembangan yang bisa dimanfaatkan.

Perubahan yang terlihat di trailer menunjukkan bahwa hampir seluruh elemen arena mendapatkan peningkatan visual. Mulai dari pencahayaan, penonton di stadion, tekstur lapangan, sampai detail rumput tampaknya dibuat lebih modern.

Meskipun gameplay inti Rocket League dikenal sederhana, visual ternyata punya pengaruh besar terhadap pengalaman bermain. Bayangkan saja saat pertandingan berlangsung dengan pencahayaan yang lebih realistis, atmosfer stadion lebih hidup, dan efek kendaraan terlihat lebih detail.

Menariknya lagi, banyak pemain justru berharap peningkatan ini tidak mengubah sensasi bermain terlalu drastis.

Rocket League punya identitas yang sangat kuat sejak awal. Kontrol mobil, momentum, dan fisika permainan menjadi alasan utama kenapa banyak pemain masih setia sampai sekarang.

Karena itulah banyak orang setuju bahwa visual boleh berubah, tetapi rasa bermainnya sebaiknya tetap sama.

Konten kreator Rocket League bernama Musty juga memberikan pendapatnya mengenai hal tersebut. Menurutnya, selama gameplay tetap terasa seperti Rocket League yang sekarang, dirinya sangat antusias menunggu update besar ini.

Ia merasa game tersebut nantinya akan tetap menjadi Rocket League yang dikenal pemain selama ini, hanya saja dalam versi yang lebih modern.

Fitur Kreatif Baru Jadi Harapan Besar Komunitas

Rocket League Update Unreal Engine 6
Rocket League Update Unreal Engine 6

Selain peningkatan visual, hal lain yang membuat komunitas bersemangat adalah kemungkinan hadirnya fitur-fitur kreatif baru.

Salah satu fitur yang paling sering dibicarakan adalah custom map atau pembuatan map buatan pemain.

Bagi sebagian pemain lama, custom map mungkin bukan sesuatu yang asing. Komunitas Rocket League di PC sebenarnya sudah cukup sering membuat map kreatif menggunakan mod dan alat tambahan. Ada map parkour, arena latihan unik, sampai mode permainan yang benar-benar berbeda dari pertandingan biasa.

Masalahnya, fitur tersebut belum benar-benar menjadi bagian resmi dari game.

Karena Rocket League akan berpindah ke teknologi baru, banyak pemain berharap Psyonix bisa membuka peluang lebih besar untuk fitur semacam itu.

Konten kreator JamaicanCoconut ikut membagikan pendapatnya mengenai pengumuman ini. Menurutnya, update besar tersebut menunjukkan bahwa Psyonix dan Epic Games masih peduli terhadap Rocket League.

Ia juga mengatakan bahwa sebelumnya banyak pemain berpikir Fortnite menjadi prioritas utama Epic Games, sehingga Rocket League seperti berada di posisi kedua.

Namun melihat adanya pengembangan mesin baru khusus untuk Rocket League, pendapat tersebut mulai berubah.

Hal ini menjadi bukti bahwa pengembang masih memiliki rencana besar untuk game tersebut.

Apalagi jika fitur kreatif seperti custom map benar-benar hadir secara resmi, kemungkinan konten yang bisa dibuat komunitas akan menjadi jauh lebih luas.

Pemain mungkin bisa membuat mode permainan unik, arena eksperimental, mini game, hingga pengalaman bermain yang sama sekali berbeda dari Rocket League biasa.

Kapan Update Unreal Engine 6 Rocket League Akan Dirilis?

Rocket League Update Unreal Engine 6
Rocket League Update Unreal Engine 6

Meskipun pengumuman ini berhasil membuat banyak pemain bersemangat, ada satu hal yang masih belum diketahui sampai sekarang, yaitu kapan update tersebut akan dirilis.

Psyonix belum memberikan tanggal peluncuran resmi untuk transisi menuju Unreal Engine 6. Bahkan jumlah fitur baru yang akan hadir juga masih dirahasiakan.

Hal ini cukup masuk akal karena Unreal Engine 6 sendiri saat ini belum benar-benar tersedia secara luas. Bahkan beberapa orang awalnya memperkirakan Rocket League hanya akan berpindah ke Unreal Engine 5.

Konten kreator ApparentlyJack mengatakan bahwa komunitas sebelumnya lebih sering membicarakan Unreal Engine 5. Namun ternyata Psyonix justru membawa sesuatu yang lebih besar.

Menurutnya, hal yang paling menarik bukan sekadar peningkatan visual, tetapi peluang kreativitas yang akan muncul di masa depan.

Ia percaya para pemain, konten kreator, hingga pemain profesional akan mendapatkan lebih banyak kemungkinan baru dalam game.

Sementara itu, Rocket League sendiri saat ini masih menjalani Season 22 yang dimulai sejak bulan Maret. Artinya pemain masih tetap bisa menikmati konten musiman sambil menunggu informasi berikutnya dari Psyonix.

Yang jelas, perpindahan dari Unreal Engine 3 setelah 11 tahun terasa seperti sebuah langkah besar bagi Rocket League. Tidak banyak game online yang mampu bertahan selama lebih dari satu dekade sambil tetap mempertahankan basis pemain aktif yang kuat.

Sekarang pertanyaannya tinggal satu:

Apakah update Unreal Engine 6 nanti hanya membuat Rocket League terlihat lebih keren, atau justru membuka era baru yang membuat game ini terasa seperti pengalaman yang benar-benar berbeda?